Breaking News

20 November, 2012

# 268 Tips Menulis


"Saya tak memilih kata yang tepat. Saya menyingkirkan kata yang salah pada saat-saat tertentu." (Robert Penn Warren)

# 267 Tips Menulis


“Bagaimana saya tahu.” Terkadang penulis yang putus asa mengatakan hal seperti atau “kata mana yang lebih tepat?” Jawaban untuk pertanyaan-pertanyaan itu sebenarnya hanya Anda sendiri yang tahu. Kata yang tepat adalah, sederhananya, yang diinginkan; kata yang diinginkan adalah kata yang paling mendekati kebenaran. Kebenaran untuk apa? Visi Anda dan tujuan Anda tentunya. (Sumber: grammar.about.com)

# 266 Tips Menulis


Ingatlah terus, ketika Anda memilih kata-kata dan merangkainya, dengarkan seperti apa kata-kata atau kalimat tersebut. Hal ini mungkin terdengar absurd: pembaca membaca dengan mata mereka, tapi dalam kenyataannya mereka “mendengar” apa yang mereka baca jauh dari yang Anda sadari. Maka, hal-hal seperti irama dan literasi vital dalam setiap kalimat. (Sumber: grammar.about.com)

# 265 Tips Menulis



Menemukan kata yang tepat memang bukanlah perkara mudah, maka bersabarlah. Termasuk, ketika Anda sedang merevisi dan belum juga menemukan kata yang tepat, teruslah mencari dan seleksilah kata-kata yang Anda miliki. Bersiaplah untuk memperbaiki apa yang sudah Anda tulis pada hari kemarin. Dan, lagi-lagi bersabarlah: luangkanlah waktu untuk menyeleksi kata-kata yang benar-benar dapat mentransfer pikiran Anda ke dalam pikiran pembaca. (Sumber: grammar.about.com)

# 264 Tips Menulis


Cek fakta Anda lagi dan lagi. Hal ini berlaku untuk semua nonfiksi.Cek fakta Anda berkali-kali. Mintalah seseorang untuk memeriksa apa yang sudah Anda tulis. Bahkan, kalau bisa jangan hanya seorang. Kesalahan boleh-boleh saja terjadi, tapi tak ada alasan untuk kecerobohan dalam hal pengecekan data. Aturan utama: jika ada yang meragukan, cek lagi dan lagi! (Sumber: bradsreader.com)

# 263 Tips Menulis


Satu hal yang juga berguna bagi tulisan Anda adalah dengan menjawab pertanyaan “mengapa”. Cara ini akan membuat tulisan Anda menjadi semakin jelas dan secara tidak langsung juga akan mendorong keprogresifan pembaca atau rasa penasaran pembaca. Jangan hanya menyebutkan fakta atau kenyataan, tapi beri tahu bahwa fakta itu penting dalam konteks artikel Anda (atau apa pun yang sedang Anda tulis). (Sumber: bradsreader.com)

# 262 Tips Menulis


Bingung hendak menulis apa? Cobalah membuat outline terlebih dahulu. Outline tak bertujuan untuk membuat hidup Anda menjadi sengsara atau menambah pekerjaan Anda, tapi justru membantu Anda untuk mengorganisasikan pikiran, ide, dan fakta dari tulisan yang ingin Anda buat. Hal yang menyenangkannya adalah outline itu bisa berisi hal-hal yang bersifat semendasar atau serumit apa pun yang Anda suka. (Sumber: bradsreader.com)

# 261 Tips Menulis


Biarkan ketertarikan Anda mengendalikan proses menulis Anda. Jika Anda menulis sesuatu yang tak datang dari hati, biasanya hasil tulisannya menjadi datar dan tak hidup.

# 260 Tips Menulis


Satu kunci sukses dalam menulis adalah dengarkanlah kritik-kritik yang datang dari orang lain.

# 259 Tips Menulis


Setelah memilih sebuah ide, Anda harus ingat dasar dari cerita pendek sebelum mulai menulis. Berikut langkah-langkahnya.
1. Perkenalan: perkenalkan karakter, setting, waktu, cuaca, dan lain sebagainya.
2. Peristiwa yang mengarah pada klimak
s.
3. Klimaks.
4. Aksi mulai menurun: cerita Anda mulai mengarah pada kesimpulan atau penutup.
5. Resolusi/pemecahan: sebuah ending yang memuaskan di mana konflik yang sebenarnya terpecahkan—atau bisa juga tidak! Jika anda mendapatkan ide untuk kesimpulan yang hebat, tuliskanlah. (Sumber: wikihow.com)

