Breaking News

22 February, 2012

ASI Ekslusif, Hak & Perlindungan Anak yang Pertama & Utama

By Wigati IsYe 

Setiap bayi mempunyai hak dasar atas makanan, kesehatan terbaik serta kasih sayang untuk tumbuh kembang optimal. Hak anak adalah bagian dari hak asasi manusia yang wajib dijamin, dilindungi dan dipenuhi oleh orang tua, keluarga, masyarakat dan negara. Para ahli gizi sepakat, ASI adalah makanan terbaik bagi bayi dengan segudang manfaat dari berbagi aspek, tidak hanya untuk bayi, tetapi juga untuk ibu. Sehingga mendapatkan ASI merupakan salah satu hak asasi bayi yang harus dipenuhi.Pemberian ASI eksklusif terbukti mampu mencukupi kebutuhan nutrisi yang dibutuhkan bagi pertumbuhan otak bayi. Kecerdasannya, termasuk dari segi emosional dan spiritual, juga akan terjamin. Oleh karena itu pemberian ASI eksklusif termasuk hak dasar anak yang tidak dapat dicabut maupun dikurangi pemenuhannya. Saat ini tingkat pemberian ASI eksklusif cenderung menurun. Hal ini dapat mereduksi potensi anak baik dari segi fisik, intelektual juga psikis. Hal ini tidak bisa dibiarkan, sebab telah melanggar hak anak. Dalam UU No 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan Pasal 128 disebutkan bahwa setiap bayi berhak mendapatkan air susu ibu eksklusif sejak dilahirkan selama 6 bulan, kecuali atas indikasi medis. Dengan adanya Undang-Undang ini jelas bahwa seorang anak yang baru dilahirkan dalam kondisi normal, artinya tidak memerlukan tindakan penanganan khusus, berhak mendapatkan ASI secara eksklusif. UU No 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak telah diperkuat dengan disahkannya UU No 36 tahun 2009 tentang Kesehatan, terutama dalam pemenuhan dan perlindungan hak anak. Terlebih lagi UU ini disertai dengan sanksi pidana bagi perorangan maupun lembaga yang menghalangi hak anak akan ASI. UU ini dapat menjadi payung sebagai upaya pemeliharaan kesehatan bayi, mempersiapkan generasi yang sehat dan cerdas, serta dapat menurunkan angka kematian bayi.Selain pemenuhan hak anak, pemberian ASI ekslusif terhadap anak merupakan langkah perlindungan anak yang pertama dan paling utama, karena pemberian ASI ekslusif merupakan stimulasi pendidikan awal bagi anak. Interaksi ibu dan bayi melalui pemberian ASI akan memberikan kesempatan pada bayi untuk tumbuh menjadi manusia yang mempunyai emosi yang lebih stabil dan perkembangan sosial yang lebih baik. Begitu anak lahir, pola asuh ibu sangat menentukan perkembangan anak selanjutnya. Pemberian ASI ekslusif merupakan bentuk asuhan sayang ibu yang tiada tara terhadap anaknya. Banyak manfaat dan pengaruh positif dari pemberian ASI, diantaranya ASI merupakan makanan terbaik bagi bayi dengan kandungan gizi terlengkap dibandingkan dengan susu formula merk ternama sekalipun. Pemberian ASI ekslusif, dikatakan sebagai perlindungan pertama dan utama terhadap anak adalah karena pemberian ASI ekslusif merupakan landasan psikologis yang kuat terhadap pembentukan kepribadian anak. Dengan perlindungan dan rasa aman yang dirasakan anak sangat membantu tumbuh kembang anak selanjutnya. Selain itu, melalui bahasa tubuh yang terbangun saat menyusui juga dapat membangun hubungan komunikasi yang sangat berarti bagi orang tua dan anak.Melalui kegiatan menyusui, bayi mendapatkan banyak hal yang secara psikologis berarti besar. Terutama bagi perkembangan kualitas perilaku dan kepribadiannya. Bayi dalam dekapan ibu merasakan sentuhan kulit ibu yang memberi rasa aman. Juga mendengar detak jantung ibunya yang memberikan kepadanya perasaan tenteram, karena detak jantung ibunya ini telah dikenalnya sewaktu masih berada didalam rahim. Ada perbedaan mengenai perkembangan jiwa atau mental antara yang diberi susu ibu dan yang tidak. Bayi yang mendapat ASI eksklusif lebih sehat baik jasmani maupun rohaninya. Anak yang mendapat kasih sayang ibunya, nantinya akan dapat mengasihi orang lain. Afeksi yang tumbuh melalui proses menyusui menjadi dasar perkembangan emosi yang hangat. Proses menyusui juga merupakan stimulasi penting untuk perkembangan mental, kecerdasan, sosial emosi anak, juga kepribadiannya. Bayi yang mendapat ASI ekslusif dua bulan lebih cepat berjalan dibandingkan dengan yang diberi susu formula. Perkembangan motorik bayi yang mendapat ASI ekslusif jauh lebih cepat dibanding bayi yang tidak mendapat ASI ekslusif.Dengan banyaknya keunggulan-keunggulan yang diutarakan diatas mengenai pemberian ASI ekslusif, maka pantaslah bila dikatakan bahwa pemberian ASI ekslusif ini merupakan investasi bangsa yang harus terus menerus disosialisasikan kepada semua lapisan masyarakat, agar semua pihak paham dan mengerti bahwa ini adalah cikal bakal pembentukan kepribadian bangsa. Bila semua pihak menyadari pentinya pemberian ASI ekslusif 6 bulan, kemungkinan sebagian besar anak-anak Indonesia tumbuh menjadi anak yang cerdas, santun dan arif. Menjadi anak-anak yang dapat membanggakan orang tua, bangsa dan negaranya. Menjadi anak yang dapat merubah paradigma dunia tentang negaranya. Merubah negara Indonesia tidak terus menjadi negara termiskin, terkorupsi dan segudang kejelekan lainnya menjadi negara yang inovatif, negara yang selalu menang dalam setiap pertandingan dunia, negara yang selalu melahirkan calon pemimpin-pemimpin negara yang pintar, adil, arif dan bijaksana. Pernahkah ini terpikirkan oleh pemerintah?? Ternyata ASI dapat mengubah dunia.

0 komentar:

Post a Comment