Breaking News

10 February, 2012

MILIH CALON AYAH AH...!


 By Archa Bella 

Doa seorang anak....:P

HOAAAAAMMM....setelah lama tidak menulis dan demi membaca postingan status yang sekarang jaditrending topic di IIDN,perkenankan saya menulis ini terutama untuk mbak-mbak yang masih single,akan menjadi single dan single moms...mohon dikritik seperti biasa,karena tulisan ArchaBella yah begini inieh....huhuhu..:'( #mewek.

Dulu ... jaman-jaman gue masih sweet and langsing (wkwkwkw#timpuk karung beras) and single, gue termasuk type cewek yg guaaammmpaaaannggg jatuh hati ama cowok (sekarang,emm..iya juga sihh..ahem..hatzyiii!).
Tapi cuman sekedar mengagumi dari jauh,melirik-lirik (untung ga kebablasan mpe juling),dan ngirimin sign-sign jelas supaya tuh orang bisa nangkep sinyal-sinyal dari gue (ga harus joget india diantara pu’un-pu’un kaleee!).

Asli Serius!Jadi kalau ada cowo yang (terutama) kalem,manis,cute,cool,dan ga banyak tingkah,selalu berhasil menyedot perhatian gue.
Aaarrggh..penasaraaannn!!! (Therlhalhu! #bang Rhoma mencak-mencak)..Sungguh mati aku jadi penasaraaaaan..#malah nyanyi!

Jadi dulu tuh jaman kuliah, gue naksir temen sejurusan sama gue,pinter ngegambar abis!
So,kalo ada tugas bikin sketch bangunan dan harus dikumpulin sebanyak 100 lembar A3 dengan gambar yang berbeda,so dengan tampang sok imut (hoeekks#najeez),aku deketin tuh cowo dan minta dibantuin bikinin 25 sketch aja...(hoii!!itu banyak hoii!!!enak-enakan!).
Dan dia dengan rela,bikinin tugas gue,padahal dia juga punya tugas yang sama.Sampai-sampai rela nyatronin rumah gue tiap hari ,7 hari dalam seminggu ,tanpa pernah bolos,selama 1 semester,cuma buat ngegambarin...(wakakakakk..untung digue,buntung di die..qiqiqiq).

Sampai-sampai nyokap gue udah kebau-bauan dia duluan sebelum tuh cowo nongol ke rumah gue,kata beliau:”Kayanya sekitar 5 menit lagi,si Adi bakal nongol neh,baunya udah sampai kesini”.#gubraxxx,kejengkang!.Saking seringnya.:p

Ada lagi temen satu kursus bahasa asing yang profesinya dokter muda.Waktu itu gue masih SMA,dia udah jadi dokter.Wow,wow..tampangnya cute abis,bener-bener laki-laki idaman menurut penglihatan mata gue yang sipit dan cuman segaris kaya poocha ini apalagi kalo ketawa.
Udah putih,bersih,pakaiannya rapi,ganteng,matanya belok.jago bahasa,dan kalo sama gue selalu ramah.Padahal kalo dikelas juteknya ga ketulungan.Tapi ga tau kenapa,kalo berhadapan sama gue,selalu simpatik,dan bikin hatiku kaya diguyur air es..ademmm...ahemm (tersipu-sipu ngebayangin)..#hoiii..sadar hoi!
Senyumnya boww!!,bikin tanaman putri malu pada nyungsep..saking malunya..karena bikin klepek-klepek..(asli ga lebay).
Nah, I liked him! Yachhh ... nothing serious, yg pasti gak sampe doain semoga dia jadi pacar gue (hehe), sedikit flirt mungkin kadang-kadang (hasyah), but mostly just normal talks kalau lagi ada. Why did I like him?
 Karena he treated me different! Dia jutek nan galak ama orang lain, tapi gak pernah begitu sama gue, malah sering becanda kalo ngomong ama gue. I felt special! Duh ... cewek tuh emang gitu yach. Cwapee dweehhh!

Most girls, like me, jatuh cinta karena diberlakukan berbeda dari cewek-cewek lain. Mungkin si cowok rajin memuji atau rajin ngasih boncengan ke sekolah/kantor atau rajin bantuin bikin PR atau hobby sms-an ,dll.
Kita yg cewek langsung berpikir ,"Yesh!! I like him! I love him! I cannot live without him!". Waktu kita jatuh cinta ama cowok, we think only about ourselves, tul gak?
He is so kind to ME. He is so gentle with ME. He loves ME. He is sensitive to MY feelings. Pokoknya, me myself and I! Yg penting dia baik ama gue, yg penting dia nanti pasti akan menjadi suami yg baik untuk gue, yg penting dia cinta gue.Ga peduli dia pemarah sama orang lain,tukang berkelahi,ga pernah sembahyang,sholat ,whatever,yang penting,aku nyaman sama dia dan dia memperlakukan ku sangat-sangat baik.Tapi pernahkah anda berpikir:
"Is he the kind of man who you think would be a good father for your children?". 

