Breaking News

06 February, 2012

Aku Iri Padamu, Saudariku...


  Akhirnya mampu juga kubuat satu tulisan, yang ditulis dengan super ngebut.. karena kalo kelamaan, takut 'bocor' lagi keran air matanya... Semoga mampu kubuat lagi tulisan berikutnya...

Aku Iri Padamu, Saudariku...

Aku iri padamu,
karena kau punya kesempatan untuk bekerja di dunia bebas,
bertemu banyak orang terkenal,
bergaul luas dan menghasilkan uang.

Aku iri padamu,
karena kau mampu memberi banyak
untuk membalas jasa orangtua kita
atau sekedar menyenangkan hati kami, kakak-kakakmu.

Aku iri sekali padamu,
karena dengan rizkimu, kau mampu memberi lebih
pada orang lain, dari anak yatim sederhana
hingga donasi ke lembaga dunia.

Aku sangat iri padamu,
karena kau mampu menyimpan semua masalahmu
dan menutupinya dengan candamu, tawamu
hingga kami tak mampu mendengar curahan hatimu

Aku makin iri padamu,
karena Allah yang akhirnya menyelesaikan masalahmu
mengakhiri semua deritamu
dengan begitu cepatnya Dia memanggilmu.

Aku masih iri padamu,
karena derasnya hujan airmata dan doa untukmu
karena panjangnya iringan manusia yang mengantarkanmu
mereka semualah yang tersentuh oleh ketulusan hatimu

Dan aku akan selalu iri padamu,
karena Allah lebih mencintaimu, daripada kami mencintaimu
dan telah menyiapkan pasangan abadi yang suci dan murni untukmu
yang menantimu di surga-Nya

Duhai saudariku tersayang, betapa beruntungnya dirimu..

---didedikasikan untuk mendiang adikku tersayang, Hardini Retno Pamungkas, lahir 26 Juli 1982, wafat 24 Juli 2011---

0 komentar:

Post a Comment