Breaking News

01 December, 2013

Sebuah Catatan untuk Calon Penulis

Oleh Indari Mastuti

Kreatifitas Penulis untuk Kelancaran Penjualan Sebuah Buku (Royalty VS Flatfee)

----> catatan singkat saya 1 tahun yang lalu

Profesi saya sebagai seorang sales sejak tahun 1998 hingga sekarang cukup menguntungkan saya untuk mempelajari banyak hal di dunia dagang, sekaligus belajar sedikit demi sedikit mengenai promosi. Tahun 2006 akhirnya saya pun mengenyam promosi dunia buku karena ditempatkan sebagai Marketing dan Promosi Manajer sebuah penerbitan setelah pada tahun 2005 saya menjadi Marketing dan Promosi Manajer di sebuah perusahaan telekomunikasi di Batam *nggak nyambung ya?:).
Banyak hal yang saya pelajari setelah belasan tahun di dunia ini, salah satunya adalah bagaimana mengoptimalkan kemampuan sales dalam membangun profesi menulis sekaligus diaplikasikan saat ini pada bisnis AGENSI NASKAH yang saya bangun dalam hampir 5 tahun ini.
Banyaknya penerbit koleps di industri penerbitan salah satunya adalah buku yang mereka terbitkan tidak terjual dengan baik sehingga ongkos operasional penerbitan hingga percetakan buku dengan oplah rata-rata 2.000 eksemplar menjadi utang yang terus menggunung.
Saya sendiri, tidak pernah mempermasalahkan ketika royalty saya tidak dibayar karena penerbit gulung tikar, saya menganggap bahwa mungkin saya menjadi salah satu penyebabnya, saya kurang optimal membantu mereka mempromosikan buku saya.
Sejak peristiwa penerbit gulung tikar di tahun 2004 itu, saya semakin bersemangat mempromosikan buku-buku saya, karena saya menganggap saya telah menjadi bagian dari mereka (penerbit) untuk membangun penerbitannya dan tentu saja akan membuat royalty lancar jaya masuk ke rekening.
Kita semua harus semakin peduli menjaga agar tidak ada lagi GULUNG TIKAR di industri penerbitan!
Sayangnya, hampir rata-rata penulis hanya semangat menunggu naskahnya keluar dari oven, mengejar-ngejar penerbit kapan naskahnya keluar, tapi setelah keluar bukunya dia adem ayem *setelah sempat heboh beberapa saat ketika baru keluar di lapangan dan kembali mengejar-ngejar deadline penulisan dan penerbit yang akan mengeluarkan karyanya. Saya sering bertanya, sampai kapan ini akan terjadi? Bukankah kita semua selalu mengharapkan ROYALTY BESAR atau PENJUALAN LANCAR pada semua karya kita, lalu kenapa untuk mendapatkan keduanya kita harus menunggu AKSI penerbit bukan memulai dengan aksi kita sendiri?
Saya ditanya oleh seorang editor, "Untuk apa bekerja terlalu keras dalam mempromosikan karya penulis sedangkan mereka diam-diam saja memperhatikan?"
Saya mengatakan, "ini bukan buku penulis, ini juga buku saya, ini buku kami! Saya bertanggungjawab untuk membuatnya sukses di pasar untuk keberlangsungan kami, saya dan penulis serta saya dan penerbit"
Inilah yang saya katakan bahwa peran agensi naskah bukan hanya mengeluarkan buku Anda ke pasar bebas, saya juga harus berpikir cerdas bagaimana bukunya bisa laku di pasaran. Mungkin saat ini inisiatif promosi sebagian besar masih dari agensi naskah, tapi saya yakin 1 tahun atau 2 tahun mendatang agensi naskah Indscript Creative bukan hanya dijejali oleh penulis yang kreatif dalam menulis tapi juga kreatif dalam berpromosi. Ini proses yang sangat saya sukai, berproses sambil belajar dan menuai hasil tidak dalam waktu instan tetapi LANGGENG!
Seperti halnya, penerbit, agensi naskahpun mengalami PAILIT, beberapa kawan saya akhirnya menyerah berbisnis agensi naskah karena menggantungkan sumber hidup dari flatfee semata, kalau buku-buku yang difaltfeekan laku maka dia akan dicari, kalau tidak? tetap saja penerbit merasa rugi. Sekadar jual naskah, saya harap bukan moto Indscript Creative. Kami, terus melakukan perbaikan disana dan disini, kami pun jujur pernah merasakan pailit, ketika omset menurun drastis, pemesanan terkendala dengan naskah yang "biasa" saja, dan piutang serta hutang merajalela karena besar pasak daripada tiang. Sayangnya, saya bukan tipikal orang yang gampang menyerah, saya terus mencari tahu dan mencari solusi langkah apa yang akan saya ambil untuk kembali menghidupkan salah satu yang saya keluarkan adalah INOVASI PROMOSI sebagai salah satu layanan after sales dari Indscript Creative.
Kami komit untuk menjaga keberlangsungan buku di lapangan dengan diskusi promosi dan aksi mempromosikan buku terbit hasil kerjasama tiga pihak yaitu penerbit - IIDN (ini akan terus digaungkan)/penulis - Indscript Creative. Tidak hanya pada penerbit, kami komit pada penulis di jaringan kami yaitu Anda semua, bahwa kami akan membantu promosi buku agar Anda mendapatkan ROYALTY BESAR dan NAMA BESAR :). Dan, pada dasarnya semua bantu membantu ini bukan hanya bantuan tetapi sebagai penghargaan kami pada semua pihak yang turut serta membangun Indscript Creative dan KOLABORASI cantik haruslah menguntungkan semua pihak.
Lalu, apa yang akan Anda lakukan untuk kolaborasi ini?
1. Menulislah dengan cantik. Hasilkan naskah yang menarik dan diminati pasar.
2. Ciptakan pola promosi yang menyesuaikan dengan kemampuan Anda namun FOKUS. Jika Anda seorang pembuat kue, maka branding saja buku Anda dengan kursus kue *ala Bunda Haifa. Jika Anda seorang guru, maka promosikan saja pada setiap aktifitas guru *ala Bubu. Jika Anda seorang sales, maka jual saja buku Anda bareng dengan produk yang Anda jual *Ala saya hahaha
3. Tangkap ide promosi terus menerus. Tidak jarang ide berselebaran tanpa kita duga, pola DUTA BUKU adalah ide mendadak *dangdut ketika saya sedang melamun di atas kasur *halaaah, hasilnya? alhamdulillah dengan bantuan seorang duta promosi buku berjalan dengan baik. 
4. Jadikan kegiatan harian. Kalau saya lihat sih, teman-teman masih anget-angetan promosinya, lagi gencar-gencar lagi sepi sepiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii. Untuk menyiasati itu konsultasi saja dengan agen bagaimana agar promosi buku Anda ada di thread atas IIDN terus, kalau sudah ada disana, Insya Allah laku :). Caranya sih, jadikan promosi menjadi kegiatan menyenangkan dan penuh percaya diri, sehingga Anda tidak terbebani dengan kegiatan tersebut.

0 komentar:

Post a Comment