Breaking News

06 February, 2012

Memberi dan Menerima


  Dialah yang menjadikan orang tertawa dan menangis
Dialah yang mematikan dan menghidupkan
Dialah yang menciptakan pasangan laki-laki dan perempuan
Dialah yang  memberikan kekayaan dan .............

temans, jika kalian diminta untuk mengisi  titik titik diatas, apa yang terpikir oleh kalian??
Yap!! Sebagian besar akan berpikir untuk mengisinya dengan kata “KEMISKINAN” .
padahal, taukah teman? Apa bahasa redaksional dari titik titik diatas?? Ternyata sama sekali bukan kata kemiskinan, tapi “KECUKUPAN”
yuuukk, silahkan buka qur’an surat An Najm ayat 43-48, review lagi ya..

Dialah yang menjadikan orang tertawa dan menangis
Dialah yang mematikan dan menghidupkan
Dialah yang menciptakan pasangan laki-laki dan perempuan
Dialah yang  memberikan KEKAYAAN dan KECUKUPAN ..

Masya Allah..ternyata menurut bahasa al qur’an ALLAH tidak memberikan kemiskinan, Allah hanya memberi kekayaan dan kecukupan untuk hambaNya, pilihannya hanya dua KAYA atau CUKUP!!!

Gmn bisa cukup, jika  pendapatan bisa selalu dipastikan lebih kecil dari pengeluaran? Beli susu anak, diapers, bayar tagihan ini, itu,bayar uang sekolah anak, belanja bulanan, belum lagi ada tunggakan hutang,sakit melanda dll
yang pasti dalam hitungan matematis, sudah pasti hasilnya minus.alias harus nombok..

Gmn bisa cukup??apalagi kaya???

Ya, memang ga akan pernah cukup, hingga tulang terbanting banting, ngilu menusuk punggung, jika apa yang kita usahakan masih jauuuuuh dari sekedar kata CUKUP dalam hidup.

Padahal sesungguhya, tanpa kita sadari, kemiskinan terlahir justru oleh kita sendiri..terbentuk oleh stimulus ketidak cukupan, dibesarkan oleh  himpitan hidup, dipengaruhi oleh pikiran sempit dan picik tentang ketidakadilan sang pencipta, dan berakhir dalam ratapan nasib.

“Lalu apa yang salah??takdir kami memang begini, kami sudah berusaha semampu kami hingga pagi bertemu pagi, tapi keadaan kami masih seperi ini..”

Masya allah, Sang Razzaq tidak pernah Bakhil, sekali lagi dia tidak pernah memberikan kemiskinan bagi hambaNya.

Temans pernahkah kita tengok diri kita dalam-dalam??? Sekedar bertanya tentang kabar keimanan??tentang permasalahan lingkar diri kita yag masih jauh dari kata MENDEKAT dengan sang Razzaq?
kita ternyata masih sering lalai dari kata syukur yang pada akhirnya menjauhkan kita dari  Kecukupan,
kita masih sering menggerutu saat saudara kita lupa membantu kondisi kita,
kita masih sering lupa berterima kasih atas tiap kebaikan orang lain,
kita masih jarang menghiasi  malam dengan berkencan denganNya,
kita tidak pernah mengetuk pintu rezekiNya saat dhuha datang,
kita tidak pernah sempat membuka lembaran tilawah, karena kesibukan kita.
Karena kita terlalu sibuk..terlalu sibuk, mengais rizki tanpa peduli permasalahan lingkar diri.
Kita terlalu sibuk mengejar pendapatan tapi lupa mengejar makna kesyukuran.
Kita hanya memantaskan diri melalui usaha tanpa henti, tapi lupa memantaskan diri dihadapan illahi.

Temans, tengoklah dalam dalam kondisi hati,
saat sempit melanda mintalah lapang dengan ketundukan hati padaNya,
mungkin kita lupa bersedekah, hingga harta kita tidak barakah.
Mungkin kita lupa sekedar tersenyum dipagi hari, karena terpikir susu dan diapers anak,
mungkin kita lupa berpikir bijak, saat saudara kita membeli barang yang kita impikan, m
mungkin kita lupa menghargai  simpati orang lain dengan terima kasih tulus.


Berikut ada tips untuk mengatasi lingkar diri, dari seorang temans yang berhasil mengatasi kesempitan hidupnya, cekidot ya :
  1. Membiasakan diri dengan memberi
     Dalam seminggu ada satu hari dimana kita harus selalu memberikan apa yang kita punya pada orang lain (entah        
     makanan, pakaian, uang, atau bentuk lain) dan harus rutin!!!

2. Membiasakan diri untuk shalat dimesjid berjamaah (bagi laki – laki) terutama subuh

3. Membiasakan diri tilawah sesibuk apapun kondisinya.

4.Membiasakan shalat dhuha setiap hari

5.Membiasakan dzikir pagi dan sore setiap hari
6.Membiasakan shalat malam paling tidak seminggu sekali (bagi yang telah menikah) jika rutin lebih baik.

7.Membiasakan diri dengan tersenyum dipagi hari (bagian dari sedekah juga lhoo)

Selanjutnya..ikhtiar dan terus ikhtiar..

sekali lagi sang Razzaq tidak pernah memberikan kita kemiskinan..pilihannya hanya dua, KAYA atau CUKUP!!!

Selamat manjadikan hari-hari terakhir ramadhan sebagai pengentas kesempitan!!! Kesempitan jiwa dan kesempitan dunia.

Salam semangat pagi..Allahu Akbar

21 agustus 2011 / 21 ramadhan 1432 h


Abis dapet materi  resensi buku 7 keajaiban rezeki karya  ippoh santosa, hiiiiii...belum baca bukunya si..tapi materinya aja keren gmn bukunya.
Mohon maaf jika ga berkenan ya, moga jadi media pengingat diri.


0 komentar:

Post a Comment