Breaking News

06 February, 2012

BANGKIT DI SEPERTIGA MALAM

   BANGKIT DI SEPERTIGA MALAM

Malam  telah larut...
jam menunjukkan sepertiga malam, terbangun dengan sekonyong koyong
Untuk menggapai waktu yang telah larut
Dingin, sepi sasana malam itu
Setapak demi setapak kaki menuju aliran air
Tuk membasahin alur wudhu

Malam telah larut...
Bunyi jangrik yang nyaring
Bunyi katak yang ada di gumbangan
Sunyi suasana malam
Semua manusia bergelimpangan melepas lelah

Malam telah larut...
Dalam sujud malam
Menyisakan sejuta air mata,di pelupuk mata, hingga menetes di pipi
Suara dzikir dan doa
Di mahabbaMu

Malam telah larut
Semua hasratmu tercurahkan
Di kala mendendam, lapanglang dadamu
Di kala marah, hilanglah berganti lemah lembut
Semuanya bergantilah dengan suasana yang baru
Dosa dosa kan di ampuni sang Illahi Robby.

Malam telah larut
Tak ada tau siapa yang mengadu pada Nya
Rintihan tangismu akan mengetuk
Doa akan selalu terkabul
Semua pintamu akan di kabulkaNya
Hati menjadi lega, dada menjadi lapang


Mahabbah el-ahmaed (titik suswati )

Samarinda,25,07,2011

0 komentar:

Post a Comment