Breaking News

06 February, 2012

Bunda tak pernah memilih...


 


Lihatlah nak...
lukisan pelangi itu, ia penuh warna...tak pernah satu warna...
begitulah kita ketika dilahirkan, berbeda...tak pernah sama...
meski lahir dari rahim yang sama...
Bunda tak pernah memilih, ketika detak jantung pertama terasa, bergetar di sekujur tubuh...
ketika mengelus perut buncit dengan sentuhan hangat yang tak pernah berubah sampai kapan juga...,kasih ini abadi sayang....
Ketika kau lahir dengan tangisan bahagia...
ketika itu juga bunda terima kau dengan penuh cinta...tak perduli kau seperti apa...
bahaga melihat kau tumbuh sebagai bayi mungil yang lucu,cantik dan mengemaskan...
kau sulungku yang membanggakan aku...
apakah itu berubah sayang...
ketika balita kau tervonis tuna runggu....
tidak....tidak akan...,kau tetap karunia terindah dalam hidup bunda...
sejenak memang tenggelam dalam tangis
sejenak meratap...
namun kemudian tersadar, kau titipan Ilahi yang harus aku besarkan dengan sepenuh jiwa...
kau amanat Ilahi yang harus aku antarkan ke gerbang kemandirian...
kau anugerah cinta kasih yang tak terhingga...
Allah tak mungkin salah memilih....
maka aku tak pernah memilih...
kemudian hari-hari adalah hari-hari yang penuh kebahagiaan...
ketika mengantarkan kau ke terapi demi terapi...
setiap sesi yang penuh debaran doa dan linangan air mata kebahagiaan...
tahap demi tahap kau raih...
tahap demi tahap kau jajagi...
hingga kata demi kata mengalun dari bibir mungilmu bagai simfoni yang indah...
Kau bisa bicara sayang....
Maka yakin tiada yang mustahil bagi yang berusaha dengan doa yang ikhlas..
Kini kau tumbuh remaja...
menjadi begitu percaya diri mandiri dan berprestasi...
dengan penuh percaya diri kau bersekolah di sekolah umum sejak TK
hingga kini kau duduk di bangku SMP
penuh bahagia melihat hasil yang kau raih selalu rangking 1 atau 2
mengalahkan mereka yang mendengar...
maka kau menjadi begitu yakin..
setiap kekurangan yang kau terima dengan ikhlas
akan terbayar dengan berjuta kelebihan
nikmat apa lagi yang aku dustakan...
saat ini kau duduk di kelas 3 SMP..
menjelang SMA...
kau tak risau dengan tahap berikutnya yang harus kau lalui...
setiap tahap yang kau raih selalu disertai rasa syukur yang dalam...
Bunda tak pernah memilih karena setiap pemberian-Nya adalah anugerah...
Teruskan menjadi diri mu sendiri sayang
seperti yang selalu kau bisikkan pada bunda.
Aku bisa....

(untuk sulung ku tercinta yang selalu membanggakan aku,bundanya)


0 komentar:

Post a Comment