Breaking News

09 February, 2012

HANTU...


  BAGIAN KE 2

Dusun yang aku tempati adalah Dusun yang terletak di tepian,belakang Dusun itu ada sungai yang mengalirkan air yang deras berwarna ke coklatan jika musim pasang,jika musim kemarau airnya begitu jerni hingga terlihat didalamnya pasir pasir yang berkelip kelip batu kecil kecinya.Di sebrang jalan tersusun pohon pohon bambu yang rindang dan indah di pandang,di ujung kampung ku terdapat sawa sawa yang menghijau disana.

Dusun ku adalah terkenal angker di lihat dari luar desa,hiks hiks menakutkan jika berjalan di malam hari,apalagi didusunku belum terpasang aliran listrik,yang ada disana dimalam hari adalah germerlip lampu-lampu templek.di sudut sudut rumah pasti tepampang lampu templek di malam hari,menambahkan indahnya kampungku.

     Kisah nyata

Sejak bayi aku telah terbiasa dengan mahluk halus, dengan menginjak dewasa,dikampungku para muda-mudi yang sebaya saya,selalu bercerita tentang hantu,aku tak pernah merasa takut akan semua itu,malah jika teman teman berceriata aku ketawakan,karena aku telah biasa dengan mahluk halus,tapi mahluk halus bukan bersemanyam di dadaku loh.teman teman menceritakan akan keberadaan mahluk halus yang ada dikampungku.Memang ada pohon yang rindang berada dipertengahan desaku,tempanya di depan rumah mb Muntiya,kebetulan ada tanah yang kosong disana ada pohon mangga yang rindang dan besar sekali.Setiap orang lewat di malam hari yang hatinya was was pastilah beriaksi mahluk halus itu,tentunya tau akan hati hati manusia.

Dimalam yang gelap gulita,bulan dan bintang tidak menampakkan diri karena terlindung awan,sahabatku ber empat berjalan bersamaku,setibanya di pohon itu semua teman melonggok ke atas pohon itu."eh ada hitam hitam tu di atas sana"kata temanku yang berbaju kuning.

"itu ada mata dua diatas pohon itu"kata temanku yang berbaju putih.
"hi hi kupingku di tiup ni" kata temanku yang bebaju hitam
"ada apa si "kataku
semuanya teman teman perpelukan,terasa semua kaki stak bisa dilangkahkan.aku tak bisa melihat apa yang dilihat dan dirasa kan teman ku..teriak yang mengemparkan...teriakan itu tak di dengar orang disekitar kita.ternyata semuanya dah dikuasai mahluk halus.

Dirumahku hantu ikut menghuninya,disudut kamarku ada,di dapur ada,diruang tamu depan ada,di ujung taman yang ada pohon mangga ada,di depan jalan rumahku ada.Rasanya sekitar rumahku juga ada...

Disuatu malam bulan Romadhon sehabis tadarusan di langgar,aku biasa menemani mama memasak di dapur dengan membawa lampu teplek ke dapur,tangan kananku memengang lampu templek,jalan menyusuri halaman rumah belakang,karena rumah dan dapurku berjauhan..dengan angin sepoi sepoi berhembus ke lampu templek yang ku pegang,ternyata mama merasakan yang aneh di belakangnya,mama bialang"nak di belakangku ada oarang mengikuti mama"aku berobah posisi di belakangnya mama,"kok nggak ada apa apa ya mam"?..sambil lampuku ku angkat tinggi tinggi.itu belum juga berhasil meliahat siapa yang mengikuti dibelakang mama.lantas aku sadar bahwa itu adalah hantu.dengan mata yang melotot mama memperhatikan lampu yang ku pegang.Ternyata mama meliaht keanehan lampu yang aku pegang."loh lampunya mati"kata mama..Padahal yang kulihat lampu itu masik menyala terang.Mama melanjutkan berjalan sambil menggandeng tanganku..lantas aku bertanya mama."Kenapa mam?" kok masik mati lampunya"kata mama.padahal lampu itu tidak mati.lantas mama mengambil korek api yang kotak,sebelum menggorek ternyata prasaan mama lampu itu dah nyala kembali.sambil komat kamit mama beristifar.."He he lagi ada hantu mam.."kataku.Mama menganggukan kepalanya.

