Breaking News

22 February, 2012

Aku, Harus Segera Pulang...(Cerpen)

By Sheika Naning  
Thanks chatnya,smsnya jg ya mbak..smlm,walo tidurku sebentar tp berkwalitas...kukirimkan sms ini pd mbakku Nina,sahabatku..jam 5.31 pagi.Aku lelah sekali...keluar masuk hutan utk survei perusahaanku,tak ada sinyal pagi ini,semua sms tertunda..not sent,pending!
Kemarin mlm aku curhat dg mbakku ini lewat sms dan chating,keluargaku di Jakarta,begini..nasibku,mencari sesuap nasi utk anakku dan segenggam berlian utk istriku..hhh,nga ding..bercanda.
Mbak Nina membalas seperti biasa,puuaaanjjaaang lebar,mbakku ini pekerja keras,ia hanya penjahit..tapi jgn dikira..?mmm..wau..sahabat semua orang!Sebelumnya aku curhat dg dua kawanku Aris dan Budi,kami sama-sama ditengah hutan sunyi ini,di base camp drilling company ini.Ternyata masalah kami mirip-mirip sama..maafkan aku istriku jika 'ngrasani kamu..aku lg mati rasa sm istriku,malas ngomong,komentar hny singkat..aku merasa tdk dihargai,omonganku nga didengar,berkali-kali masalah yg sama...anak-anak,rumah,..ah,bagaimanapun jg ia sdh jd ibu yg hebat mengasuh anak-anakku.Aku off 2 minggu,di lapangan sebulan...tapi kadang rumahku tak terasa hangat.
Ingin sempurna...mana ada??Aris dan Budi pun sama,mati rasa semua kepada istrinya,bukan membanding-bandingkan dg penampilan artis sih...kok,mereka biasa-biasa saja pd suami-suami ini,komunikasi macet lalu ribut...masalah kecil gara-gara korek api,odol atau remah kue saja jd masalah besar.
Saran mbakku...wauuu..ekstrim sekali.dia bilang...coba suruh istrimu pulang kerumah ibumu! 3 hari saja...lalu kamu kerjakan semua pekerjaan yg setiap menit,setiap,jam,setiap hari istrimu lakukan?...ya,aku belum pernah...apa berat tugas istri,ya?atau kita suami tinggal tau beres saja.
Aku ingat sama kawanku Umar,hah..sudah lama tak jumpa,dia pernah cerita istrinya marah sekali,merasa tdk diperhatikan,Umar seorang hakim(biasa menghakimi orang,tak bisa hakimi istri sendiri)
waktu istrinya marah,ia merasa terhakimi..kata istrinya..mas ini daftar kekesalanku,kesebelanku,keinginanku,ke...ke...ke dan ke...kata Umar ada 35 item!,,plus titik dua dan tanda sama dengan..Umar mati rasa,bersalah.Notes istrinya:
1.main perintah saja..ambil baju,sepatu,tas..dll
2.kl sdh diruang kerja nga keluar2
3.nga ngajak 'dinner
4.tidur ngorok
5.malu,undangan sodara dtg sendiri
6.ambil rapor anak
7.wisuda anak tak dtg!
8.ibu sakit tdk ditengok
9.nga peduli,,,bla..bla
10..dst...dst sampe no.35.....payah!nga ky dulu!!
Lalu kutanya Umar,apa jawabmu..?aku bingung,salahku sibuk krn aku mencintai pekerjaanku,profesiku,permintaan sederhana tak bisa kupenuhi...Lalu..?kubilang sama istriku...,,trimakasih tlah merawat anakku,kamu...hebat,ibu yg hebat,kamu bukan dokter tapi kamu jadikan anakku' seorang dokter!...lalu kata istrimu,Mar?..tanyaku....Ia memandangku dan berlinangan airmatanya...
Ada satu kawanku lagi,msh muda 33th,istrinya 32th,anaknya msh TK,hidupnya antara kantor dan rumah sakit saja!
Istrinya sakit leukimia....ia berkorban merawat istrinya hampir 3th keluar masuk rumah sakit,betul-betul sakit tak bisa menjalankan kewajiban sbg istri,sampai menjelang wafat ia setia menemaninya,wajah istrinya menghitam krn kemo dan obat ia tetap mendampingi dan membisikkan doa....sebelum wafat istrinya beramanat..agar ia...SUBHANALLAH...setahun istrinya wafat ia menikahi sahabat istrinya seorang gadis,cantik...sangat cantik,..cantik sekali.
Lain lagi dg sahabatku jg ia seorang perwira...tapi dirumah merasa garing,nga pernah ngobrol,nga pernah guyon..bicara sekedarnya...sama denganku.Padahal kami ini pria-pria mapan...salah apa suami-suami ini??
Apa harus kuturuti saran kakakku itu?Mbak Nina bilang...saat kamu pulang,jgn sampai istrimu bicara,tutup mulutnya,,segera genggam tangannya,katakan cinta..katakan trimakasih..katakan betapa kamu sangat mengharapkannya sampai akhir hayat,...buat istrimu terdiam tak sempat bicara..katakan semua isi hatimu...ulang-ulang permohonanmu....gunakan bahasa tubuhmu...peluk dia erat-erat,usap bahunya!tapi kalau kamu tak sanggup tulislah surat cintamu sepanjang kau sanggup!
Ah,..aku nga romantis,,,aku malu,bisa terkejut istriku nanti malah dikira aku sedang jatuh cinta lagi!Aku harus segera pulang..!akan kuturuti saran kakakku ini...i love you!
Ah....mbak Nina....mbak Nina..sangat mengerti pria dan sangat mengerti wanita,sahabat sejati.. ...padahal kakakku ini seorang........waria.




0 komentar:

Post a Comment