Breaking News

25 January, 2012

TAKUTKU

By Tina Fawwaz Nadyawan

TAKUTKU

Bismilahirohmanirohim..

Antara sadar dan tidak sayup - sayup aku mendengar suara - suara orang yang sedang berbincang - bincang,,," oh inimah harus di bawa ke rumah sakit, saya tak sanggup lukanya terlalu dalam.." kudengar suara seorang perempuan.., lalu aku kembali tak sadar dan terbawa ke alam mimpi,seolah - olah aku sedang berbincang - bincang dengan tetanggaku.

Tiba-tiba kembali aku terbangun,..kali ini aku melihat ruangan yang banyak orang,..ada yang sedang duduk menunggu ada juga yang seperti aku tidur di blangkar,...antara sadar dan tidak aku bertanya pada adiku yang kebetulan ada di situ,.."Fawwaz mana...? Nadya mana..? ada...jawab adiku,..teteh tenang saja,..lalu aku bertanya kembali dengan penuh keheranan,
"Apa yang terjadi padaku..?...sssttt..teteh tenang aja,..jangan dulu banyak bicara," jawab adiku.., lalu samar - samar kulihat seorang perawat laki - laki menghampiriku dengan membawa peralatan untuk menjahit.., Hah ..ada apa ini..??aku makin heran..tapi kok kepalaku pusing sekali dan aku merasakan bibirku yang mati rasa..., "Maaf ya bu..,saya mau menjahit bibir ibu.." Lho emang bibirku kenapa??? spontan aku meraba bibirku dan ada yang aneh, bibirku terasa membengkak dan berdarah,..Oh apa yg terjadi padaku..???
Perlahan - lahan perawat itu menjahit mulut bagian dalamku, sementara aku sambil menahan ngeri dan sakit, berusaha mengingat apa yang sebenarnya terjadi,...tapi Blank..semuanya kosong,..aku tak ingat apapun. Hingga akhirnya aku di perbolehkan pulang.

Karena jarak dari garasi ke rumah cukup jauh,..aku di gendong oleh suamiku,..di rumah telah menunggu ibu dan Ayahku (sekarang sudah Almarhum),..dengan tergopoh - gopoh ibuku menyambutku dan menangis melihat keadaanku yang mengerikan dengan bibir yang bengkak jontor kayak Donal Bebek.., "sebenarnya apa yang terjadi??? tanya mamaku pada suamiku,
dengan oenuh perasaan bersalah suamiku menjawabnya,.." ini mah,..tadi Tina sedang latihan parkir mobil dekat kantorku, lalu aku biarkan parkir sendiri ditempat yang agak luas, aku tinggal ngobrol karena kebetulan ada temanku yang ngajak ngobrol,..tapi tak berapa lama ada satpam yang memberi tahu,  kalo mobilnya gak bergerak2,..pas di samperin tenyata aku sudah di temukan pingsan dengan keadaan mulut yang berlumuran darah,..posisi depan mobil yang menubruk pohon rusak berat..., dan yang membuat saya Shock mah..,di bawah pohon itu ada jurang yang sngat curam..., kalo saja tak ada pohon itu.., Tina pasti sudah jumping ke bawah dan tak akan tertolong lagi.." panjang lebar suamiku menerangkannya,..dan aku selama mendengarkan..satu - persatu memoriku kembali,..Ya aku ingat tadi pagi aku dan suami dengan semangat bersih - bersih rumah, setelah itu suamiku mengajak aku yang lagi belajar mobil untuk memperlancar parkirku yang memang belum luwes.
Masih ingat aku perjalanan dari rumah ke kantor suamiku yang lumayan jauh, aku mengendarai mobil sendiri, terus kami mampir ke sebuah kolam tempa pembangkit tenaga Listrik, di situ aku mencoba latihan parkir,..tapi tiba - tiba KRAAK..seperti menabrak sesuatu, kami berhenti dan melihat,..tapi ternyata tak ada apa - apa, terus aku meneruskan perjalanan ke kantor suamiku yang memiliki jalan yang cukup luas buat latihan,

Sesampainya di sana,..suamiku membiarkan aku bolak - balik,  latihan dengan mobilku hingga menjelang Ashar, setelah merasa cukup lama aku menghampiri suamiku yang kebetulan sedang ngobrol..."Pak pulang yuk!! sudah Ashar !!"...."satu putaran lagi aja ,," jawab suamiku..Akupun kembali menyalakan mobilku dan berlatih parkir di tempat yang agak sepi,...hmmm cuman lurus belok kanan,..gumamku lalu aku menstarter mobil dan...setelah itu, aku tak ingat apa - apa lagi,...tahu  tahu sudah di rumah sakit.

Hal yang sangat menakutkan waktu itu adalah aku seperti aka meninggalkan anak - anaku itulah yang membuat aku takut,..bayangan akan meninggalkan mereka dan dengan siapa mereka akan tinggal sungguh membuatku sangat trauma,..tapi Alhamdulillah Tuhan masih sayang padaku,..dengan masih membiarkan aku hidup untuk merawat anak - anaku, cuma luka jahitan di bibir dan benturan di kepal yang masih membekas.

Sejak itu aku tak pernah latihan lagi.kapok?? enggak cuman ingin istirahat dulu, karena tujuan untuk bisa menyetir adalah biar aku bisa mengantar anaku pergi terapi sendiri, mengingat suamiku akan kuliah lagi di jakarta.

Beberapa bulan setelah itu aku mencoba untuk kursus lagi dan Alhamdulillah sampai mendapat SIM, tapi ternyata ada kejadian lagi yang membuat suamiku tak mengijinkan aku latihan mobil lagi.
Hal itu akan aku ceritakan lain kali ya...

Kejadian tadi terjadi di Bandung,..sekarang aku ikut suami tinggal di Banten

Wassalam..

Banten 14 Agustus 2011

0 komentar:

Post a Comment