Breaking News

20 February, 2014

"Toilet Training hingga Pengendalian Emosi"


Oleh : Noor Ruly Abyz Wigati 

Loh... apa hubungannya yaa...???
Beberapa waktu yang lalu ada tamu berkunjung dan menginap di rumah saya dengan dua orang putranya yang cakep-cakep berusia 10 dan 12 tahun. sungguh tak mengira, saat terjadi salah paham sederhana antara kedua anak tersebut, bisa sampai menimbulkan kehebohan luar biasa, baku hantam dan sumpah serapah. Saya merinding, syukurlah anak-anak saya sudah lelap. Setelah reda kedua anak tadi pun berangkat ke peraduan, ibunya dan saya terlibat diskusi sbb:
Teman :"Kenapa ya, kedua anak saya sangat sulit mengendalikan emosinya?"
Saya : "Apa hal seperti tadi sering terjadi?"
Teman :"Ya, bahkan pada saya, tetangga dan teman-temannya, padahal aku dan suami tidak pernah bertengkar di depan mereka."
Saya : "Mungkin meniru adegan kekerasan di televisi, film2 atau yg lain?"
Teman : "entahlah, tapi saya merasa sudah sangat selektif untuk tontonan anak2."
Saya : "Maaf, mungkin anak2 pernah mendapat perlakuan seperti itu dari orangtuanya atau orang dekat lainnya?"
Teman : "Rasanya sih, tidak juga... eh, tapi duluuu waktu anak2 masih pada ngompolan, kami sering memberi hukuman, tiap mereka ngompol saya hukum dengan pukulan, tapi waktu itu maksudnya sih biar mereka jera dan nggak ngompol lagi..."
Saya : "Ooo... ya, memang dalam tahapan perkembangan anak salah satunya adalah fase anal, sekitar 3-5 tahun, jika kita tidak tepat dalam memberikan pembelajaran dalam proses toilet training, menurut psikoanalisa, bisa mengakibatkan kesulitan mengontrol emosi pada anak-anak."
Teman :"Ooo... terus gimana lha sekarang mereka sudah besar-besar begini, apa mesti diulangi lagi toilet trainingnya?"
Saya : Hehehe... ya tidak begitu, tapi memang harus perlahan-lahan dijelaskan tentang berbagai hal yang terkait dengan pengendalian emosi secara halus, sabar dan seksama. Bisa lewat cerita yang disampaikan secara rutin dan berulang, seperti kepada anak-anak."
Teman : "Aku coba ah..."

Ibu-ibu smart punya pengalaman lain terkait cerita di atas, sharing yuuuk....

10 February, 2014

ALAMAT EMAIL MEDIA YANG MENERIMA PUISI/CERPEN/ESSAI

Oleh : Devy Nadya Aulina

BERIKUT alamat-alamat email redaksi koran, majalah, jurnal dan tabloid yang menerima kiriman CERPEN/PUISI/ESAI.


1. Kompas
opini@kompas.co.id, opini@kompas.com


Honor cerpen Rp 1400.000,- (tanpa potong pajak), honor puisi Rp 500.000,- (tanpa potong pajak–referensi Esha Tegar Putra), biasanya 2-3 hari setelah pemuatan,honor sudah ditransfer ke rekening penulis.

2. Koran Tempo


Honor cerpentergantung panjang pendek cerita, biasanya Rp 700.000,- honor puisi Rp600.000,- (pernah Rp 250.000,- s/d Rp 700.000, referensi Esha Tegar Putra), ditransfer 2 mingguan setelah pemuatan.

3. Jawa Pos

Honorcerpen Rp 1.000.000,- (potong pajak), honor puisi Rp 500.000,- (referensiIs Bedy Stiawan Zs), ditransfer 1-2 minggu setelah cerpen/puisi dimuat.

CARA MENGIRIMKAN TULISAN KE RUBRIK GAGASAN KORAN JAWA POS

Rubrik Gagasan Jawa Pos berisi sebuah ide yang unik dilengkapi dengan solusinya ditulis sekitar 100-250 kata. Dikirim ke opini@jawapos.co.id dengan Subjek : GAGASAN : JUDUL TULISAN...

