Breaking News

25 January, 2012

SAHABAT RAHASIAKU


Kehadiranmu…tanpa terencana sebelumnya.
Tak pernah dengan sengaja kuingin mencarimu.
Aku saja tak kenal siapa dirimu yang sebenarnya.
Bagaimana mungkin bisa kutelusuri semua tentangmu?

Namamu tak terlafazkan di lidahku.
Namun entah mengapa rasa keluku jadi melenyap.
Saat harus bersapa dengan kesederhanaan yang kau cipta.
Untukku yang haus percikan kasih.

Perjumpaan itu menyiratkan ketulusan putih.
Hasil dari kejernihan dan batin teduhmu.
Menawarkan riak-riak pelangi nan mempesona.
Setelah hujan dan panas  berhenti beraksi.

Inginku bersilaturahmi dalam kenyataan sungguh terlalu.
Mungkinkah kelak kan berdiri tepat di depanku?
Agar semburat kesejukan bola matamu kutatap.
Penuh rasa yang tak akan ada jemu.

Engkaulah sahabat rahasiaku…
Yang belum pernah kutemui di dalam hidupku.
Bahkan banyak tentangmu yang masih tak kuketahui.
Kecuali persahabatan termanis yang kau tawarkan.

Duhai sahabat rahasiaku…
 Bukan maksudku untuk merahasiakanmu dari siapapun.
Malah aku ingin mengumumkannya pada seisi alam.
Bahwa engkaulah sahabat yang terbaik bagiku.

Sahabat rahasiaku…
Telah kau ajari aku kehalusan dalam bersikap.
Lembut dan gemulai memberikan wejangan berharga.
Ketika kegalauan kerap kubisikkan di telingamu.

Wahai sahabat rahasiaku…
Tetaplah setia mengantarkan kalimat-kalimat hikmah.
Supaya ku kan bisa tegar menjejakkan langkah tertatih.
Menuju jalan yang kan menjajikan surga milik Illahi Rabbi.

P.Siantar, 1 Agustus 2011.
Untaian kata di hari pertama ramadhan yang penuh berkah.
Pukul 22.50 WIB.

Buat sahabat terbaikku…yang selalu ada ketika dibutuhkan. Kuharap akupunkan selalu ada di saat ketika ada yang mengulurkan tangannya menginginkan  kehadiranku.









0 komentar:

Post a Comment