Breaking News

27 January, 2012

Mys daughter's first "salon" experience..


Puteri bungsuku Maira rambutnya panjang ikal sampai hampir mencapai pinggang.Di usianya yang baru menginjak lima tahun dimana ia sedang senang-senangnya main, berlari , melompat-lompat rambut ikalnya yang panjang itu sering terasa merepotkan. Merepotkan karena Maira paling tidak suka jika rambutnya diiikat atau dikepang. "Nggak mau...nggak suka...sakiit...",protesnya setiap kali aku berusaha mengikat rambutnya. Maksudku supaya dia tidak kepanasan dan bercucuran keringat karena rambutnya yang tergerai panjang menutupi bahu itu,tapi apa daya,maksud baikku tidak mendapat sambutan. Bukan tidak pernah juga aku mencoba untuk membujuknya agar ia mau dipotong rambutnya. "Nggak mau.....,,"selalu itu jawabnya. Ya sudahlah....pikirku jengkel.

Dua hari yang lalu aku membawa anakku yang nomor dua (abangnya Maira) ke tukang pangkas rambut pria. Rambutnya sudah mulai menutupi telinga,jadi memang sudah waktunya untuk dirapikan. Karena tidak ada orang lain di rumah, Maira pun kuajak ikut. Selama berada di tempat pangkas pria itu puteriku tekun memperhatikan abangnya yang sedang digunting rambutnya. Bolak-balik ia bertanya padaku mengapa rambut abangnya harus disemprot pakai air dulu, apakah abangnya tidak kesakitan rambutnya dipotong pakai gunting, apa tidak geli dicukur pakai alat cukur listrik dst...dst...berbagai pertanyaan dan komentar lucu khas anak-anak.

"Wah...abang Iqbal jadi tambah ganteng karena rambutnya sudah rapi ya....", komentar suamiku yang (seperti biasa) baru sampai di rumah sesudah maghrib. Macetnya Jakarta membuat suamiku yang malang (tapi disayang..he..he...)selalu baru bisa mencapai rumah kami dua jam lebih dari waktu pulang kantornya.

"Iya...Bang Iqbal ganteng ya mai....",ucapku pada Maira. Ia hanya manggut-manggut setuju,lalu berkata," Ma...maira juga mau pangkas rambut...". "Alhamdulillah.....", spontan aku berucap memuji nikmat Allah kali ini. Sudah berbulan-bulan aku membujuk anakku agar mau dipangkas rambutnya,tapi rupanya baru kali tergerak hatinya untuk menuruti permintaanku yang satu ini. Pengalaman menemani abangnya ke tukang pangkas pria kemarin ternyata berpengaruh positif bagi puteri bungsuku ini...he..he...

Sekarang di sinilah kami, di "hair and  beauty saloon" Kilisuci , yang terletak di lantai dua pasar tradisional Kranggan, tempatku biasa berbelanja keperluan dapur. Setelah selesai berbelanja di pasar sayur dan ikan di lantai satu tadi,  aku dan puteriku Maira bergegas naik ke lantai atas bagunan pasar, dimana terdapat beberapa salon kecantikan wanita.

"Mau dipangkas model apa ya sayang...",sapa  si mbak pegawai salon sambil tersenyum dengan ramahnya pada anakku. Maira hanya tersenyum malu-malu tidak menjawab. "Dirapikan aja mbak dan panjangnya dikurangi sampai sebahu aja..., ucapku pada si mbak. "Oh...ok kita pangkas ya rambutnya...",sambil mulai mengambil peralatan pangkasnya si mbak berbegas mendudukkan puteriku di kursi pangkas yang khusus buat anak-anak.

Selama dipangkas rambutnya Maira duduk dengan manis dan tenang. Ia tampak menikmati ketika rambutnya dijepit, disemprot, digunting dan terakhir diblow. Hasilnya memang cukup memuaskan, rambut puteriku yang biasanya ikal panjang dan agak awut-awutan langsung terlihat rapi dan modis. Apalagi si mbak salon memblow poninya sehingga tampak indah bergelombang. Puteriku pun sepertinya sudah cukup mampu untuk menyadari (di usianya yang baru lima tahun)perbedaan penampilannya dari sebelum ditata rambutnya dengan sesudah mendapat sentuhan pangkas dan blow dari si mbak pegawai salon.

