Breaking News

16 May, 2012

Being A Teacher For An Hour


by Rima Farananda
Buat para anggota IIDN yg kebetulan berprofesi sebagai Ibu Guru, tulisan  ini saya persembahkan buat kalian...para wanita hebat!!  :)

Being a Teacher for an Hour
Oleh : Rima Farananda

Menjadi ibu dari tiga orang anak yang berada di usia sekolah membuat saya selalu memiliki  hubungan yang intens dengan sekolah dan segenap civitas akademikanya (kalau boleh disebut demikian). Beratnya beban kurikulum pada sistem pendidikan kita, ditambah kemampuan akademis anak pertama saya yang tidak stabil (terkadang melejit mempesonakan, terkadang terpuruk membuat saya kelimpungan). Sifat anak bungsu saya yang super pemalu juga membuat saya harus pandai-pandai menjalin hubungan dengan pihak sekolah.

Hubungan yang dimaksud di sini adalah, dengan aneka permasalahan yang berputar silih berganti mulai dari si sulung, si tengah dan si bungsu, saya kerap memerlukan kerjasama dari pihak sekolah (dalam hal ini para guru) untuk menolong  saya memecahkan permasalahan yang sedang dihadapi anak-anak saya.



Saya pernah secara khusus meminta kepada wali kelas anak saya yang pertama agar mau membantu saya memperbaiki sifat tidak percaya diri dan tergesa-gesa yang selalu menjadi masalah anak sulung saya.

Kemudian ketika anak saya yang kedua memiliki masalah dengan sifatnya yang selalu ingin menjadi nomor satu dalam segala hal, dan tidak dapat menerima kekalahan dengan lapang dada, saya juga meminta pertolongan guru sekolahnya untuk membantu saya agar dapat merubah cara pandang anak saya dalam menyikapi suatu kekalahan.

Si bungsu lain lagi, karena sifat pemalunya yang agak berlebihan, saya sampai merasa perlu  meminta ibu guru wali kelasnya untuk membantu memberikan suasana yang kondusif ketika ia baru memulai bersekolah di TK.

Kalau bisa dibuat sebuah daftar yang berisi hal-hal apa saja yang pernah menjadi proyek kolaborasi antara  saya dan para guru anak-anak saya, mungkin daftar itu akan menjadi sebuah daftar yang sangat panjang.

Bukan apa-apa, pekerjaan suami saya yang mengharuskan kami harus terus berpindah-pindah dari satu tempat ke tempat lain membuat anak-anak saya juga mau tak mau terpaksa harus menjadi murid baru setiap 3-4 tahun sekali, yaitu setiap kali ayah mereka dipindahtugaskan. Nah, permasalahan yang mengikuti proses adaptasi menjadi seorang murid baru juga selalu menambah panjang daftar kolaborasi antara saya dan para guru anak-anak saya.  Saya tidak pernah lupa menerangkan kepada para guru di sekolah anak saya mengenai situasi keluarga kami yang terus berpindah-pindah tempat, sehingga anak sulung saya yang sekarang duduk di kelas empat SD sudah harus mencicipi bersekolah di tiga tempat, kelas satu di Padang Sidempuan, kelas dua di Medan, dan sekarang kelas empat dijalaninya di Bekasi.  Si nomor dua menjalani masa-masa menjadi murid kelas satu SD di Medan, dan sekarang ia duduk di kelas dua di sebuah SD di Bekasi, bersama-sama dengan kakaknya. Si bungsu lain lagi, ia sempat menjadi murid  TK A di Medan, dan sekarang  melanjutkan TK B nya di Bekasi.

Saya merasa sedikit banyak pasti keadaan ini mempengaruhi prestasi akademik dan non akademik anak-anak saya, sehingga sekali lagi, saya biasanya selalu memohon kerjasama dari guru-gurunya di sekolah untuk bersama-sama dengan saya sebagai orang tua membantu proses adaptasi anak-anak saya.

Yang jelas, kemungkinan besar saya termasuk salah satu orang tua murid yang paling banyak merepotkan dan menambah berat tugas para guru di sekolah anak-anak saya.
Beberapa hari yang lalu, salah seorang guru di SD tempat anak –anak saya bersekolah menghampiri saya yang sedang membantu Iqbal, si nomor dua turun dari mobil( sudah menjadi tugas saya setiap hari untuk mengantar jemput anak-anak saya).

“Assalamualaikum Ibu…..,”sapa Bu Ida, guru kelas satu itu dengan sopannya.

“Wa’alaikum salam warahmatullah wabarokah…,”jawab saya sambil mengulurkan tangan menyambut salamnya.

Dari percakapan yang kemudian terjadi antara saya dan Ibu Ida saya menjadi tahu bahwa siswa-siswa kelas satu sedang mempelajari topik memelihara hewan kesayangan. Berhubung Bu Ida mengetahui bahwa saya seorang dokter hewan, beliau meminta kesediaan saya (dengan cara yang sangaaat sopan, saya sangat menghargainya Bu Ida……) agar mau meluangkan waktu untuk menjadi narasumber di kelasnya saat materi itu dibahas nanti.

