Breaking News

10 February, 2012

Dicuekin, Jangan Sensi Ah!

  
Fenomena dicuekin emang semakin mendemam belakangan ini. Dicuekin suami, dicuekin anak, dicuekin teman, dan dicuekin grup. Loh??? Hiya, inilah fenomenanya. Setiap kesensistifan harus ditanggapi dengan hati terbuka bukan?

Pernahkah kita dicuekin? Huh, bukan main kesalnya bukan?

Ketika rasa hati ingin bergabung itu ada lalu dicuekin, bagaimana perasaan kita. SSt, ini laporan dari beberapa teman di grup kita tercinta ini loh. Memang sih kita sebagai manusia itu adalah sebuah perasaan wajar dan harus kita tanggapi dengan wajar pula. Bukankah tak setiap saat perhatian itu tertuju ke kita?

Ah, akhirnya Saya pun curhat lagi. Pertama bergabung di grup manapun di FB ini memang begitu, awalnya berasa asing dan akan merasa seperti dicuekin. Tapi jika kita mau bersikap dewasa maka perasaan itu akan hilang, sungguh. Percaya diri namun tetap rendah hati itu harus.

Intinya sih, jangan pernah menyerah dengan keadaan. Gunung tinggi itu bisa kita tahu ia tinggi dengan melihat di kejauhan, namun kita akan merasakan cape mendakinya jika kita sudah sampai di atas bukan? Kecapaian itulah keberhasilan kita sesungguhnya. (Halaaah, berpuitis sekali). Sudah ya sahabat Saya harus pulang!



0 komentar:

Post a Comment