Breaking News

02 February, 2012

HARUS KUTULIS SEBELUM TAK DAPAT LAGI MENULIS..


by:Archa Bella
Tulisan ini pernah saya posting di notes saya beberapa waktu lalu.
Sengaja saya tuliskan kembali,karena menurut saya banyak pelajaran berharga yang dapat saya ambil dengan membaca dan membaca tulisan ini.Mudah-mudahan ibu-ibu,mbak-mbak disini juga mendapat manfaat yang sama.Terlebih ini bentuk keprihatinan saya akan semakin dasyatnya reaksi yang ditimbulkan oleh kekuatan pikiran,perkataan dan perbuatan orang-orang dewasa ini.

Betapa mudahnya orang tersulut hanya dengan sebuah elemen yang reaktif.Magma yang tersimpan,begitu cepatnya meluap dan menggelegar hingga membahana kemana-mana.(Mungkin anda faham maksud saya).

Simak pengalaman nyata saya,bukan untuk mengundang belas kasihan atau apapun,ini semata-mata suatu hal pribadi yang sebenarnya ingin saya simpan sendiri.Mudah-mudahan bisa membuka mata saudara-saudaraku tercinta disini.

Dini hari,4.15....Minggu 11/09/2011

Kemarin peristiwa itu terulang lagi...
Dan kini aku mendapati diriku berbaring tak berdaya di tempat tidurku..
Sedikit tenaga yang kupunya..kupaksa kukerahkan agar aku mampu menuliskan ini
sebelum tidak ada kesempatan untuk membingkainya dalam sejumput catatan dimedia apapun...

Aku pulang dengan lunglai kemarin...
Hingga membuka dan menutup gerbang pagar rumahku pun aku tak sanggup..
Aku meminta mbak Iin tetangga sebelah rumahku untuk membuka dan menutupkan untukku..
karena tubuh ini sudah limbung..

Perjalanan menuju rumahku sepulang kerja kemarin sore merupakan perjalanan yang sangat membuatku was-was.
Penglihatanku sudah tidak awas.
Beberapa kali mobil yang kubawa hampir ngeloyor menyundul kendaraan didepannya.
Kalau saja aku tidak diingatkan oleh malaikat pelindungku untuk mengerem pedalnya..

Dan perjalanan itu bukan suatu perkara yang mudah..
Hari Sabtu yang padat,petang menjelang dan kepala yang bagaikan melayang
membuat aku serasa terbang diawang-awang
dengan hanya 1/4 kesadaranku ,kubawa pulang diriku,sendiri,dalam sepi..

Ditempat tidur ini..
Ingatanku berkelebat,mengingat pertemuan dengan orangtuaku kemarin..
Ayah dan ibuku yang aku rindukan dan telah lama tak kujumpa
Yah..aku sungkem kepada mereka ,bersimpuh mengucapkan Minal Aidzin Wal Faidzin
Maafkan anakmu yang banyak dosa ini,mencium lutut mereka
Dan mereka membalas dengan ciuman dipipi kiri kananku serta keningku
Ahhh..tepukan lembut dipunggungku itu  tak dapat kuganti dengan apapun
itu sangat melegakanku...

Disini, masih kuingat pula pesan ayahku kala itu,dan kucoba mengingat satu persatu dengan sekuat tenaga
karena kini aku sering lupa..sangat-sangat pelupa..Tapi kata-kata itu sangat membekas dipikiranku..dan harus buru-buru kutuliskan sebelum lupa ini makin menggerogotiku.

Beliau berkata dalam wejangannya sebelum aku sungkem,dan aku menuliskannya dalam versi beliau yang menceritakan sendiri untuk membuatku dekat dengan maknanya:

Ya, lebaran telah usai. Ketika aku berkumpul dengan anak-anak dan cucu-cucuku, aku ajukan pertanyaan kepada mereka: "APA YANG PALING DEKAT DENGAN DIRI KITA DIDUNIA INI ?"
ada yang menjawab: 'GURU' ; "ORANG TUA" : "TEMAN".
Semua jawaban itu benar, Tetapi Nak, yang paling dekat dengan kita adalah : "KEMATIAN", sebab kematian adalah pasti adanya...

Kemudian aku tanya lagi: "APA YANG PALING JAUH DARI DIRI KITA DIDUNIA INI?"
Ada yang menjawab : "BULAN" : "MATAHARI" : "BINTANG".
Semua jawaban itu benar, tetapi yang paling benar adalah : "MASA LALU" karena siapapun kita,...bagaimanapun kita,...betapa kayanya kita tetapi kita tidak bisa kembali kemasa lalu...

Aku bertanya lagi pada anak cucuku: "APA YANG PALING BESAR DIDUNIA INI" ...
kujawab: Yang paling besar didunia ini adalah..."NAFSU"
Banyak manusia menjadi celaka karena menuruti hawa nafsunya...
Segala cara dihalalkan demi mewujudkan impian nafsu...karena itu kita harus hati-hati dengan hawa nafsu ini...jangan sampai nafsu membawa kita sengsara baik didunia maupun akherat...

Pertanyaan selanjutnya: "APA YANG PALING BERAT DIDUNIA INI ?"
yang paling berat adalah :"KETELADANAN"...buatlah dirimu berarti dengan amal,kebajikan dan sikap perbuatan yang lurus dan benar...

Pertanyaan kelima : "APA YANG PALING RINGAN DIDUNIA INI?"...
Yang paling ringan adalah: "MENINGGALKAN IBADAH"...sangat mudah dan bisa menjangkitimu kapanpun!

Pertanyaan yang terakhir : "APAKAH YANG PALING TAJAM DIDUNIA INI ?"...
Yang paling tajam adalah..."LIDAH MANUSIA"...
karena melalui lidah, ...manusia dengan mudahnya menyakiti hati.....dan melukai perasaan orang lain.........

Dan kemarin...sesampai dirumah aku tidak menyadari
bahwa aku terjatuh pingsan dikamar mandi dengan 1 tangan menjuntai kedalam bathub
dan kepala terbentur lantai kamar mandi
hingga aku dibaringkan disini...dengan kepala yang masih berdenyut
semoga sedikit sentilan dari Tuhan ini
bisa membuatku makin merenungi wejangan dan petuah bijak dari ayahku
untuk mengubah diriku makin baik lagi....
Bantu aku Allahku...Tuhanku...Penyelamatku...
*****************************************************

Marilah kita saling rendah hati dalam bersikap,menanggalkan kebisaan kita,kepopuleran kita,talenta kita yang besar,karena semua itu semata-mata karena Allah.Berdoa dalam hati semoga semakin bijaksana dalam memandang persoalan dan menarik kesimpulan.Hapus pikiran saling menjatuhkan dan membenarkan diri.Sebab ketentraman tidak dapat dihargai oleh apapun juga.Dia keluar dari dalam hati sanubari.
We are One...

0 komentar:

Post a Comment