Breaking News

22 February, 2012

Demam si Ratu Panggung

  
            Sudah sejam lebih aku membongkar isi lemari pakaian, belum juga usai. Belum ada satu bajupun yang kurasa pantas untuk kupakai di malam final itu. Isi lemari sudah hampir kosong. Waktu terus bergerak menjelang sore. Aku harus menemukannya.
Ya, malam itu adalah malam final ”Festival Tembang Kenangan” ku. Aku memang senang menyanyi dan ini adalah hobiku sejak kecil.
Kalau tiba-tiba hasrat untuk menyanyi muncul, aku pasti bersenandung sesukanya. Tapi cukup di rumah, atau di kamar mandi saja. Aku belum yakin suaraku cukup indah buat kuping orang lain.
            Hari itu, aku mendengar pengumuman di radio tentang lomba menyanyi lagu pop nostalgia. Perempuan usia 17 sampai dengan 23 tahun. Aku hampir terlonjak mendengar berita itu. Aku harus mengikuti lomba itu. Tapi, mampukah aku bernyanyi di depan orang banyak? Tiba-tiba ada rasa ragu dan tidak percaya diri yang menyelinap di hatiku.  Sebelumnya aku memang tak pernah mengikuti perlombaan menyanyi. Samasekali belum punya pengalaman. Padahal dalam batin aku sangat ingin sekali - kali menunjukkan kebolehanku dalam hal tarik suara. Waktu itu ada dua lagu yang harus dinyanyikan oleh peserta lomba. Satu lagu wajib dengan judul ”layu sebelum berkembang”, satunya lagi lagu pilihan peserta. Karena batas waktu pendaftaran masih ada seminggu lagi, akupun mencoba melatih semua teknik bernyanyi yang kumiliki. Ini adalah festival pertama buatku. Aku harus tampil semaksimal mungkin.  Setiap pulang sekolah, sedikit ada waktu luang, aku coba menyimak lagu-lagu koleksi papa, terutama yang berjudul ”layu sebelum berkembang” itu. Aku simak lagu itu dengan baik. Ternyata lagunya gampang. Kucoba menyanyikannya di dalam kamar, dengan segenap perasaan tentunya, ditambah gaya sedikit sebagai pemanisnya.
            ”Ya sudah dicoba aja ikut," tiba-tiba papa muncul dari balik pintu kamarku. Papaku juga suka menyanyi. Mungkin bakat alam ini menurun padaku. Cuma bedanya, aku tak pandai memainkan alat musik. Tak satupun. Sementara papaku bisa bermain gitar.
            ”Bisa lolos final gak ya pa?”
            ”Coba aja dulu, kalau gak dicoba kapan bisa tau kelemahannya?”
Akhirnya papaku pun ikut memberi semangat. Aku mulai berlatih teknik pernafasan, intonasi, tempo, sampai mimik wajah. Sementara mamaku hanya tersenyum”no comment”. Seperti orang kasmaran, semua ruang di rumahku kujadikan tempat berlatih, lagu cinta zaman tempoe doeloe. Tembang pilihanku sedikit agak berat. Kupilih lagu ciptaannya Titiek Puspa, ”Bing”. Strategiku, kalau lagu yang menjadi pilihanku, nada-nadanya sedikit susah untuk dinyanyikan, juri akan memberi nilai tambah untukku. Ups..! Tinggal tiga hari lagi, pendaftaran akan ditutup. Aku tak boleh ketinggalan, usahaku sudah sedemikian maksimal dalam mempersiapkan diri.
            Siang itu udara sangat garang menerpa ubun-ubun dan pipiku. Kulirk jam tangan seiko yang melingkar di lengan kiriku, jam dua, pantas saja, panasnya begini. Baju seragam SMA ku sudah multi aroma. Dari wangi parfum hingga bau asap kenderaan yang melintas lincah di depan sekolahku. Sebelum pulang ke rumah, aku mampir sebentar ke radio yang menyelenggarakan lomba nyanyi itu. Aku tersenyum sendiri, merasakan dera tepuk tangan penonton yang kagum pada suaraku. Mereka terlena melihat sosokku yang tampil anggun di atas pentas. Kuperhatikan bibir mereka ikut melantunkan lagu yang kubawa. Aku bangga.
            ”Mau ikut daftar ya dek?” Astaga, tanpa sadar aku sudah ada di depan meja panitia. Mereka pikir aku pasti gila.
            ”Ya bang,...uang pendaftarannya berapa?”
            ”Gratis dek..inikan ulangtahunnya radio kami, gak dengar iklannya ya?”
            ”Sori bang, lupa...he..he”
Nomor undian sudah ditangan. Aku pulang dengan membawa sejuta pengharapan, semuanya untuk menjadi juara.
            Dua hari kemudian, babak semifinal pun digelar. Peserta tampil dengan penuh percaya diri. Nada-nada suara merekapun bermacam ragam. Ada yang mampu mencapai nada sopran dengan tajam, tapi begitu sampai pada nada alto, suara itu seperti hilang ditelan deru irama musik. Sudah hampir dua puluh orang yang naik ke atas pentas. Tiba giliranku, aku harus mampu menyelesaikannya dengan mulus, tidak boleh salah. Kuawali penampilanku dengan membagi senyum ke setiap yang hadir di situ. Akupun mulai bernyanyi. Dengan teknik-teknik dasar yang sudah diajarkan papa, aku pun mampu menyelesaikan dua lagu sekaligus. Applause dari penonton menambah keyakinanku. Akhirnya aku mampu bernyanyi di depan puluhan orang. Satu prestasi awal sudah kuperoleh. Babak semifinal sudah mampu kulewati. Dan aku masuk ke final.