Di akhir tulisan cantumkan CV/Curiculum Vitae (data-data kita sebagai penulis). Jangan dalam file terpisah. Kebetulan saya kemarin mencantumkan data-data saya bukan dalam bentuk narasi.

Contoh CV/Data-data penulis yang harus dicantumkan untuk rubrik Gagasan Koran Jawa Pos:
Nama penulis:
Alamat lengkap:
No HP:
Alamat email:
NPWP: 
No rekening atas nama sendiri:

Honor sekitar Rp140.000,- (info dari Nurhayati Pujiastuti) dan pemuatan naskah di rubrik Gagasan tanpa pemberi tahuan. Bila naskah untuk Gagasan dalam waktu 5 hari tidak ada kabar berarti belum layak untuk dimuat.

4. Suara Merdeka


Kirimkancerpen, puisi, esai sastra, biodata, dan foto close up Anda. Cerpen maksimal10.000 karakter termasuk spasi. Honor cerpen Rp 300.000,- (potong pajak),honor puisi Rp 190.000,- (tanpa potong pajak), hubungi redaksi viaemail/telepon untuk konfirmasi pencairan honor, jangan lupa tanggal pemuatancerpen. Bisa diambil langsung ke kantor redaksi atau kantor perwakilan redaksidi kota Anda—jika ada.

5. Media Indonesia
cerpenmi@mediaindonesia.com, cerpenmi@yahoo.co.id

Naskah cerpen maksimal 9.000 karakter. Honor pemuatan cerpen Rp 500.000,-dipotong pajak. (referensi dari Yetti A.Ka, Benny Arnas, Sungging Raga, dkk)

6. Republika


Tidak adapemberitahuan dari redaksi terkait pemuatan cerpen. Sudah lama tidak memuatpuisi. Honor cerpen Rp 400.000,- (potong pajak), tetapi—pengalaman beberaparekan penulis, harus sabar menagih ke redaksi beberapa kali agar segera cairalias agak susah cair honornya.

7. Suara Karya
ami.herman@yahoo.com (email terbaru, diinformasikan redakturnya di grup CC)
Menurut redakturnya honor cerpen Suara Karya sudah naik jadi Rp 250.000,-(tanpa potong pajak), hubungi redaksi via email/telepon untuk konfirmasipencairan honor, atau bisa diambil langsung ke kantor redaksi.

8. Jurnal Nasional
tamba@jurnas.com, witalestari@jurnas.com


Honorcerpen Rp 400.000,- (potong pajak), hubungi redaksi via email/telepon untukkonfirmasi pencairan honor, atau bisa diambil langsung ke kantor redaksi.

9. Pikiran Rakyat


Honorcerpen Rp 300.000,- (tanpa potong pajak), hubungi bagian keuangan via teleponuntuk konfirmasi pencairan honor setelah 2-3 hari dimuat, honor ditransferseminggu setelah konfirmasi, atau bisa diambil langsung ke kantor redaksi.

10. Tribun Jabar
cerpen@tribunjabar.co.id, hermawan_aksan@yahoo.com

Selain ada cerpen berbahasa Indonesia setiap Minggu, juga ada cerpen bahasaSunda setiap hari Kamis bersambung Jumat. Honor cerpen Rp 200.000,- (tanpapotong pajak). Honor ditransfer 1 minggu setelah dimuat.

11. Kedaulatan Rakyat
naskahkr@gmail.com, jayadikastari@yahoo.com
Panjang cerpen maksimal 5.000 karakter dengan spasi. Honor cerpen Rp 400.000,-

12. Joglo Semar (Yogyakarta)


Honorcerpen Rp100.000,- hubungi redaksi via email/telepon untuk konfirmasipencairan honor, atau bisa diambil langsung ke kantor redaksi.

13. Minggu Pagi (Yogyakarta)


Terbitseminggu sekali setiap Jumat. Honor cerpen Rp 150.000,- hubungi redaksi viaemail/telepon untuk konfirmasi pencairan honor, atau bisa diambil langsung kekantor redaksi.

