Breaking News

06 February, 2012

Puisi-Puisi Tak Bernama


  Hmmm, jadi pengen mengumpulkan sejumlah coretan-coretan lamaku di sini. Baik-bait singkat yang dulu sering sekali aku tulis di lembaran2 buku catatan sekolah, Diktat kuliah atau nebeng di catatan belanjaan. xixixixii.....

Mohon maaf jika coretan-coretan ini ada yang berjudul dan ada yang tidak ^^

Lama sekali...
lama...
sejak terakhir kali kujumpai matamu
ponimu...tawamu...
kuhirup dalam-dalam semerbak tubuhmu
disela percakapan senja dan malam
hmmmm.....
wangi yang semenjak berwaktu-waktu lalu
kurindukan selalu
kau...
kau tepat dihadapanku
duduk disisiku
menghadang senja hanya berdua....

-------------------------------------------------------------------------

Teras..
hujan...
senja....
dingin.....
tapi,
hangat...
senyum...
tiada...hanya..
kau
aku
saling
tatap

----------------------------------------------------------------------

Harap Maklum
..bila aku, kurang pandai dan elok dalam menulis
apalagi bila harus menuliskan tentang semua rasa untukmu !
karena...
duniaku hanya penuh dengan gambar dan khayalan
yang bercampur aduk dengan kenyataan...
anehnya, entah kenapa..
aku begitu ingin menuliskan semua
yang tak mampu kusampaikan padamu,
walaupun aku sama sekali tidak canggih dalam urusan merangkai kata
jadi...harap maklum !!


--------------------------------------------------------------------

RINDUKU
rinduku,
adalah seranting kayu
yang ditumpuk menjadi
seikat keinginan
tuk segera
memandang ke dalam
kelopak matamu..

-----------------------------------------------------------------------

PERAHUKU
perahuku meliuk
arungi waktu'
alunan gemericik damai
tersirat di setiap
gelombang kehadiranmu..
akankah perahuku
membentur batu?
sambil tak peduli,
perahuku terus meluncur
nikmati indahnya
senandung hari...


SUNYI
mestinya sunyi itu keheningan
yang pekat
kosong tanpa suara
tapi kerinduan akan
orang-orang yang terkasih
adalah sunyi
yang gemerisik pada helai daun,
tanah dan udara...

Banyak rindu untukmu !


SEKUNTUM MATAHARI SENJA INI

kususuri selintas mimpi
kunikmati separuh senja
kupetikkan sekuntum matahari
untukmu...
yang kutitipkan seutas hati...
disekujur indahmu..


KERINDUAN

kujejakkan jemari hari
di atas batu kali
sambil coba nikmati..
sebuah kerinduan hati...


KAU

detik demi menit
berputar dengan cepat
tanpa pernah kita sadari,
tiba-tiba,
esok hari telah disini
sementara..
aku masih disini
dalam sebuah penantian
bilakah kau kembali?


AIRMATA
segenggam air mata sunyi
kuteteskan perlahan
sementara kau terus
percikkan riak-riak ketenangan
yang tak terperi
dalam labirin otak sepi ini...
hari ini
dan selalu,
dalam hati,abadi
dekap tanganmu di awan
nurani hati nurani

Diam Tercekam

Gelap menggantung sehitam
bayangan hariku kelam
siangku muram dan terdiam
sepintas..tampak bagai makam...
senjapun terlarut bungkam
lalu malam.....
( 24 juni 2005)

------------------------------------------------------------------------
Rindu Rindang Pepohon

sejauh tatap bersauh
senafas damai terhirup
selangit awan berarak
secerah hari tersenyum
sebentang hijau menghampar
serindang teduh pepohon
semayam rinduku biru......
(26 juni 2005)

-----------------------------------------------------------------------
Sempurna adanya

kadang sesuatu tampak lebih indah
ketika ia berada tidak pada tempatnya
sebuah ketidaksempurnaan
adalah sempurna
karena itulah adanya...

----------------------------------------------------------------------
dari dalam sini
kau dapat melihat matahari
sebentuk hati
serumpun ilalang, mirip padi...
serta bulan sabit menari-nari...

---------------------------------------------------------------------
kutempuh jarak bermil-mil
tuk menghampirimu
dan tersadar bahwa..
aku selalu membutuhkanmu
disekitar nafasku.........

--------------------------------------------------------------------

lagi, hujan iringi sepi
janji tuk jumpa hari ini
puluhan menit menanti
masih tak kunjung disini..

gila..berwaktu-waktu
tidak kunjung bertemu..
sampai ini minggu
kau baru mau...
kusangat..sangat merindu !


0 komentar:

Post a Comment