Breaking News

15 February, 2012

BUKAN PUISI CINTA



BUKAN PUISI CINTA

Malam begitu ngilu dipagut rindu beku
: kepadamu....

benarkah lantunan itu ada memenuhi labirin kepala yang berputar mengoceh tak henti ?
melangutkan nada sumbang tanpa kata,
kutunggu waktu menyerah pasrah

Hujan, bisikmu kala senja memerah tembaga..
Nantikan aku di kotamu..


Dan aku menggigil menahan getar

( Malang, 2010 )


PUISI SENJA

Terkadang Kuragu Akan Kita,   
 Akan Jejak yang Coba Kita Toreh Pada Hening Yang Kusam..
 Melangut Rasa Pada Senja Yang Tak Lagi Tembaga
 Menjejal Rindu Pada Peti Usang Yang Kau Tepikan Di Pelabuhan itu

Sementara Kutarikan Gundah
 : Di tepian Malamku



Milyaran Kenangan Yang Bermain Di Pucukpucuk Kerlingmu
 Tak Dapat Kutangkap Lagi Dengan Seratus Juta Harap
 Lariklarik Pelangi Tak Lagi Jingga
 Retas.... Lantas kandas

 ( Bandung, Mei 2010 )


DEDICATED TO SOMEONE

RINDU ( 1 )

Rindu rambut panjangmu
menarinari di wajah
hingga tersungkur di sudut senyum
yang kau sungging
di senja itu

**************************************

PULANG

"aku harus pulang", bisikmu

lalu kau bergegas menarik sembilu
yang kau tancapkan tepat di jantungku
tinggalkan luka menganga
tanpa jeda tanpa rasa
hanya jingga memerah darah

**************************************

RUMAH

semestinya kamulah rumahku
tempatku menyimpan keluh
meletakkan nyaman dalam keranjang cinta
menutup mata dari penat dunia

seharusnya kamulah tempatku pulang
menjejakkan kaki di beranda
menghirup wangi kopi dari kepulan asap
di secangkir gelas yang kau seduh dengan cinta

sepatutnya kamulah denyut nadiku
berdenyar diseluruh ruas tubuh
saat kita memainkan melodimelodi kesunyian
dalam perjumpaan tubuhtubuh penuh keringat

selayak rumah tempatku menitipkan hening tentram
sepantasnya aku dan kau diam dalam temaram
jelang malam yang suram mencekam

"kita dalam irisan yang berbeda", tuturmu kelu
dan : selembar daun menguning hinggap di beranda berdebu

****************************************

( Bandung, 23 Mei    )

0 komentar:

Post a Comment