Breaking News

06 February, 2012

NENEKKU PERMATAKU


  Namaku Indra kedua adikku Rani dan Zihan. Sejak kecil ayahku sudah yatim piatu karena kedua orang tuanya meninggal pada saat peperangan merebut kembali negara Republik ini. Ayah lalu dipelihara Nenek Masitah adik dari kakek. Ayah terlahir di  Sanga-sanga, daerah yang penuh cerita tentang keheroikan penduduknya untuk mempertahankan negara dari penjajah. Sebagai  tempat berasalnya minyak bumi disana merupakan aset yang menjadi rebutan  berbagai pihak. Menurut ayah kakek ikut berjuang mengangkat senjata bersama pejuang lainnya karena setelah diproklamirkannya RI pada tanggal 17 Agustus 1945 pihak Jepang masih enggan meninggalkan Sanga-sanga. Mereka masih merasakan nikmatnya menjadi penguasa di negeri ini. Banyak kejadian-kejadian mengerikan  yang dialami penduduk pribumi. Terutama kaum hawa. Penjajah jepang terkenal dengan keganasannya. Mereka sering menculik wanita-wanita pribumi untuk dijadikan budak nafsunya.
"Nah, anak-anak kalau kalian ingin mengetahui cerita lengkapnya hari Minggu kita mengunjungi Nenek Masitah di Sanga-sanga, " ayah berkata sambil bersiap-siap shalat magrib karena azan dari mesjid sudah terdengar.

Hari minggunya seperti yang dijanjikan ayah kami pergi ke Sanga-sanga jaraknya dari Samarinda tidak terlalu jauh hanya setengah jam perjalanan kalau ditempuh lewat darat. Kalau dulu masih menggunakan kapal air sebagai alat transportasi. Sanga dalam bahasa daerah berarti digoreng.
Sanga-sanga sendiri adalah tempat pengeboran minyak mentah setelah melalui proses baru ditransfer ke Kota Balikpapan . Dulu sanga-sanga merupakan suatu wilayah yang cukup ramai penduduknya. Minyak di Sanga-sanga di kelola oleh PT. Tesoro lalu dilanjutkan oleh Pertamina.

Akhirnya kami sampai juga dirumah Nenek Masitah.
"Tok....Tok... Assalamualaikum" ayah mengetuk pintu rumah nenek.
"Waalaikum salam " sahut nenek dengan suara pelan.

" Nenek........." kami berlari memeluk nenek
Senyum bahagia menghiasi wajah nenek ketika kami berebut memeluk beliau.

" Ayo sini masuk semua duduk dekat nenek, kebetulan nenek baru menggoreng singkong hasil kebun nenek", nenek berkata sambil menyodorkan singkong gorengan beliau.

" Nek, paman Amat kemana, kok nenek tinggal sendiri ?" aku bertanya sambil menggandeng tangan nenek.
"Oh, paman Amat lagi ke Balikpapan mengurus perpanjangan stnk motornya karena pemilik awalnya sudah pindah ke Balikpapan, paman Amat sekalian mengurus balik namanya"  nenek berkata sambil mengelus kepalaku dengan sayang.

" Nek, kata ayah nenek dulu ikut berjuang ya melawan penjajah" si Rani dengan centil langsung nyelutuk .
"Iya,cu dulu semua orang ikut berjuang membela negara melawan penjajah laki-laki dan perempuan semua bisa membawa senjata, nenek berkata sambil membelai dengan sayang tangan Rani.
"Nek, kata ayah dulu penjajah suka nyulik wanita ya nek, lalu dibawa kemana nek ?" Zihan juga tidak mau ketinggalan ikut nyeletuk.

Mulailah nenek  bercerita tentang penjajahan diwaktu itu.

