Breaking News

24 January, 2012

Percayai Aku


Rinai hujan petang ini
seiring seirama getar air mata ini
merintikkan lantunan kata untukmu
cintaku sepanjang buku zaman
tak terhingga waktu

hidup matiku membutuhkanmu
dan anak-anak itu, pelangi kita
abadi indahnya menembus ruas-ruas raga

masihkah kau ragu?
karena diamku kerap melukaimu?
bagai duri dan kau terluka?

Percayai aku,
diamku adalah dzikir tak terputus
menyanjung cinta kasihmu
pendamai jiwaku
penentram kalbuku
penyegar nafasku

Sungguh, kau adalah cintaku
abadi segala zamanku


En A Er
10052011

penggelora asaku












0 komentar:

Post a Comment