14. Radar Surabaya
radarsurabaya@yahoo.com, diptareza@yahoo.co.id


Honorcerpen Rp 200.000,- (potong pajak) . Honor cair seminggu setelah dimuat.

15. Lampung Post


Menerimacerpen, puisi, dan esai. Honor cerpen Rp 200.000,- Honor puisi kalau tak salahjuga Rp 200.000,- Sekarang honor sudah ditransfer langsung oleh bagiankeuangan, paling lambat 1 minggu setelah dimuat. Jika belum, silakan emailbagian keuangan di emil_lampost@yahoo.com

16. Padang Ekspres
yusrizal_kw@yahoo.com, cerpen_puisi@yahoo.com


Honorcerpen Rp 100.000,- s/d Rp 125.000,- honor puisi Rp 75.000,- hubungi redaksivia email/telepon untuk konfirmasi pencairan honor, jangan lupa tanggalpemuatan cerpen, bisa diambil langsung, atau minta tolong teman mengambilkanhonor ke kantor redaksi.

17. Haluan (Padang)


Honorcerpen Rp 150.000,- honor puisi Rp 100.000,- hubungi redaksi viaemail/telepon untuk konfirmasi pencairan honor, jangan lupa tanggal pemuatancerpen, atau bisa diambil langsung ke kantor redaksi.

18. Singgalang (Padang)
hariansinggalang@yahoo.co.id, a2rizal@yahoo.co.id

Honor cerpen Rp 50.000,- hubungi redaksi via email/telepon untuk konfirmasipencairan honor, atau bisa diambil langsung ke kantor redaksi.

19. Riau Pos
budayaripos@gmail.com, kabut.azis@gmail.com

Honor cerpen Rp 150.000,- hubungi redaksi via email/telepon untuk konfirmasipencairan honor, atau bisa diambil langsung ke kantor redaksi.

20. Analisa (Medan)
rajabatak@yahoo.com

Honor cerpen Rp 100.000,- hubungi redaksi via email/telepon untuk konfirmasipencairan honor, atau bisa diambil langsung ke kantor redaksi.

21. Sinar Harapan
redaksi@sinarharapan.co.id, blackpoems@yahoo.com

Honor cerpen Rp 100.000,- hubungi redaksi via email/telepon untuk konfirmasipencairan honor, atau bisa diambil langsung ke kantor redaksi.

22. Jurnal Cerpen Indonesia
jurnalcerpen@yahoo.com, jurnalcerita@yahoo.com

Honor cerpen Rp 250.000,- hubungi redaksi via email/telepon untuk konfirmasipencairan honor, atau bisa diambil langsung ke kantor redaksi.

23. Majalah Horison
horisoncerpen@gmail.com, horisonpuisi@gmail.com

Honor cerpen Rp 350.000,- honor puisi tergantung berapa jumlah puisi yangdimuat, biasanya dikirimi majalahnya sebagai bukti terbit. Hubungi redaksi viaemail/telepon untuk konfirmasi pencairan honor atau bisa diambil langsung kekantor redaksi, dan kadang honor dikirim via wesel jika tidak ada nomerrekening.

24. Majalah Esquire
cerpen@esquire.co.id

Honor cerpen Rp 800.000,- (potong pajak). Jika akan dimuat ada konfirmasi dariredaksi.


25. Majalah Suara Muhammadiyah
redaksism@gmail.com

Honor cerpen Rp. 150.000,- hubungi redaksi via email/telepon untuk konfirmasipencairan honor, atau bisa diambil langsung ke kantor redaksi.

26. Majalah Ummi
kru_ummi@yahoo.com

Tema cerpen seputar keluarga dan rumah tangga. Honor cerpen Rp 250.000,-(dipotong pajak) ditransfer paling telat satu bulan setelah pemuatan. Adakonfirmasi jika akan dimuat.

27. Majalah Kartini
redaksi_kartini@yahoo.com

Honor cerpen Rp 350.000,- Sekarang honor ditransfer ke rekening penulissekitar 3 bulanan atau jika belum juga silakan hubungi redaksi via email atausosial media Kartini. Ada konfrimasi jika akan dimuat.

