Breaking News

06 February, 2012

KMO OFFLINE….sesuatu banget ….



Buat saya, ikutan KMO Offline itu sesuatu banget (pinjam istilah Syahrini) karena  selain bisa menimba ilmu tentang penulisan buku pada Teh Indari juga sebagai ajang bertemu dengan ibu-ibu  yang punya minat yang sama dengan saya. Syukur-syukur bertemu teman seperjuangan. Dan…ternyata benar saudara-saudara…. Dari semula saya sudah dapat satu korban yang kompak dengan saya, yaitu Teh Yanti Nti yang ceria. Berhubung letak rumah kita yang tidak jauh, untuk pergi ke kantor Indscript kita janjian  pergi bareng. Dan… tidak diduga, tidak dinyana, saya dan Teh Yanti ternyata kompak memakai baju dengan warna yang sama yaitu orange dengan alasan yang berbeda tentunya, kalau Teh Yanti memang sedang doyan warna orange, nah kalo saya karena memang sudah tidak ada pilihan lain selain baju itu (ga penting banget ya hihi..).
Setelah menempuh perjalanan berliku-liku, tetapi tetap asyik (termasuk bertemu dengan temannya teh Yanti di angkot yang berujung pada dibayarnya ongkos angkot kami berdua…hihi..lumayan!) plus naik angkot yang ternyata membuat jarak jadi lebih jauh (maklum, daerah M. Toha ternyata bukan daerah jajahan kami berdua) disambung naik becak (hampir nyasar, sih… untung tukang becaknya gaul, kata Teh Yanti) Akhirnya….sampai juga kami berdua dengan selamat di indscript. Perjuangan mencapai Indscript terbayar tuntas dengan sambutan hangat dari Teh Indari dan perjumpaan dengan ibu-ibu peserta  yang lainnya. Oya ibu-ibu ini  smart dan cantik-cantik lho seperti  Teh Sri yang tertarik dengan keterampilan, Teh Nancy yang antusias menyimak dan terakhir Teh Titi  yang imut tapi semangatnya wow…. akhirnya… jenjreng…. mulai deh pelatihannya.

Secara singkat tapi padat, Teh Indari menyampaikan materi KMO tentang pentingnya membuat Outline. Ini beberapa point yang bisa saya rangkum :
  • Outline  merupakan kerangka atau garis-garis besar yang direncanakan dari isi suatu buku. 
  • Untuk bisa menjual ide maka kita juga harus bisa “mengemas” outline yang cantik dan detil. Outline yang rinci akan membantu penulis dan penerbit. Bagaimana caranya? Ya, dengan  membaca outline penerbit akan bisa mengetahui  ide-ide pokok yang ingin disampaikan penulis, di sisi lain penulis juga akan terbantu sebab dengan berpegang pada outline, ide-ide yang ingin disampaikan tidak”lari” kemana-mana.
  • Outline yang baik akan membantu ketika kita harus memaparkan ide secara sistematis dan membuat cara berpikir kita lebih terstruktur terhadap ide yang ingin kita sampaikan.
  • Banyak cara untuk bisa membuat outline yang ciamik diantaranya; penguasaan dan pendalaman tema, memunculkan, memilih dan menyusun ide yang akan mendukung tema tsb serta  mengembangkan ide-ide yang sudah ditulis. 
  • Untuk membuat outline kita mulai dari ide-ide yang umum terlebih dahulu baru masuk ke point-point yang lebih  khusus.
  • Kunci dari keberhasilan menggarap outline untuk dijadikan sebuah buku adalah: kepekaan terhadap tema yang sedang “in”, kreativitas menggarap tema, rajin membaca dan menggali referensi yang  diperlukan, focus dan komitmen untuk melakukan 3 M (berlatih menulis, menulis dan menulis).

KMO offline ini ditutup dengan hidangan-hidangan lezat yang keluar dari dapur indscript. Mau tahu menunya? Hmmm…. Diawali dengan pie isi aneka rasa yang begitu menggugah selera sebagai pembuka, kemudian hidangan utamanya karedok kacang panjang yang pedassh (s nya dobel) sehingga mendorong beberapa ibu-ibu untuk terus menambah dan menambah nasi (lagi) ditutup oleh sebotol minuman ringan.  Semuanya merupakan kolaborasi Teh Indari dengan  mertua dan tetangganya sebagai team yang kompak. Oya ada plusnya juga lho di KMO Offline kali ini yaitu kesempatan bisa bertemu, ngerumpi  bahkan pulang satu angkot bareng dengan maskot IIDN, Teh Lygia Pecanduhujan.  Jadi nggak salah kan kalau kata saya…KMO Offline itu sesuatu banget?




0 komentar:

Post a Comment