Breaking News

22 February, 2012

Make a Great Book from Simple Idea

Bicara tentang teh Iin, Indari Mastuti, adalah cerita tentang ide yang tak pernah putus. Segala sesuatu dalam hidup kesehariannya menjadi ide yang bisa menghasilkan tulisan yang tiba-tiba terbit dalam format buku, dan hebatnya, ibu satu ini selalu menginspirasi para ibu belia (dan tua atau setengah tua, hehehe) untuk juga menulis buku seperti dirinya.
Maka pagi ini, dimulai jam 9 (jujur, saya terlambat hampir satu jam :D), mbak Dydie dan sekitar dua puluh orang anggota Ibu-ibu Doyan Nulis wilayah Bandung berkumpul di museum Geologi dalam rangka "ketemuan" dengan teh Iin yang super woman ini untuk mendengarkannya berbicara tentang bagaimana tips dan saran untuk membuat ide sederhana menjadi sebuah buku yang luar biasa.
Pertemuan yang menarik karena penjelasan teh Iin memang sangat memotivasi ibu-ibu untuk menulis. Dan kalau mau diambil satu kesimpulan penting dari pertemuan ini ternyata adalah bahwa setiap orang yang ingin bukunya diterbitkan haruslah melakukan 3 M, yaitu "Menulis, Menulis dan Menulis", ahhhahaha.
Memang iya sih, untuk kegiatan olah pena, setiap ide yang melintas semestinya memang segera dituangkan dalam bentuk tulisan utuh, atau kita akan segera melupakan ide tersebut. Dan harap dicatat baik-baik bahwa setiap ide, selama hanya berada di dalam benak dan tidak dituliskan, akan tetap berupa impian dan bukan kenyataan.
Lho, bagaimana kita bisa menuliskan sesuatu kalau idenya saja sudah sulit didapat?
Hmm ide, ini problem umum. Padahal kalau kita mau berpikir sederhana dan tidak terlalu melambung jauh, kita akan segera menemukan ide itu dan terkejut karena ternyata ide itu berantakan dimana-mana, teronggok dalam keadaan siap pakai!
Ya, tapi dimana? Kok sudah berupaya setengah mati mencari ide, otak malah jadi mumet, pusing, dan akhirnya memutuskan untuk membuang cita-cita menerbitkan sebuah karya.
Bukannya kita hidup dalam dunia penuh warna? Bukannya setiap hari kita melihat segala sesuatu yang berbeda? Bukankah itu semua sumber ide yang luar biasa dan siap pakai?
Fiuh, pagi tadi Teh Iin sudah  berbagi pengalaman yang sangat baik untuk memotivasi kita menulis. Decision maker-nya?? Siapa lagi kalau bukan kita sendiri?
So, tunggu apa lagi. Mulai dari sekarang, go...go...go...mari menulis.

Thanks teh Iin, jangan bosan sharing ya.

0 komentar:

Post a Comment