28. Majalah Alia
majalah_alia@yahoo.com

Honor cerpen Rp 300.000,- Ada konfirmasi pemuatan.

29 Majalah Femina
kontak@femina.co.id

Honor cerpen Rp. 850.000,- dan cair seminggu setelah dimuat. Ada konfirmasijika akan dimuat dan menanda-tangani surat pernyataan keaslian karya di atas matrai. Honor terakhir sudah naik. (Bisa ditanyakan pada Yulina Trihaningsih dan Nurhayati Pujiastuti)

31. Majalah Story
story_magazine@yahoo.com

Tema cerpen khas ala remaja/teenlit. Konfirmasi pemuatan cerpen via telepondari redaksi Story. Antrian pemuatan panjang, bisa 1-2 tahun. Honor cerpen Rp250.000,-

32. Majalah Gadis
GADIS.redaksi@feminagroup.com

Tema cerpen khas ala remaja/teenlit. Honor untuk Percikan (cerpen mini tigahalaman) Rp. 500.000,- Honor untuk Cerpen Rp 800.000,- ditransfer 2-3 minggusetelah majalah terbit.


33. Majalah Bobo
bobonet@gramedia-majalah.com

Honor cerpen Rp300.000 - Rp400.000,- hubungi redaksi via email/telepon untuk konfirmasipencairan honor, atau bisa diambil langsung ke kantor redaksi.

36. Kompas khusus Cerpen Anak
opini@kompas.co.id, opini@kompas.com

Pada subjek email ditulis CERPEN ANAK: JUDUL CERPEN. Honor cerpen Rp. 300.000,-Resensi buku anak honor Rp 250.000,- Honor cair tiga hari setelah pemuatan.

37. Tabloid Nova
nova@gramedia-majalah.com

Honor cerpen Rp 388.000,- Honor ditransfer sebulan setelah dimuat.

38. Tabloid Cempaka (Jawa Tengah)
sontrotku@gmail.com

Honor cerpen Rp 135.000, harus ditagih ke redaksi. Ada konfirmasi pemuatan.

39. Inilah Koran (Jawa Barat)
inilahkoran@inilah.com, redaksijabar@inilah.com

Honor: Rp100.000 (mahasiswa) dan Rp150.000(umum). Lebih baik minta dicairkan pada teman yang berdomisili di Bandung.

40. Majalah HAI (Majalah Cowok)
cerpen_hai@yahoo.com

Dengan spesifikasi: panjang tulisan maksimal 6000 karakter (berikut spasi).
6000 – 9000 karakter, ketik 2 spasi, kertas folio/A4 format rtf.
Kirim via e-mail dengan subjek CERPEN
Terbit tiap Senin.

41. Majalah Aneka Yes!
aneka@indosat.net.id or yess_pals@yahoo.com dengan subjek FIKSI

-Cerpen maksimal 7 hlm folio spasi ganda
-Sertakan pernyataan cerpen orisinil dan belum pernah dipublikasikan dan bermaterai
Jika dalam waktu 3 bulan tidak dimuat, berarti cerpen tak layak muat.

42. Majalah CHIC
cerpen_chic@yahoo.co.id

Cerpen metro-pop, ketik 2 spasi. Atau Maks. 9rb CWS halaman A4

43. Tabloid Gaul
tabloid.gaul@yahoo.co.id

cerpen teenlit, maks. 8 hal. Folio, ketik 1,5 spasi, sekitar 10.000 karakter+spasi

44. Majalah Kawanku
cerpenkawanku@gmail.com

Cerpen remaja, maks. 8 halaman A4, ketik 2 spasi.
Cantumkan identitas lengkap, alamat, dan nomor rekening
Jika 3 bulan tidak dimuat, berarti cerpen tak layak muat.