# 258 Tips Menulis


Tak ada yang dapat membantu Anda belajar bagaimana menulis cerita pendek yang bagus selain membaca cerita-cerita pendek yang bagus pula. Catat gayanya dan bagaimana penulis-penulis itu menggunakan keahlian mereka. (Sumber: wikihow.com)

# 257 Tips Menulis


Jika Anda belum memilih tujuan atau sasaran dari novel atau cerita Anda, lakukan sekarang juga. Buatlah daftar tujuan yang cocok dengan ide tulisan yang sedang Anda kerjakan. Lalu, pilihlah satu tujuan berangkat dari outline plot Anda. (Sumber: how-to-write-a-book-now.com)

# 256 Tips Menulis


Penulisan secara deskriptif atau seni menggambarkan sesuatu di benak pembaca, adalah salah satu teknik yang sangat kuat untuk menguasai penulisan, baik fiksi maupun nonfiksi. Kunci untuk membuat teknik ini berhasil—dan membuat tulisan Anda menjadi semakin memiliki kekuatan—adalah dengan spesialisasi.

06 November, 2012

# 255 Tips Menulis


10 tips penting dalam menulis.
1. Menulislah setiap hari.
2. Pastikan tulisan Anda efektif.
3. Jangan malas; lakukan yang terbaik agar tidak terdengar bodoh.
4. Fokuslah terus! Selingan adalah musuh dari semua karya seni yang hebat.
5. Berh
entilah mengkhawatirkan tentang menjadi penulis yang bagus, menulis sajalah.
6. Lupakan tentang popularitas, menulislah yang bermanfaat untuk ditulis.
7. Singkirkan kecenderungan Anda untuk menjadi sempurna.
8. Jangan menulis untuk diterbitkan.
9. Menulislah dengan pendirian.
10. Membaca.
(Sumber: goinswriter.com)

# 254 Tips Menulis


Sebelum Anda mulai menulis, tanyakan beberapa pertanyaan penting ini pada diri Anda:
- Mengapa saya ingin menulis?
- Untuk siapa saya menulis?
- Apa pesan yang ingin saya sampaikan?
- Sudahkah saya menemukan “suara” saya?
- Apa yang saya bersedia korbankan untuk tulisan saya ini?
- Apa yang membuat saya tidak akan menyerah?
(Sumber: goinswriter.com)

# 253 Tips Menulis


"Seorang penulis adalah penulis ketika ia mengatakan bahwa dirinya adalah penulis." (Steven Pressfield)

# 252 Tips Menulis


Salah satu alasan menulis dapat dilakukan dengan begitu cepat adalah karena saya tahu apa yang ingin saya katakan. Saya menghabiskan banyak waktu untuk berpikir, membuat catatan, berbincang dengan orang-orang, dan mengumpulkan cerita dan kasus-kasus tentang kebahagiaan di dunia kerja (tulisan yang dibuat bertemakan dunia kerja, Red.). Menulis yang dilakukan sembari menemukan apa yang ingin dikatakan dalam tulisan Anda akan memakan lebih banyak waktu. Jadi, temukan apa yang ingin ditulis terlebih dahulu. Bicarakan tema itu dengan beberapa orang. Lalu, tuliskanlah. (Sumber: positivesharing.com)

# 251 Tips Menulis


Tulislah outline. Outline memaksa Anda untuk melakukan dua hal. Pertama, hal itu menentukan struktur dari tulisan Anda (dan secara bersamaan juga pikiran Anda). Dalam hasil tulisan akhir Anda, outline akan menjaga struktur tulisan Anda secara eksplisit—bab dan subbab. Pengaturan eksplisit seperti itu, akan mempermudah para pembaca untuk mengikuti argumen Anda. Kedua, outline memaksa Anda untuk secara kritis mengevaluasi ide dan argumen mana yang adalah komponen penting dari analisis Anda dan mana yang tidak. (Sumber: sas.upenn.edu)

# 250 Tips Menulis


Satu paragraf, satu ide. Banyak orang menulis paragraf yang sangat panjang, yang berisi banyak ide dan hal yang ditonjolkan dalam beberapa halaman. Jangan melakukan hal ini. Satu paragraf harus terdiri dari satu ide. Biasanya dimulai dengan sebuah kalimat yang menjadi topik dan sisanya merupakan perluasan dari kalimat tersebut. Jika Anda ternyata sudah berpindah ke topik baru, mulailah dengan paragraf yang baru juga. (Sumber: sas.upenn.edu)

03 November, 2012

# 249 Tips Menulis


"Penulis profesional adalah amatir yang tak pernah menyerah." (Richard Bach)

