Breaking News

09 February, 2012

Teliti sebelum membeli barang diskon



Teliti sebelum membeli barang diskon
“Lihat Mi, harga sepeda itu jadi 500 ribu, dari harga hampir 1 juta setengah” suami saya setengah berbisik kepada saya yang sedang membujuk Kiki yang minta dibeliin mobil-mobilan seharga 239 ribu (plis, maafin umi ya Ki). Saya melihat seorang ibu sedang meneliti sepeda yg ditunjukkan suami saya, lalu saya mendekat. Tiba-tiba si ibu berkata “ lihat nih bu sepedanya jadi murah banget, karena rem nya rusak, klo diperbaiki remnya kan tidak seberapa”. Akupun mengiyakan pernyataan terakhir ibu-ibu itu sambil iku-ikutan memperhatikan sepeda itu. Dalam hati ,klo si ibu tidak jadi membeli akan saya bujuk si Abi untuk membeli sepeda warna merah jambu itu, sepeda tersebut pas banget untuk ibu-ibu apalagi ada keranjangnya di depan, cocok untuk ke warung klo mau belanja (he..he….).
Tiba-tiba muncul seorang pramuniaga. “Maaf bu harganya ternyata saya cek ke kasir 900 ribu sekian sekian…” saya dan ibu tersebut kaget, lho bukannya yang tertulis pada kertas di depan sepeda harganya menjadi 500 ribu sekian sekian…
Melihat kami kaget sang pramuniaga berkata lagi “ makanya Bu, tadi saya cek dulu ke kasir. Takudnya ibu sdh beli ternyata di kasir harganya beda”. Weleh-weleh….. masak supermarket terkenal tidak professional banget, lain harga yang dipajang lain yang di kasir. (sebel banget rasanya dan pingin jitak kepala si mas-mas pramuniaga tersebut).
Itu bukan pengalaman mengecewakan pertama kali  yang saya rasakan dengan harga-harga diskon yang tertera pada barang-barang yang dijual. Pada dasarnya saya bukanlah orang yang sampai tergila-gila dengan diskon. Bagi saya kalau barang tersebut memang saya perlukan dan lagi ada diskon apa salahnya kalau saya beli, barang dapat pun harganya lebih murah.
Beberapa hari sebelumnya saya membaca tulisan di sebuah minimarket tentang promosi susu formula yg berhadiah laptopanak-anak. Karena kebetulan susu formula tersebut adalah susu yang biasa dikonsumsi putra kedua saya maka saya tertarik dan menanyakan infonya ke mbak kasir di minimarket tersebut, tapi katanya brosurnya sedang habis. Malamnya saya cari info  promosi susu formula tersebut di internet. Ternyata untuk mendapatkan hadiah tersebut saya harus membeli susu formula tersebut sebanyak 18 kotak dalam kurun waktu pembelian sekitar 1 bulan dan harus di tempat-tempat tertentu. Gubrak….., susu sebanyak 18 kotak habis di minum si Faris berapa lama??????   Memang saya mau jualan susu formula ????? bener-bener akal-akalan supaya uang kita lebih cepat kita pindahkan ke produsen susu tersebut (sebel bangeeeeet dan kali ini pingin jitak kepala siapa ya?????)
Lain waktu saya pernah belanja dan melihat barang-barang diskon yang ditawarkan dengan iming-iming  harga mulai sekian..sekian.. .Kelihatannya sih murah, pas di cek ternyata yang harga sekian-sekian tersebut haya satu dua barang dan itu pun bukan barang yg bagus selanjutnya barang -barang yang lain yang diletakkan satu keranjang dengan barang tersebut harganya sm seperti harga  normal sebelumnya. Yang ini sih ngabisin waktu kita saja karena sibuk mencari barang yang harganya  mulai sekian-sekian tersebut.
Saya pernah terjebak dengan tulisan diskon yang gede-gedean. Ternyata setelah saya beli dan bayar di kasir harganya tidak sesuai dengan tulisan diskon yang tertera gede-gedean di depan rak barang tersebut. Ketika saya konfirmasi ternyata barang tersebut harganya di diskon jika kita telah berbelanja dengan nominal sekian-sekian.
Semua tulisan di atas tidak bermaksud supaya para pembaca tidak lagi membeli barang-barang diskon atau barang-barang yang berhadiah. Kalau memang suatu barang yang diberi lebel diskon dan berhadiah tersebut kita butuhkan silakan saja membelinya. Namun sebelum membeli ada baiknya kita teliti terlebih dahulu baik kualitas barang maupun ketentuan dan syarat yang berlaku dalam pembelian barang tersebut. Jangan sampai berharap barang murah kita dapat kwalitas yang jelek atau kita terjebak membeli barang-barang yang tidak kita perlukan. Apalagi para wanita yang sering gelap mata kalau melihat barang-barang diskon. Pada hal diskon adalah salah satu strategi pemasaran untuk menaikkan omset penjualan atau strategi penjual untuk menggusur barang-barang yang tidak laku dan kurang layak di jual karena cacat atau batas kadarluasanya hampir habis.
Selamat berbelanja dan jangan lupa…… hati2 dengan diskon!!!!!!!

0 komentar:

Post a Comment