            Tinggal beberapa saat lagi waktu untuk menuju babak yang lebih menentukan.Yah akhirnya, aku menemukan baju yang akan kupakai di malam final itu. Berwarna dasar merah, dengan kombinasi bunga-bunga kecil kuning, hijau di atasnya. Sekarang tinggal sepatu. Aku harus mendapatkan warna sepatu yang cocok dengan gaunku. Ternyata aku sekali lagi beruntung. Dengan sikap ”no comment” nya ternyata mamaku sudah menyiapkan sepasang sepatu berwarna hitam, berhak 5 cm untuk pelengkap penampilanku. Sempurna! pikirku.
            Kembali aku memasuki arena laga tarik suara. Suasana malam itu begitu berbeda dari semi final sebelumnya. Berapa biaya yang dihabiskan pihak radio ini? Hanya untuk perayaan ulangtahun saja, mereka nekat menyewa tempat ini. Babak ini mengambil setting di auditorium dengan ruang yang berkapasitas ratusan orang. Setengah dari deretan bangku yang tersedia sudah terisi. Di bagian plafon tergantung beberapa lampion dengan warnanya yang kelap-kelip. Kalau pertunjukan dimulai, beberapa cahaya lampu diredupkan, akan terlihat semakin tajam kilauannya. Dekorasi panggungnya pun tak kalah artistik. Dengan didominasi latarbelakang pentas bernuansa merah, sama dengan nuansa baju yang kupakai. Lagi-lagi aku besar kepala, merasa seolah-olah panitia lebih memihakku. Buktinya, mereka menyelaraskan dekorasi panggung dengan gaun yang kukenakan malam itu,...senyumku mengembang.
            Saat yang ditunggu-tunggu oleh para finalis pun tiba. Aku mendapat nomor urut 5 dari 6 orang yang lolos. Aku harus sabar menunggu empat sainganku yang akan tampil lebih dulu. Dahsyat!! pikirku mulai merasa khawatir melihat penampilan para finalis. Heran, pada babak semi final suara mereka sepertinya tidak terlalu bagus, tapi malam itu, mereka seakan mengeluarkan semua kekuatannya. Vibrasi yang begitu menawan di nada-nada yang mereka lantunkan membuatku semakin kagum. Memang, aku juga sudah berlatih tentang vibrasi, tapi bisakah suaraku seindah getaran suara mereka? Mampukah aku menyisihkan mereka untuk duduk di posisi satu, dua atau tiga, seperti targetku semula? Tak ada jawaban lain untuk saat itu. Aku harus sekuat tenaga pula mencoba sekali lagi keberuntunganku. Namaku dipanggil. Mengapa tiba-tiba aku grogi dan panas dingin? Ketika diatas pentas aku melihat para penonton seolah mengejekku dari tempat duduk mereka. Ada apa ini? Sekilas kulihat papa siap membidik dengan kameranya. Bismillahirrahmanirrahim....aku mulai bernyanyi. Lagu wajib selesai, tinggal satu lagu pilihan ”Bing” ciptaan Titiek Puspa.
”Siang itu surya berapi sinarnya, tiba-tiba redup langit kelam..
  Hati yang bahagia tersentak seketika, malapetaka seakan menyelinap
  Berita menggelegar aku terima, kekasih berpulang tuk selamanya
  Hancur seluruh rasa jiwa dan raga, tak percaya tapi nyata...huuu”
Aku berusaha menyelesaikan bait pertama dan bait berikutnya. Ajaib, syair itu tiba-tiba hilang dan menguap. Kucoba mengingat, tak juga dapat. Aku lupa bait refrainnya, akhirnya inilah yang kulantunkan,
”Nana..nana..nanana..nananana...
  Nana..nana..nanana..nananana..”
            Tawa penonton seolah meruntuhkan atap gedung di atas kepalaku. Aku sudah berusaha menekan rasa grogi yang sedari tadi sudah menjalar sampai ke pita suaraku, tapi tak berhasil. Papaku pun tak kalah memberi semangat diantara puluhan penonton, namun tetap sia-sia. Telapak tanganku mulai basah oleh keringat. Jantungku berdegup kencang. Lututku terasa bergetar. Namun demi rasa malu yang hampir melumatku diatas pentas, aku selesaikan lagu itu meskipun hanya menyanyikannya dengan ”nana nana” saja. Karena kelupaan itu, aku hanya mendapat juara harapan dua. Itupun karena peserta nomor enam batal tampil, dan score akhir pada penampilanku dianggap cukup. Aku hampir meninggalkan gedung itu. Rasanya tak ingin naik sekali lagi keatas pentas untuk menerima hadiah. Tapi papa dan mama membujukku untuk tetap sportif. Kekalahan memang bukan segalanya, tapi rasa malu dan ditertawakan puluhan orang di gedung itu, susah untuk dilupakan. Dan itu sudah menjadi bagian dari episode hidupku yang konyol dan memalukan.


