Breaking News

09 February, 2012

Hari Pertama Sekolah Anakku....


  Adakah yang lebih indah dari pada rasa damai memeluk sang buah hati...?buatku tidak ada. Kawan mungkin masih ingat sekilas ceritaku beberapa waktu lalu perihal anakku yang sangat sulit untuk lepas dari pelukanku saat masuk sekolah pertamakali.Dia adalah putra kedua ku yang berumur 2,11 bln yang tahun ajaran ini baru saja aku masukan ke Play group,tidak ada alasan khusus waktu memasukannya ke taman bermain itu,selain hanya ingin kecerdasan sosialnya bertambah.

Setelah minggu kemarin masa orentasi,maka awal minggu ini aku berbulat hati untuk melepaskan dia sendiri tampa harus didampingi.Anakku yang kedua ini memang aga beda dengan kakak perempuannya, sebenarnya secara personal si ade lebih periang dan lebih gampang bergaul ketimbang sang kakak kecerdasan kosakatanya juga lebih baik dibandingkan sang kakak saat seumuran ade.Tapi entalah karena dia bungsu atau mungkin karena dia anak laki-laki (katanya orang lebih manja dan nempel sama ibunya) jadi nempel banget sama aku. Aduh pokoknya manjanya lebih-lebih dari sang kakak....*hehehe pasti ibu-ibu pada teriak wajar kaliii...*. Saat orentasi kemarin masih boleh didampingi maka aku pun ikut masuk dalam kelas,lalu apa yang terjadi...anakku hanya mau menyanyi jika aku iku bernyanyi,mau berbaris jika aku ikut dalam barisan,mau makan jika aku yang membukakan...dan yang bikin sebel ia seperti show up ketemen-temennya kalau dia sayang aku dengan berkali-kali menciumi seluruh wajahku...dari jidat,pipi,mata sampai bibirku...walah aku jadi ga enak sama bu guru dan temen-teman anakku yang lain yang jelas pada bengong ngeliatin.Secara anak-anak lain sudah pada bisa ditinggalin orang tuanya.

Tidak sehat pikirku kalo aku terus membiasakan fajrin (nama anakku) seperti itu dikelasnya,karena kasihan anak-anak lain yang sudah bisa ditinggal pastilah dalam hatinya berkata kenapa aku ga boleh ditemanin mamaku sementara anak ini boleh.Nahhh karena itulah tadi pagi tega ga tega aku serahin fajrin pada kuasa ibu gurunya, dalam gendongan ibu gurunya dia menangis meronta-ronta berteriak memanggil aku...ahh ternyata berat banget rasanya dan semua pengatar menoleh kearahku...Gerbang sekolahnya ditutup jam 8.00 semua pengatar pulang (karena memang sudah tidak boleh ditunggu) hanya aku yang jauh dari gerbang sekolah tetep berdiri memastikan kalau tangis anakku akan mereda dan terhenti...setelah itu aku pulang kembali kerumah. Sejuta doa ku panjatkan sepanjang jalan semoga anakku bisa beradaptasi dan begaul dengan temannya.Akhirnya ketika jam pulang sekolah tiba,aku sengaja datang lebih awal dari jam keluar untuk mengecek apakah dia baik-baik saja. WOW aku lihat dari balik kaca jendela kelasnya dia sedang asiyik bermain menyusun balok, waktu berdoa dia mengikuti dengan semangat dan dia bisa mengambil sepatu dan tas nya sendiri dari tempatnya....ahhh betapa senangnya aku...
Dari depan pintu gerbang sekolah (karena setelah mengintip aku kembali lagi ke posisi pintu gerbang) aku perhatikan dia mencari keberadaanku dengan serius dan tidak menangis...kemudian setelah ditemukan sosokku dia menghamburkan diri menuju pelukanku......

Dan itulah saat terindah dalam hidupku hari ini....



JUST SHARE
THANKS

0 komentar:

Post a Comment