Waktu itu umur nenek masih 17 tahun  bersama lima orang teman Zakiah, Wulan, Parti, Jamilah, Indun nenek bersama-sama berlatih menggunakan senjata untuk melawan penjajah. Jepang adalah penjajah yang paling kejam terutama dengan wanita-wanita. Dimata mereka wanita tidak ada harganya, hanya dijadikan alat pemuas napsu. Banyak wanita diculik dan dijadikan ciki-ciki itu adalah istilah mereka untuk wanita yang dijadikan budak nafsunya. Wanita-wanita itu sering diculik saat mereka mandi disungai. Nenek masih ingat betul kejadian itu. Nenek bersama lima orang teman nenek pergi kesungai untuk mandi dan mencuci baju tiba-tiba dari semak belukar muncul dua orang jepang dengan muka merah mengagetkan kami. Rupanya mereka baru saja menegak minuman keras Sake namanya. Kami berenam kaget dibuatnya lalu kami segera berlari menyelamatkan diri karena kami sudah berlatih dengan pasukan pejuang lainnya kami menguasai sedikit technik untuk melarikan diri. Kami berenam lolos dari kejaran kedua orang Jepang tersebut. Tapi rupanya mereka tidak mau menyerah begitu saja. Sore harinya mereka mengobrak-abrik rumah penduduk untuk mencari wanita-wanita untuk dijadikan ciki-ciki. Untung saja orang tua kami sigap jadi setelah peristiwa siang itu kami langsung disembunyikan ketempat yang aman jadi kami terbebas dari tangkapan pasukan Jepang. Dua hari kemudian kami mendengar kabar mengerikan dari kampung sebelah rupanya ada seorang gadis yang berhasil mereka tangkap dan perbuatan mereka memang biadab . Gadis itu diikat kaki tangannya lalu mereka perkosa beramai-ramai sampai akhirnya gadis itu meninggal dunia lalu mereka tinggalkan begitu saja mayatnya. Amarah yang tak tertahankan bergolak dihati kami melihat kebiadan penjajah Jepang saat itu.Kami bergabung dengan pasukan pejuang lainnya. Nenek ingat komandannya bernama Asrani beliau adalah ahli strategi perang. Dibawah komandonya kami membagi pasukan  untuk melakukan penyerangan secara mendadak di semua titik malam itu tanggal 27 Januari 1946 kami bersama-sama memanggul senjata tidak ada rasa takut sama sekali desingan peluru seolah-olah nyanyian merdu ditelinga nenek. Satu persatu teman nenek berguguran begitu juga Fadillah saudara nenek yang merupakan kakek kandungku. Nenek sendiri juga kena pecahan peluru dikakinya jadi sampai sekarang kaki nenek menderita cacat. Saat itu ibunya ayah nenek Marni sedang mengandung besar dan saatnya akan melahirkan. Tepat saat kakek Fadilah menghembuskan nafas terakhirnya ayah dilahirkan oleh nenek Marni. Karena kondisi nenek Marni memang sedang sakit-sakitan  dua jam setelah persalinan nenek Marni juga menghembuskan nafas terakhirnya. Nenek Masitah adalah pejuang yang hebat, bagi negara dan bagi keluarganya dalam kesakitannya nenek berusaha untuk bangkit dan berhasil selamat . Akhirnya perjuangan rakyat sanga-sanga berhasil melawan penjajah. Sanga-sanga kembali dikuasai Republik Indonesia kedaulatan negeri ini ditentukan oleh darah dan nyawa pejuang.

Aku sungguh bangga dengan nenekku sampai saat ini beliau tetap tidak mau dikatakan pejuang baginya berjuang adalah kewajiban beliau tidak perlu tanda jasa berkali-kali teman-temannya membujuk agar nenek Masitah didaftarkan sebagai pejuang agar mendapat santunan dari pemerintah namun beliau tetap tegas menolak.Bagi beliau perjuangan adalah ibadah biar Sang Khalik yang menentukan imbalannya cucuran darah dan nyawa kawan-kawannya adalah pengorbanan terbesar tak layak beliau menerima imbalan darinya sebagai petani beliau sudah sangat bersyukur bisa menyekolahkan ayah dan paman Amat yang merupakan anak angkat beliau.

