Breaking News

09 February, 2012

Coba Dengarkanlah Aku Kawan


   
Terdengar miris dan mengenaskan kawan
Ketika terdengar rintihan dari tetangga seberang
Seruan akan suatu hak dan kewajiban
Yang dirasa berjalan tak seimbang

Mungkin rintihan ini telah aku sampaikan
Pernah aku ungkapkan pada sebuah pertemuan
Tapi karena tak pernah ada tanggapan
Maaf aku ungkapkan dalam bentuk tulisan

Aku ulangi lagi rintihan ini
Aku hanya ingin menjalankan kewajibanku
Yang didalamnya juga ada hak akan hal itu
Yang telah tertuang dalam aturan resmi

Menurut sebagian orang ini dianggap lucu
Mungkin  aku dianggap terlalu menggebu – gebu
Tak apalah orang berkata seperti itu
Tapi aku hanya ingin jalankan hak dan kewajibanku!!!

Cukuplah kau berkata – kata kawan
Tak perlu kau panjang lebarkan lagi
Tak bisakah kau merasakan
Rintihan hati orang kecil seperti aku ini

Aku hanya ingin dianggap sama seperti yang lain
Yang punya selembar kertas bertuliskan sertifikat
Mungkin bagimu itu gak terlalu penting
Tapi bagiku itu adalah satu kenangan sampai akhir hayat

Hanya pada tulisan ini aku bisa mengungkapkan
Tentang perasaan yang selama ini aku pendam
Karena aku tak bisa memendamnya lebih lama
Sudah cukuplah 2 tahun aku merasakannya

Karena kita satu rumah kawan
Karena  kita dalam naungan yang sama
Memang ada banyak perbedaaan
Karena pangkat dan jabatan berbeda

Tapi....
Tak bisakah kau memenuhi janjimu
Janji yang tertuang resmi dalam kertas putih itu
Janji yang selalu aku tunggu dan aku harapkan setiap waktu
Hingga terkadang terbawa dalam mimpi panjangku


( kembali lagi si Tarmot berpuisi ria dgn senandung ala kadarnya....hahahahaha)
mohon masukannya bunda2 :)





0 komentar:

Post a Comment