Breaking News

27 January, 2012

Mompreneur, cita-citaku sejak masih kuliah


Menjadi ibu rumah tangga dan menjalankan bisnis dirumah adalah cita-citaku sejak masih kuliah. Aku memang tidak berminat jadi wanita karier karena sejak masih sekolahpun aku sudah bisa cari uang sendiri walau sekedar untuk uang jajan disamping juga aku menyadari karakterku yang tidak suka disuruh-suruh orang. Aku sudah merasakan enaknya jadi pedagang, setiap hari pegang uang tidak perduli tanggal tua atau tanggal muda.Setelah menikah ku utarakan keinginanku kepada suami untuk  menjadi ibu rumah tangga sambil menjalankan bisnis dirumah, besrsyukur suamiku mendukung penih pilihanku.  Usaha yang ku jalani tidak jauh-jauh dari dunia ketrampilan wanita, mulai dari souvenir nikah, jahit jilbab dewasa, menjual tanaman hias dan terakhir kumantapkan diriku sebagai produsen jilbab anak-anak dengan desain cantik. Dalam menjalani usahaku jatuh bangun sudah pernah kujalani, tapi karena aku suka berbisnis, hal itu tidak menjadi masalah bagiku, aku menikmati prosesnya, belajar dari kegagalan dan selalu belajar dari orang lain itulah prinsipku dalam berbisnis. 


Dua tahun terakhir ini aku memutuskan untuk menekuni usaha produksi jilbab anak dengan berbagai model yang cantik, mulanya anakku yang memakainya, kemudian teman-teman bermainnya memesan, teman sekolah dan sampai sekarang aku dibantu empat orang penjahit dan  tiga orang karyawan sulam pita. Dan sampai sekarang aku sudah meproduksi empat puluh model jilbab anak yang cantik cantik, padahal aku tidak pernah belajar  ataupu sekolah desain, semua itu karena aku mencitai pekerjaanku.

Dalam hal mendidik anakpun aku punya konsep sendiri, bermodalkan dari membaca buku-buku pendidikan anak, mengikuti berbagai seminar dan berdiskusi dengan ibu-ibu yang menurutku berhasil mendidik anak. Sejak kecil aku sudah menanankan kemandirian kepada anak-anak. Mulai dari makan sendiri, membuang sampah sendiri, membersihkan tempat tidur sendiri., bahkan sejak tk kedua anakku sudah bisa menyiapkan dirinya sendiri ketika akan berangkat sekolah. Aku sangat royal memberikan pujian kepada anak-anak ketika mereka berhasil  melakukan pekerjaannya sendiri, dan anak-anakpun berlomba-lomba untuk tampil mandiri. Kini ketika pagi hari aku cukup menyiapkan sarapan pagi dan bekal sekolah selebihnya anakku yang masih tk dan sd sudah biasa menyiapkan dirinya masing-masing. Dan ketika akan berangkat sekolah aku tinggal mengecek mereka satu persatu dan alhamdulillah semuanya beres.

Disamping kemandirian akupun sudah menanamkan kecintaan buku pada anak sejak dini, mengajari mereka membaca, menulis dan mengaji, semua itu kami lakukan dengan senang hati sambil diselingi dengan bermain-main. Kini saya tidak pernah pusing ketika anak-anak  ujian karena mereka akan belajar sendiri tanpa diperintah apalagi dipaksa-paksa. sekali sekali saya mengecek pelajarannya sampai dimana

Kini ketika usahaku semakin berkembang, aku sangat bersyukur kepada Allah  swt dengan kehidupanku sekarang. Bisa menjadi ibu rumah tangga seutuhnya, menjadi sahabat bagi anak-anakku, anak-anak tumbuh menjadi anak berkarakter dengan berbagai prestasi dan akupun bisa berguna bagi orang lain  membuka lapangan kerja buat beberapa ibu-ibu di sekitarku.










0 komentar:

Post a Comment