Breaking News

30 January, 2012

surat untuk sang sury



Ini aku, si wanita pencinta hujan.
Entah kenapa julukanmu buatku terasa pas - dan anehnya menyejukkan..
Belasan tahun kita berjalan bersama .. Kadang tanpa kata, kadang saling berlomba memuntahkan kata2 bak mitraliur di medan perang...

Tapi.. Ini tetap aku - si gadis hujan yang sudah bermetamorfosa jadi wanita pecinta hujan. Iya.. Sejak aku melahirkan anak2 kita, bukankah masih aneh kalau aku dipanggil si gadis hujan?

Hmm.. Aku mau berbagi rahasia, mengapa hujan sangat berarti untukku..

Hujan membuatku merasa lebih hidup, membuat pori pori kulitku terbuka. Meruapkan semua gundah di hati sampai tak tersisa..

Hujan selalu melenakan hatiku yang kadang tak menentu, menyisakan udara sejuk yang selalu dirindukan sesama.. Memberikan penghidupan bagi tanah, memberikan asupan air..

Buatku hujan berarti berkah yang tak terhingga

Tapi.. Selaksa untaian peristiwa yang kita jalani..

Bagiku engkau tetap sang matahari..
You bring the warmth atmosphere after the rain.

Bukankah setelah hujan kita selalu mengharapkan matahari agar tercipta pelangi..

Saat aku berkata - ya, aku memang wanita hujan.. Itu karena engkau adalah raditya...

Karena tanpa kamu, pelangi - anak2 kita.. Tak akan pernah ada..

*Kubikelku yang brantakan - 18 May 2011
Jawaban dari Sang Surya :












0 komentar:

Post a Comment