            Setelah selesai masak untuk sahur,mama mengajakku kembali kerumah,dengan hati was was aku langkahkan kakiku,tiba tiba bulu kudukku merinding,dalam prsaanku"Ada apa ya"ternyata di sudut rumahku berdiri seorang laki laki yang berjubah putih,wajahnya samar samar tak terlihat dengan terang,aku  meliahatnya apa yang di lihat mama.Akan tetapi hanya bulu kudukku yang merasa.Kata mama"itu ada hantu lagi" aku lantas menyahuti perkataan mama"ah nggak usah di gobris mam"aku tetap melangkahkan kakiku tanpa berhenti sedikitpu.Dengan langkah yang cepat,seakan akan dibelakangku ada yang mengikuti aku.Sesampai dalam rumah,ternyata si hantu masik melancarkan aksinya menakuti kita dan mama.Sreeeeeeeeek bunyi pintu kamar terbuka tanpa ada yang mendorongnya,pintu terbuka bukan ada manusia di belakangnya..Aku tidak percaya pintu itu terbuka sendiri,lantas aku masuk kedalam kamar.Sebelumnya mama melarangku tidur di kamarku sendiri.dengan tekat yang bulat aku tetap bersih keras tidur dikamarku,walaupun sebelum tidur mata tak bisa memulai terpejam karena was was,ingin rasanya aku melihat si hantu,hantu juga tak mau menampakan wajahnya padaku,walaupun hatiku setengah tengah takut sambil merangkul guling,dalam pikiranku,”gimana ya kalau malam malam menerkamku”...banyangan selalu ada dalam pikiranku.oh ternyata tak semuada apa yang aku banyangkan,makluk halus itu hanya menakuti aja.bukan sirik bukan tahayul aku bercerita seperti ini,ini semuanya kenyataan yang telah aku alami dulu dikampungku.
            Semoga kita semuanya tidak dikalahkan dengan mahluk halus,usirlah jika bersemanyam dalam hati.karena makluk halus adalah menyesatkan manusia.
            Tidak disalahkan mempercayai apa keberadaan makluk halus,karena itu semuanya ciptaan Allah.yang kita wajib percaya dan tidak menganut mereka.



 Dengan doa kumulai tidur,di pertengahan tidurku embah laki lakiku mendatangi kamarku.dengan bunyi "Blak blak sandar terlempar ke dinding kamarku.Aku terbangun dengan kaget,hatiku terasa mau copot.Ternyata Embah melempar hantu yang berusaha mau menggodaku,dengan sandal jepitku..aku tidak melihat apa yang dilihat Embahku.lantas aku di pindah ke kamar yang lain.walaupun aku tidur di kamar yang lain,hatiku terbayang dengan kejadian si hantu itu,pas aku tidur seakan akan hantu ada di depanku,aku pegang erat erat guling ku.kupejam mata,denagn terasa dingin ada di kakiku,hatiku tambah takut,ternyata itu adalah kucing. Embah masik tinggal dalam kamarku sambil membacakan doa.selesai embah membacakan doa baru menceritakan padaku atas kejadian tersebut.ho ho ternyata hantu hantu itu menggodaku tanpa mau menampakkan dirinya padaku.
 Pada pagi harinya rumahku terendam banjir,orang orang sibuk membuat jembatan,antru untuk menyelamatkan perabot rumah tangga dan bikin antru untuk memasak,sesudah selesai membuat jembatan,aku mencoba jalan di jembatan yang ada dalam rumahku,teryata bibiku tau yang aku berada di jembatan ruang tengga ruamhku,agaknya suasana itu hening dan sepi,lampu juga belum nyala,bibi mencoba menakuti aku dengan rambut terurai ke mukanya,berjalan sambil angkat satu kaki, rambut bibi panjang sampai ke pantatnya,di urai kedepan mukanya,persis seperti sundel bolong..suaranya bibi juga di besarkan sambil menakuti aku.aku ketakutan sambil teriak dan meloncat ke air... Byor byor aku meloncat sambil te

Mensem mensem aku,setiap oarang menceritakan si hantu..ya memang sepasang suami istri seperti aku ini,dua duanya perna terbawa hantu...he he keluarga hantu.

    Kisah suamiku disembunyikan hantu.
Pada suatu hari suamiku bermain main sama teman teman sebayanya,sekitar umur 8 tahun,kisah nya suamiku di sembunyikan si hantu di atas pohon sawo yang besar dan rindang.pada sore hari ortu dan keluarga mencari suamiku yang tidak pulang habis bermain,semua keluarga mencari kesana kemari tidak ditemuakanya suamiku,waktu menjelang magrib belum juga di temukan.Keluarganya masik mencarinya kesana kemari,ternyata suamiku tahu orang yang ribut di bawah pohon sawo itu,rasanya suamiku mau memanggil tapi tidak bisa keluar suaranya.


0 komentar:

Post a Comment