     Setelah kami saling mencocokkan jadwal, akhirnya saya pun menyanggupinya.      
Jadilah di hari Senin depannya saya menjadi narasumber alias guru tamu bagi anak-anak kelas satu yang tampak bersemangat dan dengan kelincahan yang luar biasa menyambut kedatangan saya.

Begitu saya memperkenalkan diri, dan membuka pembahasan tentang definisi hewan peliharaan, hampir semua tangan mengacung ke atas, berebutan bertanya, memberi komentar, atau hanya sekedar ikut-ikutan temannya (ini baru saya ketahui ketika saya mempersilahkan si anak yang ikut mengacungkan jari itu untuk bertanya, ia hanya geleng-geleng kepala sambil tersenyum-senyum malu….ah, anak-anak..).

Selanjutnya selama satu jam ke depan saya berusaha keras memberikan cerita yang menarik bagi anak-anak kelas satu tadi mengenai materi yang sedang dibahas, plus…menarik perhatian mereka agar berkonsentrasi kepada pelajaran, bukan pada hal-hal lain.

Wah, susahnya mengendalikan sekelompok anak-anak usia enam-tujuh tahun yang energik, bersemangat, dan belum bisa berkonsentrasi dalam waktu lama. Saya sampai banjir keringat dan Bu Ida juga sampai merasa perlu mengeluarkan mike milik sekolah, mungkin merasa saya pasti akan kehabisan suara di akhir pelajaran jika tidak segera dibantu dengan sebuah mike….
Terlintas dalam pikiran saya, bagaimana kerja keras dari para guru kelas satu ini dalam mendidik anak-anak muridnya. Saya saja yang hanya diharuskan berdiri di sana selama satu jam sudah merasa ngos-ngosan dan kewalahan, apalagi mereka yang harus menjalaninya di sepanjang tahun pembelajaran….

Di akhir acara, setelah berpamitan dengan para siswa kelas satu, bu Ida menyalami saya sambil mengucapkan terima kasih, karena sudah bersedia meluangkan waktu untuk datang ke kelas satu. Ia juga memohon maaf atas sikap anak-anak yang mungkin kurang tertib selama mengikuti kegiatan pembelajaran.

Jika ditanya kesan saya setelah mendapat pengalaman mengajar di kelas satu SD selama lebih kurang satu jam, saya akan menjawab, pengalaman itu mejadikan saya seseorang yang lebih bersyukur. Bersyukur karena saya ditakdirkan menjadi seorang dokter hewan, bukan seorang guru kelas satu SD yang beraaaat sekali tugas dan tanggung jawabnya….

Cibubur, Desember 2011.

3 komentar:

Da Shuai Guo said...

guowenhao0806
adidas wings
thomas sabo uk
hollister uk
instyler
fivefingers shoes
tory burch shoes
air jordan shoes
nba jerseys, http://www.nbajerseys.us.com
snapback hats
jordan 4
iphone 6 plus cases
abercrombie and fitch
michael kors outlet
salomon running shoes
evening dresses
michael kors outlet
jordan 11
fred perry polo shirts
christian louboutin uk
burberry outlet,burberry outlet online,burberry outlet store,burberry factory outlet,burberry sale,burberry
supra shoes
herve leger
coach outlet
cleveland cavaliers jersey
foamposite gold
ray ban
chicago bulls jersey
vibram fivefingers
nike roshe
cheap oakley sunglasses, http://www.oakleysunglasses-outlet.us.com
kate spade uk
kate spade handbags
michael kors outlet online
babyliss pro
cheap oakley sunglasses
cheap nike shoes
discount oakley sunglasses, http://www.oakleysunglassesdiscount.us.com

Xiaozhengm 520 said...

2015-12-3 xiaozhengm
jordan 8
louis vuitton bags
uggs outlet
hollisters
toms outlet
oakley sunglasses
jordan 6
ugg boots
north face outlet
cheap jordan shoes
nike shoes
air force 1
michael kors
louis vuitton handbags
nike air max shoes
air jordan 13
fitflops
coach outlet
kate spade outlet
nike air max
nike outlet
louis vuitton handbags
moncler jackets
coach outlet
michael kors outlet uk
nike uk
coach factory outlet
cheap uggs
coach outlet
michael kors outlet
sac longchamp
coach factory outlet
louis vuitton pas cher
nike air jordan
air max 95
nike tn
louis vuitton handbags
jordan 8s
hermes belt
cheap ray ban sunglasses

Fangyaya said...

michael kors handbags
coach factory outlet online
ghd flat iron
louis vuitton handbags
ralph lauren
polo shirts
ray ban sonnenbrille
nfl jerseys wholesale
kate spade outlet
ray ban sunglasses
coach outlet online
coach outlet online
louis vuitton outlet stores
christian louboutin sale
giuseppe zanotti sneakers
cheap ray ban sunglasses
michael kors outlet clearance
louboutin shoes
air jordan shoes
tods sale
replica rolex watches
coach outlet
coach outlet store online
louis vuitton outlet stores
coach outlet store online clearances
adidas yeezy
tory burch flats
polo ralph lauren
coach outlet store online clearances
air jordan 11
20168.8chenjinyan

Post a Comment