Breaking News

17 February, 2012

Curhat pada maya


 By Novi Sudarman  

Semua bertanya, apakah aku mudik lebaran kali ini? tentu saja jawabnya tidak. Harus bisa berhemat diri, menahan hati dan menjaga jiwa agar tetap utuh dan tidak hancur berkeping. Bukan aku tak mau mudik dan berelbaran bersama keluarga besar terutama mama papa, tapi aku tahu diri. Kami disini tidak untuk selamanya , hanya tersisa dua tahun lagi masa pendidikan suamiku. Aku juga tidak sepenuhnya sendiri disini, ada banyak tetangga dan keluarga angkat suamiku yang sayang pada kami.

Rindu memang sudah begitu menyesakkan, tapi aku disini untuk mendampingi suami tercinta jihad mencari ilmu. Airmata itu sudah mendesak ingin dikeluarkan, tapi kutahan sementara demi langkah tetap tegap. Aku tidak mau membebani kekasihku dengan kelemahanku, aku justru ingin berdiri tegap disisinya menjadi pejuang tangguh bersamanya. Allah tahu pasti sebesar apa rasa cintaku padanya.Dia begitu tulus mengasihiku, begitu setia dan peduli dengan segala keinginanku.Akulah yang egois dan penuntut paling ulung dalam istana kecil kami.Tapi semua tuntutan itu dianggapnya sebagai kemanjaan, dan dipenuhinya sebagai bukti cinta.

Apalagi yang kucari dihidupku dalam dunia yang fana ini? Allah telah beri aku kebahagiaan dunianya, dan kini aku mencari kebahagiaan akhirat.Hari-hari terakhir ramadhan adalah yang terberat kurasakan tahun ini, jadi aku perlu menata hati untuk bangkit dan berdiri. Apa yang kuderita tidak sebanding dengan apa yang diderita orang-orang sebelumku. maka kutumpahkan saja semua derita melalui doa.Kubuang semua ganjalan melalui tulisan.Dan kubangun pondasi kokoh lewat sebuah kepasrahan.

0 komentar:

Post a Comment