45. Wonder Teens
majalah.teen@gmail.com, majalah.teen2@gmail.com
Cerpen teenlit, maks. 6 hal A4, ketik1,5 spasi.



Semoga bermanfaat

08 February, 2014

Kelas Penerbitan #5: ANAK dan IBU saling MEMENGARUHI

Oleh : Indari MAstuti

Kegiatan anak-anak doyan nulis kemarin bukan saja membuat anak-anaknya semangat namun juga ibu yang mengantar tidak kalah semangatnya. Satu hal positif yang saya ambil adalah kalau ibu dan anak sudah sama semangatnya maka mereka akan saling memengaruhi satu sama lain untuk produktif. Ibu akan malu sama anak kalau kalah semangat, anak akan meniru ibunya kalau ibunya penyemangat.
Jadi, rasanya tepat AADN terbentuk pada saat ini, di saat ibu dan anak bukan lagi berperan sebagai anak dan orangtua melainkan sebagai sahabat, patner, dan team yang saling memotivasi satu sama lainnya.
Mari menulis bu, tahun 2014 kami membutuhkan lebih banyak PENULIS yang akan disalurkan ke berbagai penerbitan. Bismillah...

Lalu, bagaimana supaya naskah Anda bisa lolos di agensi naskah Indscript Creative kemudian dipromosikan ke penerbit?

1. Buatlah naskah yang rapi secara ketikan. Spesifikasinya: Times New Roman, 12 poin, spasi 1,5, dan jumlah halaman minimal 120 hal untuk satu naskah buku

==> dengan ketikan yang rapi tidak membuat kami jenuh membacanya

2. Buatlah naskah yang rapi secara EYD. Biasakan untuk membaca kembali naskah yang akan dikirimkan, perbaiki salah huruf, salah ketik, dan bahasa yang tidak sesuai dengan EYD. Mulailah menjadi editor buku Anda sendiri.

==> dengan naskah yang rapi secara EYD membuat kami semakin tertarik membacanya

3. Buatlah sinopsis buku yang menjadi guide redaksi sebelum membaca keseluruhan isi naskah. Paling banyak 2-3 paragraf singkat yang menjabarkan isi buku.

==> dengan memberikan sinopsis yang menarik membuat redaksi semakin terpikat untuk membacanya. sinopsis sebaiknya disimpan sebelum isi naskah secara keseluruhan.

4. Buatlah profil penulis seinformatif mungkin. Mulai dari nama, nama pena, alamat email, no kontak telp, karya yang pernah dipublikasikan, hingga prestasi yang akan menjadi pemikat nilai buku.

==> semakin menarik profil Anda semakin menarik penerbit untuk membukukannya

5. Cek ricek kembali apakah naskah Anda sudah JEMPOLAN dan layak siap bersaing dengan buku yang lain yang sudah terbit? apakah naskah Anda akan jadi trend setter? atau naskah Anda sebetulnya pengikut buku lainnya? kalau begitu berikan kami alasan kenapa naskah Anda harus Agensi perjuangkan menembus penerbitan.

Berikut sistematika pengiriman naskah dalam satu file:

1. Judul dan nama penulis (dalam satu halaman)

2. Sinopsis

3. Daftar isi

4. Naskah isi

5. Profil penulis

6. Biodata penulis lengkap (jangan lupa karya yang pernah diterbitkan ditulis ya)

Kemana mengirimkannya?
indscript.creative@gmail.com
subject: TITIPAN NASKAH

Salam menulis,

#kelaspenerbitan
#IIDN

07 February, 2014

Kelas Penerbitan #4: PENULIS DI TAHUN 2014

Oleh : Indari Mastuti

Kali ini, yang ingin saya bawakan dalam kelas penerbitan adalah penulis ideal di mata penerbit pada tahun 2014. Kehadiran seorang pakar perbukuan di basecamp IIDN serta sebuah materi promosi buku yang dibawakan oleh Ida Fauziah semakin membuat promosi buku sedemikian bergairahnya jika dilakukan.Mbak Ida membagi promosi buku dalam tiga waktu: sebelum terbit, saat terbit, dan sesudah terbit. Tidak heran peran serta beliau sebagai penulis sekaligus promotor bukunya sendiri membuat buku Puzzle Jodoh hadir dimana-mana, bahkan di berbagai negara.
Tidak terkecuali dengan mbak Roza Rianita Nursetia, penulis IIDN sekaligus trainer bidang keterampilan tidak pernah berhenti mempromosikan bukunya melalui berbagai kegiatan. Saya masih ingat dengan pertanyaannya, "dimana distributor Bandung?" atau, "Kalau distributor Jakarta no kontaknya berapa?" lantas dia akan membeli buku dan menjualnya menjadi salah satu bagian dari kelas-kelas keterampilannya. Kalau sudah begitu, mbak Roza paling aktif diminta penerbit untuk membuat buku.
Belum lagi, mbak Ari Kurnia yang selalu menjepret bukunya jika ada di toko buku lalu mempositingnya di facebook membuat yang lain ikut penasaran. Dari tiga nama diatas, masih ada penulis lain yang aktif promosi buku. Namun, sangat disayangkan hanya sedikit dari banyak penulis yang melakukannya. Alasannya beragam mulai dari malu dikira narsis, tidak punya waktu, hingga terlalu terengah-engah dengan deadline baru.
Padahaaal.......padahal menurut pakar perbukuan yang kami undang, di tahun 2014, penerbit akan membidik penulis-penulis yang juga aktif berpromosi sehingga menjadi partner mereka dalam melesatkan buku di pasaran. Penulis yang aktif berpromosi bisa dikategorikan mereka yang aktif berkomunitas, atau memiliki jaringan sendiri dalam memasarkan bukunya. Namun, bukan hanya itu, penulis yang di tahun 2013 memiliki buku-buku yang stabil di 2013 akan dibidik kembali untuk menulis di tahun 2014.
Sengitnya persaingan di dunia buku, membuat penerbit harus menerbitkan buku yang bukan hanya sekadar TERBIT namun juga memiliki daya jual tersendiri di pasar buku. Kepiawaian penulis berpromosi menjadi NILAI PLUSnya.
IIDN akan menjadi partner penulis untuk mempromosikan bukunya, mari bersinergi!


Salam menulis,
#kelaspenerbitan
#IIDN

05 February, 2014

Kelas Penerbitan #3: SAYA BISA MENULIS, TIDAK BISA PROMOSI

Oleh : Indari Mastuti 

Pernahkah Anda merasakan hal ini? tulisan Anda bagus lantas menjadi buku tapiiiiii ANDA TIDAK BISA MEMPROMOSIKAN buku karena malu, tidak punya waktu, sibuk dengan deadline menulis lainnya, rempong dengan jadwal emak-emak, tidak punya blog, takut dibilang narsis, dan sejuta alasan lainnya.IIDN'ers menyambut 2014 Anda harus bisa mengatakan dengan tegas, "SAYA BISA MENULIS dan SAYA BISA PROMOSI" jangan pernah bilang bahwa urusan promosi dan jual buku hanyalah urusan penerbit, kewajiban penulis hanyalah nulis dan revisi. Tidak ada lagi zaman seperti itu. 

Saat ini dan di tahun-tahun berikutnya penerbit akan menggandeng penulis yang juga aktif berpromosi atau memiliki nilai jual yang cukup tinggi sehingga bisa membantu penjualan bukunya sendiri. Kenapa? persaingan di dunia buku sudah semakin sengit, Anda tidak bisa hanya ongkang kaki menunggu royalty, Anda tidak bisa hanya menunggu penerbit aktif mempromosikan buku Anda, Anda harus menjadi satu bagian yang sama kerasnya membuat buku Anda laku di pasaran.Kalau saat ini tidak bisa promosi bagaimana? pelajari bagaimana sepak terjang para penulis lain yang dengan semangatnya promosi buku dan menjual bukunya, Anda pun harus melakukan hal yang sama. Siap belajar? Harus Siap!


