Breaking News

25 March, 2014

Membaca + Menulis = Belajar

Oleh  : Nurul Khotimah

Setiap diri diciptakan unik
Meski ia kembar identik
Setiap orang punya ciri khas
Yang bermakna sebagai identitas

Walau dibina dalam satu keluarga
Setiap jiwa pasti berbeda
Tidak ada manusia yang sempurna
Tapi, bisa menjadi pribadi paripurna
(Menilik diri-Bdg, 1433H)

Selama ini saya hanya menulis dengan mengikuti kata hati tanpa dasar ilmu pengetahuan yang memadai. Berbekal keluguan, sebelum Sekolah Perempuan angkatan ke-4 di mulai, saya magang di agensi Indscript Creative milik Teteh Indari. Dengan ekstra sabar Teteh Indari memotivasi dan mengarahkan saya untuk selalu belajar. Terima kasih, Teteh . Semoga Allah Swt. membalasnya dengan yang lebih baik dan indah. Aamiin!

Orang bijak mengatakan, “pengalaman adalah guru yang tegas. Karena ia menguji dahulu, baru mengajarkan”
Referensi lain yang saya ketahui bahwa keteladanan adalah guru yang paling bijaksana dalam kehidupan.

Mengacu pada hal di atas, Teteh Indari dengan ciri khasnya yang energik, santun, ceria dan bersahabat adalah potret keteladanan dalam pemberdayaan perempuan. Teteh Indari menggagas Sekolah Perempuan yang ditujukan bagi perempuan yang ingin ‘berdaya’ dengan produktif menulis. Dengan segudang pengalamannya sebagai penulis, Teteh Indari mampu menggali potensi unik yang dimiliki ibu-ibu doyan nulis dan ibu-ibu di Sekolah Perempuan sehingga menjadikannya berhasil. Benar-benar inspiratif, ya?

Sabtu kemarin saya bertemu dengan ibu-ibu, murid Sekolah Perempuan angkatan ke-3. Dengan pola belajar yang serius tapi santai, terbayang dong bagaimana hebohnya ibu-ibu kalo bertemu, pasti seruu kan? Dengan ciri khasnya masing-masing, berdiskusi diselingi canda, riuh rendah suara senyum dan tawa, membuat suasana menjadi ceria .

Di akhir pertemuan, kami santap siang bersama dengan menu makanan hasil olahan Ibu Nining, mertua yang menyayangi dan di sayangi Teteh Indari. Beliau jago masak loh, coba bayangkan rasa masakannya; ayam goreng, ikan asin, tahu goreng, sambal+lalapannya, semur jengkol, dll. Mantaap deh, pokoknya . Terima kasih, ibu!

Dengan membaca, kita bisa mengetahui. Dengan menulis, kita bisa mempelajari. Dengan belajar, kita bisa memahami.

Semoga bermanfaat dan kita mampu menjadi penulis hebat . Aamiin!

Salam manis,

1 komentar:

Firda Handayani said...

Sales Mobil honda semarang
celana hernia magnetik
beli game pc
Jasa seo toko online

Post a Comment