Pengalaman tak terlupakan.
---------------------------------

Note :
Kalau 2 postingan saya sebelumnya rada serius, kali ini pengen yg ringan-ringan dan lucu.
Siapa tahu, Ibu-ibu di sini juga punya pengalaman konyol yg pengen dibagi..ayo ah sharing..;)

8 komentar:

陈晓 said...

swarovski crystal

swarovski crystals

swarovski uk

north face outlet

north face jackets

the north face

north face outlet

north face outlet

thomas sabo uk

tiffany and co

tiffany jewelry

bebe clothing

harrods london

gucci shoes

polo ralph lauren outlet

Wei Chen said...

QF0805
denver broncos jerseys
kobe bryant jersey
broncos jerseys
cartier bracelet
vans for sale
ralph lauren uk
michael kors outlet
canada goose jackets
minnesota vikings jerseys
oakley sunglasses
larry fitzgerald jerseys,kevin kolb jerseys,patrick peterson jersey,andre ellington jersey,larry fitzgerald jersey,calais campbell jersey,deone bucannon jersey,andre ellington elite jersey,darnell dockett jersey,michael floyd jersey,sam acho jersey
gucci shoes
soccer jerseys,cheap soccer jerseys,cheap soccer jerseys for sale,soccer jersey,usa soccer jersey,football jerseys
vikings jerseys
barcelona jersey
steelers jerseys
warriors jerseys
christian louboutin sale
seahawks jersey
michael kors outlet, http://www.michaelkors-outlets.us.com
michael kors uk
coach outlet online
san antonio spurs jerseys

Nike Free said...

