Breaking News

21 February, 2012

Enyahlah Kau...

By Rhiz Chantik  
Kala lelah mendera jiwa
Sakit menikam kalbu
Nestapapun berkepanjangan
Gulir-gulir hangatpun
Menyentuh pipi
Berderai dan berderai terus
Miris terasa merasuk sukma
Hingga ragapun
Tak kuasa lagi menopang

Bibirpun kelu tanpa kata
Hanya pandangan yang semakin nanar
Tak kuasa menerjang badai
Menyibak kabut hitam
Mengepak sayap patah
Tuk terbang tinggi meraih mimpi
Menembus awan-awan mendung
Mengharap pelangi kan terjamah

Namun wajah-wajah lugu itu
Selalu membayang
Dan bermain di pelupuk mata
Membangkitkan rasa
Yang hampir menghilang
Membuat aku paham
Akan artinya asamu
Yang setiap saat selalu menggema

Hingga ku coba berteriak untuk menepis
Melawan dan menangkis sekuat hati
Agar kau enyah dari kehidupan
Dan jangan dekati aku lagi
Wahai putus asa...
  

0 komentar:

Post a Comment