#IIDN
#kelaspenerbitan

04 February, 2014

Kelas Penerbitan #2: SERAP ILMU DARI KOMUNITAS

Oleh : Indari Mastuti

Ingin jago masak? masuk komunitas masak
Ingin terampil craft? masuk ke komunitas craft
Ingin konsisten ngeblog? masuk ke komunitas blogger
Ingin jadi PENULIS? bergabung di komunitas PENULIS
Ya, komunitas bertebaran dimana-mana, Anda tinggal memilih mau menajamkan bakat mana, maka komunitas itulah yang Anda pilih.Ketika saya bercita-cita jadi penulis di kelas 4 SD, saya tidak tahu bagaimana memulai karir saya di bidang itu.
Masuk ke SMA, ketika saya sudah mulai agak besar sedikit dan cukup mandiri, barulah saya mencari tahu di lingkungan mana saya akan berjejaring yang bisa membuat cita-cita saya sebagai PENULIS tercapai.Dulu, komunitas penulisan tidak sebanyak saat ini, bahkan dulu saya harus pergi puluhan kilometer untuk berkumpul dengan komunitas buku atau penulis. Kini, Anda cukup buka laptop atau handphone sudah bisa berdiskusi. Saya mulai dengan mengenal satu komunitas yaitu TOBUCIL (*sekarang masih ada loh) dan mulai berkenalan dengan komunitas lainnya. Satu persatu saya menambah sejumlah komunitas dan terus berjejaring dengan orang-orang didalamnya.
Saya menyerap ilmu sebanyak-banyak dari KOMUNITAS dan yang paling penting saya TERAPKAN ilmu itu dalam keseharian yaitu MENULIS, MENULIS, dan MENULIS...
So, mau jadi penulis? Mari serap ilmu sebanyak-banyaknya dari anggota komunitas IIDN yang sudah berpengalaman...Mari berbagi ILMU!

#IIDN
#Kelaspenerbitan

03 February, 2014

Kelas Penerbitan #1: Bagaimana Awalnya Saya Menjebol Penerbit?

Oleh  : Indari Mastuti Full

Saya selalu mengatakan dalam setiap sesi pertemuan dengan para penulis era facebook dan internet ini. Pada masa saya di tahun 2004, menjebol penerbitan bukanlah persoalan yang mudah. Saya harus mengetuk satu persatu penerbit dan berusaha mengenal mereka lebih dalam dengan cara yang jauh lebih keras dibandingkan masa kini yang bisa jadi sekali KLIK langsung kenal dekat.
Penolakan saya di sebuah penerbitan besarpun sudah pernah saya dapatkan hingga kemudian saya dipinang oleh penerbit grup Kompas Gramedia untuk menerbitkan kumpulan kisah saya saat remaja.
Beberapa hal yang saya pelajari saat menjadi penulis dimasa itu dan dimasa sekarang adalah bahwa menjadi seorang penulis bukanlah hanya sebuah MIMPI dan CITA-CITA saja, kita semua harus bisa memaknai mimpi dan cita-cita itu yang sepadan dengan kerja keras yang dilakukan. Misalnya saja, tiba-tiba Anda harus bangun lebih awal agar tidak terganggu menulis saat anak-anak tengah terlelap tidur, atau Anda harus membaca banyak buku yang mungkin saja kebiasaan ini tidak pernah Anda lakukan sebelumnya, apalagi harus menggeser jam untuk menonton TV. 
Mimpi dan cita-cita Anda harus sama kerasnya dengan usaha Anda menjebol penerbitan. Berikut tips saya menjebol penerbitan:
1. Kenali tulisan Anda ketika Anda akan menJODOHkannya dengan penerbit
2. Kenali PENERBIT dari buku-buku yang diterbitkan
3. Terus upgrade kemampuan menulis Anda setiap saat
4. Bacalah buku dan lihatlah terus perpetaan perbukuan di sekitar kita, "apa yang menarik untuk ditulis saat ini?"
5. Jangan sungkan untuk bertanya pada penerbit, "Apakah Anda membutuhkan penulis dengan spesifikasi seperti saya?" lalu mulailah mengirimkan CV dan jenis naskah apa yang bisa Anda tulis.
6. Teruslah menulis dan jangan berhenti menulis meski tulisan Anda belum menemukan jodoh penerbit.

Selamat menulis,
Indari Mastuti...

#IIDN
#kelaspenerbitan