Breaking News

16 May, 2012

Menata Dapur Mungil Sehat di Rumah


by Ita Puspitasari
Dapur menjadi ruang favorit bagi bunda, dari ruang inilah bunda dapat memberikan asupan gizi bagi keluarga tercinta. Kegiatan menyiapkan bahan makanan, meracik bumbu, memasak, dan mempersiapkan hidangan lezat dilakukan di ruang ini. Untuk itu, ada baiknya dapur di rumah ditata sesuai dengan alur aktivitas yang ada. Biasanya para desainer ketika akan menata dapur mengacu pada kegiatan sang ibu di dapur, yaitu menyimpan, menyiapkan, dan memasak makanan. Ketiga hal tersebut disebut dengan segitiga kerja. Manfaatnya agar mudah dalam penataan zona dan terhindar dari kegiatan yang bertentangan. Misalnya, menyimpan makanan, bisa di area penyimpanan seperti kulkas. Area kerja memasak, tersedia kompor atau oven.
Faktor lainnya yang dapat membuat dapur di rumah adalah cahaya, sirkulasi udara,dan  kebersihan dapur. Untuk pencahayaan di dapur, optimalkan pencahayaan alami di siang hari dan pencahayaan buatan seperti lamu di malam hari, terutama ketika Anda harus melakukan kegiatan menyiapkan makanan yang berhubungan dengan memotong makanan misalnya. Setelah pencahayaan, sirkulasi udara menjadi hal penting lainnya agar dapur menjadi sehat, pastikan dapur memiliki ventilasi udara berupa jendela, agar terjadi pertukaran udara. Namun, bila ruangan tidak memungkinkan, gunakan cooker hood sehingga asap yang muncul di dapur dapat dibuang melalui ventilasi di atap. Selain cahaya dan sirkulasi, kegiatan membersihkan dapur secara berkala dapat membuat tampilan dapur tetap awet dan sehat dari jamur. Untuk itu, rajinlah membersihkan dan membuang sampah yang terdapat di dapur.

Ita Puspitasari
Sambil ngemall sambil sharing + IIDN di sini ^^

0 komentar:

Post a Comment