Kita jaraaaannnnngggg sekali berpikir tentang masa depan,"How would he treat our children?" atau mungkin kita REFUSE to think of how he would treat our children karena kita takut we would see something we don't like? Maybe.
Kita takut mau berpikir yang ngga-ngga.Ah itu urusan nanti,yang penting sekarang kita fine-fine aja,happy-happy aja.
Tapi pertanyaan itu stuck di otak gue. Tiap kali gue suka atau jatuh hati sama seseorang, gue langsung berpikir "Will he be a good father for my children?". Setelah ditanyakan seperti itu, gue sepertinya disadarkan kalo I am responsible not only for my own life, but also for the life I will create for my children, dan itu termasuk memilih AYAH TERBAIK untuk mereka. 

Memilih pasangan hidup ... yup, I purposefully use the word 'memilih' karena I don't believe in JODOH.
Gue gak percaya Tuhan ciptakan 1 specific man JUST FOR me.
Nope! Gue percaya Tuhan akan tunjukkan pria yg menurutNya baik utk kita,  and kita dikasih FREE WILL to choose this man or that man, or the man of our own choice. Kalo udah memilih, we must work on that relationship supaya bisa bertumbuh, dan cinta bisa makin mendalam di antara kita and for God. Kalo kita menikahi pria yg tak baik, well then we must bear the consequences of our own choice.

 Once we are married, we are married ,gak ada yg namanya 'salah memilih' ,jangan salahkan Tuhan juga kalo kita menikahi cowok yg tak baik, because God didn't create that man for you! He created all men (and women) for Himself .
Kalau kita married ama seseorang, itu artinya Tuhan 'pinjemin' orang itu ke kita (until Tuhan ambil kembalithrough death).
So, back to topic ... memilih pasangan hidup harus bijaksana. Jangan berhenti hanya di 'Will he be a good & godly husband for me?", teruskan pertanyaan itu dengan "Will he be a good and godly father for my children?". 

Yach samalah kayak kita cewek2, kalo lagi pedekate kan kita juga jaim, tul gak? Biasanya kalo makan di rumah kita duduk gaya abang-abang lagi nongkrong di warteg, begitu di depan si gebetan langsung duduk manis ala cinderella. Biasanya di rumah pake kaus kutang, di depan dia pake cute dresses. Biasanya di rumah jalan sana sini sambil ileran ndlewer-ndlewer (lebay dikit), di depan dia berdandan super manis. My point is waktu kita sedang berusaha memenangkan hati seseorang, we are not ourselves. Karena itu, melihat how a guy treats you when he is trying to win your heart over is not a good indication of how your life (and your children's) will be like in the future!
Kita melihat pasangan yang memperlakukan kita atau bersikap  itu cerminan dia memperlakukan anak2nya kelak! 

Girls, perhatikan statistik di bawah ini:
- Anak2 cewek yg tumbuh dewasa tanpa ayah 2.5 kali lebih besar kemungkinannya utk hamil di luar nikah, dan 53% lebih besar kemungkinannya utk bunuh diri.
- Anak2 cowok yg tumbuh tanpa ayah, 63% lebih besar kemungkinannya utk kabur dari rumah dan 37% lebih besar kemungkinannya utk mabuk2an and narkoba2an
-Anak2 cewek and cowok yg tumbuh dewasa tanpa involvment (dalam arti ayah ada di rumah tapi gak involve dalam kehidupan anak-anaknya), dua kali lebih besar kemungkinannya utk drop out dari sekolah, dua kali lebih besar kemungkinannya utk melakukan tindakan kriminal, dan 4 kali lebih besar kemungkinannya memiliki masalah emosional dan behavioral.(Children Centre Statistics)

SEREM GAK SIH??? Anak2 memerlukan ayah utk tumbuh dewasa. Hanya ayah yg bisa membuat anak laki-lakinya menjadi pria dewasa. Only fathers can make his little girl women. Mothers can't do that. My point is, girls ,waktu memilih pasangan hidup, ingatlah “You are not choosing just for yourself, tapi juga for your children”. You are responsible of giving them a good and godly daddy! 


1.Dgn kriteria di bawah ini, I am NOT saying kita harus mencari yg PERFECT because we are all SINNERS, we are all IMPERFECT. Kita juga tidak sempurna dan banyak dosa.Jadi,jangan ngarepin dapat calon ayah yg juga perfect, or you will be very dissapointed indeed!
Remember: only GOD is perfect! So, in my opinion ... a godly father itu adalah seorang ayah who is imperfect, but worships the perfect God!,intinya takut akan Allah,Tuhan.

2. SEBELUM kita 'mencari' a godly daddy for our future children ... tanya diri sendiri dulu, "Do I have the qualities of a godly mommy for my future children?". Kalo belum,well, benah diri sendiri dulu kali yach...hatzyiii.

