Breaking News

17 February, 2012

MINTA ITU NAH....


 By Mahabbah El-ahMead  

Dengan wajah agak lusu, tingkahnya yang memelas...

"Minta itu bu" kata anak itu dengan menganyunkan telunjuknya
" Minta apa sayang " kata ku
" minta jajan itu bu, perutku lapar, tadi malam nggak sempat saur" kata anak itu

air mataku menetes sembari aku mendekat ,ku elus kepalanya dan ku rangkul, sesak rasanya hati ini, aku membayangkan nasib anak ini, disekian banyaknya anak yatim dan dhuafa bersamaku.
1000 anak dhuafa dan anak yatim berbuka bersama dengan jajaran pengurus salimah.

"assalamuallaikum" suara ibu berbaju hijau menyapaku
"Walaikumsalam" jawabku
"Apa kabar bu"? tanyaku
"Alhamdulillah baik baik bu" kata ibu itu
"Ibu tinggal dimana"? kataku
"Tinggal di panglima Nur" kata ibu
"Saya janda beranak 4 bu...."ini yang kubawa anak yang terahir, yang pertama udah menikah" kata ibu itu
"Srek...bunyi orang mendekatiku...
"Ini ibu ya yang mengantari gas elpiji langgananmu itu loh bu, yang biasanya jadi guru ngaji tanpa bayaran di bengkuring itu" kata ibu yang mendekat aku itu
ternyata aku menatap wajah suara ibu yang menyambung pertayaan ibu itu, ternyata adalah orang yang lebih akrap dengan aku...ibu ini yang sering membatu aku dalam kerjaan rumah tangga.
" ini bu saya hanya ibu yang ngajar ngaji, kalau nggak ada gajiah ya, makan seadanya" sambil matanya berkaca kaca.
"Sabar ya bu"? kataku
" Mau cari kerjaan bu untuk menyambung hidup" kata ibu itu
" Sabar bu " Kataku
Sembari tetes air mata membasahi pipiku, tak tahan melihat nasib janda ini, kupersilahkan ibu ini duduk bersama para dhuafa dan anak yatim disana.

Kasian nasib para janda dan dhuafa, yang kurang diperhatikan pemerintah....
Mudah-mudahan Allah memberikan rijki yang luas untuk para janda dan dhuafa, rasanya di setiap tahun pasti bertambahnya janda dan dhuafa, terbanyak karena kena musibah kebakaran yang tak punya tempat tinggal, dia hidup di pelantara bertutupkan sehelai tenda, berhembusan angin dan bercampur suara binatang di malam hari.Dimusim hujan dingin yang menggigil menyerngat tubuhnya.

semoga kita bisa mendekati dan menyantuni para dhuafa dan yatim piatu, disanalah peluang kita untuk memperbanyak amal, mengingat dan merasakan betapa susah dan derita mereka.

0 komentar:

Post a Comment