"Sudah selesai....", ucap si mbak salon. "Wow...jadi tambah cakep...", tambahnya lagi. Puteriku tampaknya setuju dengan ucapannya, Maira dengan serius memperhatikan bayangannya di depan cermin besar di salon itu, kemudian tersenyum-senyum ia menghampiriku. "Maira suka di salon...", ujarnya membuatku tertawa geli.

Sesampainya di rumah, aku mulai menurunkan belanjaan kami dari bagasi mobil. Sementara puteriku bergegas masuk. "Hua.......", suara tangis keras Maira yang belum lagi satu menit masuk ke dalam rumah mengangetkanku. Hampir saja kantong plastik berisi ikan yang kupegang jatuh, nyaris terlepas dari peganganku.

"Ada apa mai.....", buru-buru aku masuk menghampiri puteriku yang sedang berurai air mata, berdiri di depan cermin di ruang makan. "Kog rambutnya nggak seperti tadi lagi.....kog poninya gak seperti terowongan lagi....".ucapnya sambil menangis tersedu. Sejenak aku tertegun menatap puteriku, mencoba mencerna ucapnnya....Oalah....tersentak geli aku menyadari apa yang dimaksud oleh puteriku yang lucu ini....Tatanan rambut yang dihasilkan si mbak salon memang sudah berubah, dirusak oleh angin dan keringat puteriku. Rambutnya yang tadi terlihat rapi bergelombang dengan poni yang bergulung-gulung (memang sekilas terlihat seperti terowongan...berlubang ditengahnya...hi..hi...) sekarang sudah berubah. Sudah terlihat seperti rambutnya yang biasa, hanya lebih pendek dan rapi. Pengaruh blow sudah hilang rupanya... Sia-sia aku menjelaskan pada puteriku mengenai efek semprot dan blow pada rambut hanya sementara...dsb...dsb...mana mungkin hal-hal begitu dapat dimengerti oleh anak umur lima tahun...

"Maira gak suka ke salon....cantiknya cuma sebentar aja".....isaknya ketika kupeluk ia untuk menghibur hatinya yang terluka....karena pengalamannya yang pertama ke salon...














4 komentar:

Phuji Astuty Lipi said...

hmmm main dimari..ternyata emang demen nulis ya mbak...salam ukhuwah, aku newbie di IIDN tapi statusnya masih single...^__^

Nike Free said...

moncler femme moncler jackets cheap outlet moncler moncler shop moncler down jackets men moncler jackets canada goose sale canada goose jackets canada goose outlet canada goose coats canada goose online goose down jackets canada goose outlet online canada goose toronto doudoune canada goose parka canada goose canada goose jakke winter jackets canada canada goose outlet stores moncler men moncler jackets moncler women moncler outlet moncler sale moncler jackets mens moncler jackets sale moncler jackets outlet moncler online moncler jackets women

Xiaozhengm 520 said...

2015-12-3 xiaozhengm
adidas outlet store
coach outlet
louis vuitton outlet
michael kors outlet
ralph lauren uk
jordan pas cher
michael kors
ugg australia
michael kors outlet
ugg boots
ugg boots
kate spade
north face jackets
abercrombie
nike air max uk
coach outlet store online
barbour uk
gucci outlet
longchamp handbags
basketball shoes
oakley sunglasses
gucci outlet
ugg outlet
kate spade uk
nike air max
polo outlet
cheap jordans
michael kors outlet
canada goose jacket
michael kors outlet
nike roshe run women
longchamp outlet
sac longchamp pas cher
christian louboutin outlet
michael kors
michael kors uk
juicy couture
tiffany jewelry
adidas trainers
sac longchamp

chenlina said...

chenlina20160129
canada goose outlet
oakley sunglasses cheap
louis vuitton outlet
michael kors outlet
michael kors outlet
tod's shoes
hollister clothing
michael kors outlet clearance
coach factory outlet online
chanel handbags
jordan retro
coach factory outlet
michael kors outlet online
coach outlet store online
toms outlet
uggs outlet
jordans for sale
cheap air max
oakkey sunglasses
nike trainers uk
louis vuitton purses
mulberry handbags
oakley outlet
kobe 11
canada goose jackets
true religion outlet
louis vuitton outlet
coach outlet
christian louboutin outlet
ray ban sunglasses
oakley sunglasses cheap
uggs outlet
ray ban sunglasses
coach factory outlet
ray ban sunglasses outlet
cheap jerseys
louis vuitton handbags
replica rolex watches
true religion jeans
louis vuitton
as

Post a Comment