# 248 Tips Menulis


Sudah sampai mana tulisan Anda? Untuk mendukung kalimat yang menjadi topik dalam sebuah paragraf, coba pertimbangkan beberapa cara berikut.
1. Tambahkan contoh-contoh.
2. Buatlah cerita yang mengilustrasi hal yang ingin Anda sampaikan.
3. Bicarakan tentang proses.
4. Bandingkan dan bedakan.
5. Gunakan analogi-analogi.
6. Bicarakan tentang sebab dan akibat.
7.Perjelas istilah-istilah yang Anda gunakan dalam kalimat yang menjadi topik. (Sumber: writing2.richmond.edu)

# 247 Tips Menulis


Dalam membuat paragraf, Anda juga harus menciptakan kalimat yang menjadi topik. Kalimat ini mengekspresikan poin utama dari paragraf tersebut. Anda dapat menciptakan kalimat topik tersebut dengan memikirkan detailnya atau contoh-contoh yang akan Anda diskusikan dalam paragraf tersebut. Apa yang menyatukan contoh-contoh tersebut? Apa kesamaan dari contoh-contoh tersebut? Carilah kesimpulannya dan tulislah “kesimpulannya” terlebih dulu. Jika itu membantu, mungkin bisa coba berpikir untuk menulis dari sesuatu yang umum ke hal-hal yang mendukung ketimbang dari contoh-contoh menuju ke kesimpulan. (Sumber: writing2.richmond.edu)

# 246 Tips Menulis


Bagaimana dengan tulisan Anda? Adakah yang sejak kemarin sedang sibuk mengulak-ulik paragraf? Jangan lupa sebuah paragraf haruslah jelas, bertalian secara logis, merupakan satu kesatuan, dan dikembangkan dengan baik. Paragraf harus menjadi satu kesatuan dengan poin utama dan semua kalimat dalam paragraf tersebut harus jelas terkait dengan poin itu. Ide utama dari paragraf utama tersebut haruslah didukung dengan informasi spesifik yang akan mengembangkan atau membicarakan ide utama dalam bentuk yang lebih detail. (Sumber: writing2.richmond.edu)

# 245 Tips Menulis


Bacalah buku anak dengan suara keras. Dengan cara ini Anda akan menemukan bahwa cerita-cerita Anda, terutama untuk anak dengan usia sangat muda, bagus jika disajikan dengan beritme. Membaca cerita bikinan Anda dengan keras juga akan memperlihatkan kepada Anda kata, istilah, atau kalimat yang mungkin belum pas. (Sumber: howtobooks.co.uk)

# 244 Tips Menulis


“Membaca, membaca, membaca! Membaca adalah hal yang paling penting saya lalukan selain menulis.”(Robert Cormier, penulis cerita anak)

# 243 Tips Menulis


Tak peduli apa pun yang sedang Anda kerjakan, proyek lain atau kegiatan lain yang mungkin tampaknya lebih menarik. Cobalah untuk menyelesaikan satu proyek terlebih dahulu sebelum memulai proyek yang lain dan berilah penghargaan pada diri Anda sendiri ketika Anda berhasil melewati sesuatu yang sulit atau tak menyenangkan. (Sumber: writingforward.com)

# 242 Tips Menulis


Terkadang Anda hanya sedang tak ingin menulis (atau juga melakukan sesuatu yang lain). Ada deadline yang sudah menunggu, tapi matahari terlalu bersinar cerah dan Anda merasa ingin menghabiskan waktu dengan berjalan-jalan. Anda berjanji akan menyelesaikan bab ini hari ini tapi entah kenapa Anda memilih untuk tidur. Sebenarnya, semua hal itu memang tak ada dalam jadwal Anda, masalahnya kali ini Anda sedang merasa buntu: Anda hanya sedang merasa malas atau menjadi pemalas. Ada banyak penulis yang sering menggunakan alasan writer’s block sebagai alasan untuk menutupi kemalasan. Hal ini sebenarnya umum terjadi ketika penulis merasa buntu atau lelah, dan apa yang mereka butuhkan adalah istirahat sebentar atau sedikit motivasi. Carilah cara untuk meningkatkan energi Anda kembali (makanlah asupan yang sehat, makanan-makanan yang bernutrisi, dan berolahragalah) dan lihat lagi tujuan Anda untuk mendapatkan motivasi kembali. (Sumber: writingforward.com)

# 241 Tips Menulis


"Penulis yang baik tak hanya memiliki semangatnya sendiri, tetapi juga semangat teman-temannya." (Friedrich Nietszche)