Breaking News

06 February, 2012

Kriting KriwiL


  Kutatap wajah mungilnya yang sedang tertidur pulas, seharian ini..ada saja polahnya yang membuatku geleng2 kepala..dari mulai mencampur bedak + pelembab wajah dengan media sprei, mencampur susu kental manis dengan gula + tepung maizena, terjatuh dari sepeda, menumpahkan cuka pempek, memindahkan semua barang dari tempatnya semula, dan yang terakhir meracik obat, mencampurnya dengan minyak kayuputih, lalu meminumnya…ck..ck..ck..entah darimana ia dapat obat yang selalu kusimpan pada tempatnya itu. kutatap wajah mungilnya yang sedang tertidur..lelap sekali.

Ingatanku melayang pada 4.5 tahun yang lalu..saat 2 garis merah itu membuat hatiku mengharu..subhanallah..walhamdulillah, aku hamil!!!

Ini kehamilan keempat untukku, setelah sebelumnya  janin yang kukandung mengalami keguguran.. kehamilanku kali ini, boleh jadi penuh dengan ujian,15 minggu dalam kandungan, aku harus menerima kenyataan bahwa bapakku tercinta meninggal dunia..berat sekali saat itu, kondisi fisik dan psikisku berada pada ambang  drop. Yang kuingat jelas..saat itulah aku belajar untuk pasrah dan ikhlas, dengan meningkatkan intensitas ibadah, shalat malam, shalat sunnah, tilawah, dan mengulang2 bacaan qur’an dan menambah hapalan adalah obat terbaik.. kadangkala si janin menendang, jika waktunya shalat datang..atau ia bisa seketika tenang ..saat aku membacakan dan mengulang ulang hapalan qur’an..kusibukkan diriku untuk fokus mengurus 2 kakaknya, makin aktif mengisi kajian pekanan, mengisi taklim ibu2, hingga berjualan pakaian.

Saat usianya 25 minggu, aku pernah tersetrum listrik dirumah teman saat mengisi kajian pekanan,  semua teman2ku panik..namun alhamdulillah aku dan janin tak mengalami masalah berarti. Yang paling heboh, saat usianya 30 minggu, aku kena penyakit gondongan, penyakit yang disebabkan virus ini, konon katanya mampu membuat kerusakan janin atau membuatnya cacat, jika terinfeksi. Namun anehnya, aku mampu tetap tenang, emosiku tetap stabil, hingga pikiran2 buruk itu tak pernah melintas dalam otakku. Ibuku yang bidan panik luar biasa..dokter kandungannya apalagi..tapi alhamdulillah..setelah pemeriksaan intensif, tak ada masalah berarti pada kondisi si janin…subhanallah..walhamdulillah..

Mendekati usia kelahiran, aku makin giat meningkatkan intensitas ibadah, menghadapi dan mengurus 2 kakaknya pun terasa lebih mudah, aku merasa makin sabar, mesqi tak dibantu oleh tenaga ART. bolak balik naik motor mengantar jemput abangnya selalu kujalani dengan ceria, dan itu kulakukan dengan perut yang makin membuncit, kehamilanku bukan alasan untuk berkeluh, berleyeh ataupun bermalas. Dengan kondisi perutku yang makin “berat”, Aku sukses mengkhatamkan qur’an sebanyak 11 kali..

Dan kini..4.5 tahun usianya. Alhamdulillah terlahir sempurna meski aku pernah terinfeksi gondongan dan tersetrum listrik..rambutnya kriting kriwil, padahal aku dan suamiku tak membawa gen rambut kriting kriwil. Itu pula yang selalu menjadi candaan untukku dan suami, bahwa jangan2, rambut kriwilnya ada hubungannya dengan tersetrum listrik..(hehehehe) wallahu a’lam..

4.5 tahun usianya, kini ia telah pandai membaca dan menulis (tanpa pernah kuikutkan les apapun) serta membaca qur’an..bahkan hapalannya pun sudah sampai surat al – lail, lengkap dengan kaidah tajwid.
Namun..motorik kasarnya yang berkembang pesat, membuatnya jadi anak yang sangat aktif luar biasa, selalu ingin mencoba, berlari, melompat, berguling, tak jarang membuat emosiku tak terkendali..

Sikap kritisnya kadang tak mampu kujawab dengan bahasanya. pilihan kata2nya ketika berkomunikasi, kecerdasan emosinya, daya tangkapnya yang luar biasa, seringkali membuatku luluh lantak tak berdaya.

Seperti hari ini…kekesalanku atas semua aktifitasnya..dijawab dengan pertanyaan :
“umi, aku mau tanya, kenapa cuma orang tua yang boleh marahin anak??kalo anak2 boleh apa ga marahin orangtua??”
Atau ketika mendengar doanya saat maghrib tadi..
“Ya Allah..jadikanlah aku anak yang patuh..jadikanlah aku anak yang soleha, matikanlah aku khusnul khotimah..ampunilah aku ya Allah..”

Kutatap lagi wajahnya yang cantik, kubelai rambut kriwilnya..sambil kubisiki seuntai doa ditelinganya..
“Safina Nayla Husna..menjadilah seperti bidadari nak..hiasi dirimu dengan kemuliaan akhlak dan indahnya kekuatan prinsip dalam janji tauhidmu..bergeraklah, hingga setiap gerakanmu menjadi kerinduan yang dinanti oleh ummat kelak..berlarilah, hingga kau mampu memetik bintang, melompatlah..dan jangan berhenti hingga lompatanmu meninggalkan jenak kebaikan…amiiin”

Dan hari –hari selanjutnya..adalah hari2 menakjubkan buatku…
takjub yang membuatku bahagia menjadi perempuan..
takjub yang membuatku bersyukur menjadi ibu..
takjub yang membuatku berbakti menjadi seorang anak..
takjub yang membuatku bersabar dalam indahnya tanggung jawab sebagai orangtua.

(seperti diceritakan oleh; Faradisa Riza Melasari – ibu dari 4 orang anak)

0 komentar:

Post a Comment