Michael Kors Outlet Store Michael Kors Store Michael Kors Outlet Online Store michael kors outlet online sale michael kors outlet michael kors outlet online michael kors 2015 michael kors outlet michael kors michael kors handbags michael kors purses michael kors bags michael kors wallet michael kors purse michael kors crossbody michael kors perfume michael kors backpack michael kors hamilton michael kors handbags on sale michael kors selma michael michael kors michael kors outlet store

Nike Free said...

Red Bottom Shoes Red Bottom Heels christian louboutin sale christian louboutin shoes christian louboutin outlet louboutin sale fitflops fitflop sale fitflops clearance fitflops on sale fitflops sale fitflop usa fitflop outlet fitflops discount fitflop uk michael kors outlet online sale michael kors outlet michael kors outlet online michael kors 2015 michael kors outlet michael kors outlet stores michael kors outlet online sale michael kors outlet michael kors outlet online michael kors 2015 michael kors outlet

chenlina said...

chenlina20160129
oakley sunglasses
hollister clothing
coach outlet
coach factory outlet
longchamp outlet
hollister outlet
kobe 10
ugg outlet
louis vuitton handbags
michael kors handbags
ray ban sunglasses
louis vuitton outlet
michael kors outlet online
uggs on sale
instyler max
chanel outlet
cheap nfl jerseys
michael kors outlet
kate spade
gucci shoes
cheap uggs
jordan concords
coach outlet store online
prada handbags
louis vuitton handbags
lebron 11
pandora outlet
cheap nfl jerseys
adidas originals
coach factory outlet
ralph lauren uk
chanel bags
ray ban wayfarer
oakley sunglasses
abercrombie and fitch
michael kors handbags
tory burch outlet online
coach outlet
coach outlet
oakley sunglasses
as

xumeiqing said...

20160628meiqing
christian louboutin shoes
oakley vault
adidas pure boost
michael kors outlet
louis vuitton outlet
north face jackets
michael kors handbags
omega watches
coach outlet
longchamp handbag
coach outlet
ralph lauren outlet
reebok
polo ralph lauren outlet
converse sneakers
fitflop uk
toms outlet
coach outlet store
coach outlet online coach factory outlet
coach purses
michael kors handbags
polo outlet
ralph lauren outlet
air jordan uk
nike huarache white
nike air max
ray ban sunglasses
lebron james shoes
coach outlet online
cheap oakley sunglasses
asics shoes
new balance outlet
rolex replica watches
chaussure louboutin
fitflops
adidas nmd

Fangyaya said...

ray ban sunglasses
canada goose sale
ralph lauren outlet
true religion jeans
cheap uggs
louis vuitton purses
ugg boots
ladies cartier watches
gucci belts
louis vuitton outlet
louis vuitton outlet
montblanc pen
christian louboutin shoes
ugg boots sale
uggs on sale
uggs for women
canada goose sale
ralph lauren outlet
ray ban sunglasses outlet
louis vuitton handbags
michael kors handbags
ugg outlet
louis vuitton outlet online
oakley sunglasses
oakley outlet
timberland boots
louis vuitton
fitflops shoes
coach outlet store online
fitflop sale
gucci bags
sac louis vuitton
rolex watches
fitflops sale
tods outlet
louboutin femme
toms wedges
hermes birkin bag
christian louboutin sale
michael kors outlet clearance
2016.9.14xukaimin

chenlina said...

mont blanc pens
mont blanc pens
nike blazer
michael kors
ugg outlet
cheap mlb jerseys
cheap uggs
abercrombie & fitch
true religion jeans
mlb jerseys
chenlina20170206

Post a Comment