3.Karena gue tau ada cewek-cewek yg mungkin baca artikel in berpikir "Ah! Ini hanya utk orang yg perfect! Untuk kisah cinta yg sempurna!  Kalo gw sih, cowok gw emang gak perfect, tapi dia pasti bisa berubah utk gue. Again, gue yakin GAK ada cowok yg 100% seperti kriteria2 di bawah ini.
Contohnya begini:
You like a guy. He is godly etc etc etc, and you pray for him, and you hear that God thinks he is very good for you. Nah, you open your eyes and ears very very wide utk melihat karakter dia. Eh, ternyata setelah dilihat-lihat ternyata dia pemarah orangnya.
Wahhh gimana donk nih yach? Will he be a good father? Characternya yg lain udah ok ... cuman nih dia pemarah. Well, then mendekatlah pada Tuhan, and see him through God's eyes.
Pemarahnya seperti apa? Apakah sampe banting-banting barang? Apakah sampe mukulin orang? Segala macam binatang keluar dari bibirnya? Apakah berada di dekat dia bikin hati dag dig dug terus-terusan? takut salah ngomong sedikit dia langsung ngamuk-ngamuk kayak banteng kesulut ekornya? or  dia gampang marah, tapi marahnya, misalnya begitu marah dia ngerocos pergi but he will come back in 10 minutes and ask for forgiveness?
YG PASTI: apakah dia sadar dia punya masalah dgn sifatnya yg pemarah itu? Does he seek help? Is he trying to change? Kalau jawabannya iya ... Nah, menurut gue, it means orang ini sedang dibentuk Tuhan, dan proses itu butuh waktu. Dengan orang yg seperti ini, kita sebagai cewek bisa membantu mendoakan dan mengingatkan. Point is deket-deket deh ama Tuhan, ask Him for wisdom. =) 

 Kebanyakan ayah-ayah sekarang cuman tau satu hal: memenuhi kebutuhan physical anak-anaknya - yg emang bener, ini tugas bokap juga ... tapi banyak yg lupa kalo kebutuhan spiritual anak-anak juga kudu dipenuhi. Bagaimana cara para ayah memenuhi kebutuhan spiritual anak-anaknya? 

1. By living according to the Word of God! Percuma di mulut keluar ayat-ayat Kitab suci terus kalo hidupnya gak deket ama Tuhan! Anak2 bisa melihat kemunafikan! 

2. By teaching them the Word of God, and how to live according to the Word of God : membangun mezbah keluarga, mendoakan mereka, memberkati mereka (ayo coba pernah gak denger bokap yg bilang "Son, you will grow up to be a man after God's own heart!" Jarang kan? Atau gak pernah?)

3. By guiding them away dari kebobrokan dunia ini. 
Satu hal yang sangat amat bikin gue sedih nih utk bokap-bokap jaman sekarang yg ga peduli sama anak-anak yang dititipkan Tuhan sama dia.Gue liat selama ini, mereka jaraaaanggg sekali buka mulut waktu anak-anaknya berbuat yg menyedihkan hati. Anaknya keluar malam ga pulang-pulang,didiemin, gak ngomong apa-apa. Anaknya hamil di luar nikah, adem - adem aja. Anaknya yg umur 5 tahun nonton video clip Britney Spears, malah ikutan nonton #parah beud!. ADUHHH ... fathers! You are killing your children spiritually!

-So..kita bisa memaklumi kalo kita punya pacar pemarah,tapi apakah kita tega kalo anak kita dikasarin?Numpahin air digelas dikit aja ,langsung disabet pake kemoceng,tegakah kita melihat semua itu?
-Okeylah,ga papa pacar gue ngerokok 3 bungkus perhari,tapi tahankah kita melihat bayi kita yang ga berdosa menghirup asap beracun itu setiap hari? Tegakah kita sebagai seorang ibu,anaknya sudah menderita alergi semenjak usia dini,gara-gara lingkungannya sudah ga sehat sejak awal dia dilahirkan,bahkan ketika dia dalam kandungan?
-Ah,...maklum dia suka main game sampai dini hari.Tapi sabarkan anda,kalo itu terbawa sampai anaknya sudah besar bahkan rebutan sama anak hanya demi sebuah Game,PS, apapun itu? Betapa kurang dewasa kalo masih ada seorang ayah yang mengunggulkan kesenangannya sendiri diatas kepentingan buah hatinya.Dimanakah Quality of Life among his children and family kalo sibuk berkutat dengan hobinya tanpa melihat “dengan siapa dirinya hidup”.
-belum hal-hal yang sejak dini sudah berpotensi untuk jadi api...hmmm syerem
-dll,dsb.

So,disini saya tidak akan mengejudge siapapun.Tapi hidup ,pasangan dan masa depanmu akan seperti apa adalah sebuah pilihan.Terutama yang akan menikah dan sedang taaruf,atau sedang mencari jodoh.Alangkah baiknya untuk mempertimbangkan ini semua,sehingga semua kesusahan dan hambatan didepan lebih bisa diminimalisir.Be Wise and Dewasalah.Sebab saya dan mungkin semua ibu-ibu disini serta Allah sendiri sangat membenci perceraian.Mudah-mudahan,semua jalan didepan dilancarkan dan dimuluskan.Amin.

LUV AND HUG..
ArchaBella

 (terinspirasi dari tulisan Ershinta dan diolah dengan gaya Archa Bella)








0 komentar:

Post a Comment