11 komentar:

Sindonews said...

Yah.... aku jadi teringat tentang nenek... :(


Wisata Kuliner Jasa Tulis Artikel Teknologi Dunia

Situs Travelling said...

Sangat sedih pas membacanya, jadi teringat nenekku juga yang sudah di alam sana :'(


Yummy... It's so delicious mam :)


Kuliner Batu Malang | Elbaihaki

chenlina said...

chenlina20160129
louis vuitton handbags
ray ban sunglasses
coach outlet
toms shoes
ray ban sunglasses
abercrombie and fitch
coach outlet store online
louis vuitton outlet
cheap toms
air max uk
abercrombie and fitch
p90x
coach outlet store online
abercrombie outlet
tory burch outlet
uggs for women
oakley sunglasses
abercrombie & fitch
louis vuitton handbags
ugg boots
kobe bryant shoes
polo ralph lauren
vans shoes sale
michael kors outlet online
ray ban sunglasses
jordan retro 11
michael kors handbags
michael kors uk
abercrombie and fitch new york
nike huarache shoes
ray ban sunglasses
abercrombie outlet
ray ban sunglasses outlet
cheap oakley sunglasses
hollister shirts
coach outlet
polo ralph lauren
ralph lauren uk
michael kors outlet
replica watches
as

Junda Xu said...

20160324 junda
air jordan uk
under armour shoes
louis vuitton uk
ray bans
supra shoes
michael kors outlet
nike huarache trainers
designer bags
fitflops clearance
coach outlet
ray ban outlet
ghd flat iron
michael kors outlet
coach outlet online
ray ban
ralph lauren outlet
running shoes
coach outlet
michael kors outlet online
omega watches
ralph lauren outlet
timberland outlet
fitflop uk
ralph lauren outlet
coach factory outlet
gucci borse
fitflops
nike air max
prada handbags
michael kors uk
toms outlet
omega seamaster
polo ralph lauren
cheap oakley sunglasses
ray ban sunglasses
cheap uggs
christian louboutin
nike air max
chaussure louboutin
coach outlet

John said...

coach outlet store online
uggs
moncler jackets
north face jackets
cheap uggs
coach factory outlet online
louis vuitton purse
rolex watches
louboutin outlet
yeezy boost
20161013yuanyuan

mmjiaxin said...

nike air max thea
nfl jerseys from china
michael kors outlet online
hogan outlet online
yeezy boost 350
michael kors handbags
michael kors handbags
longchamp outlet
chrome hearts wholesale
air jordan retro

Gege Dai said...

michael kors handbags
mont blanc pens
moncler coats
michael kors factory outlet
nike air max 2015
hollister clothing
true religion outlet
oakley sunglasses wholesale
cheap mlb jerseys
cheap nhl jerseys
20161129lck

chenlina said...

true religion sale
ugg boots
louis vuitton outlet
christian louboutin heels
ray ban pas cher
fitflops sandals
nike air max pas cher
north face jackets
adidas trainers
nike outlet store
chenlina20170206

Gege Dai said...

michael kors outlet
beats by dr dre
kate spade
true religion outlet
true religion jeans
oakley sunglasses
giuseppe zanotti outlet
tiffany jewelry
louis vuitton outlet
fitflops shoes
20170217lck

raybanoutlet001 said...

cheap jordan shoes
washington redskins jerseys
michael kors
cheap basketball shoes
eagles jerseys
north face
reebok shoes
ralph lauren pas cher
michael kors uk
michael kors outlet store

LCc 03 said...

longchamp handbags
michael kors
air jordan
adidas online shop
af1
michael kors factory outlet
true religion
michael kors factory outlet
authentic jordans
adidas tubular runner

Post a Comment