Breaking News

25 January, 2012

Mengenang 11 tahun silam


Masih kuingat,sore itu sepulang  mengajar anak anak TPA,dia bilang padaku ''ada yang mau disampaikan,penting dan tolong nanti ajak satu teman perempuan ya..''
kuiyakan dengan hati bertanya.
Ternyata sebuah kalimat yang nantinya akan membuat hidupku menjadi berwarna pelangi meluncur dari mulutnya.yup..sore itu aku dilamar,meski tak seperti disinetron,sang lelaki bersimpuh sembari memberikan cincin bermata berlian and then say'' would you marry me?'' Tidak..teman,tidak. Justru lamarannya terasa khidmat seperti sedang upacara bendera( what's???)
dimulai dengan mengucap Basmallah,kemudian menyitir sebuah ayat Alqur'an '' Laa iqraha fiddiin..aku sebenarnya punya niat untuk menggenapkan setengah dien,bersediakah kamu untuk menggenapinya?''(ckck..gayane ustadz banget yo..),dan seperti di sinetron,dengan muka merah merona kujawab,iya..!! Cuma itu teman,ya..hanya kata itu yang terucap.
Ya iyalah,bayangkan saja,aku baru mengenalnya 3 bulan,itupun cuma saling mengangguk kalo ketemu,eh..nggak juga ding,pernah sih ngobrol sebentar tapi ya nggak berduaan( doo..yang takut dibilang berkhalwat hehe).nggak tau kenapa hatiku juga merasa yakin untuk mengiyakan tawarannya.
Akhirnya tanggal 8 Juli menjadi hari yang bersejarah bagi kami dan segenap keluarga besar,bahkan melebihi HUT kemerdekaan, akad nikah dilaksanakan dengan meriah.
Namun satu hal yang agak membuat kami merasa kurang sreg ketika acara berlangsung,sebenarnya jauh sebelum acara akad berlangsung,kami sudah menyiapkan CD nasyid,biar nanti ketika acara berlangsung terasa khidmat.nah..paginya,yang diputer ya CD nasyid itu,tapi ealah,begitu agak siang yang terdengar malah'' sekuntum mawar meraaaaah yang kau berikan kepadaaku..tereret,tuing dungdang'' haddoowh,mana suara yang nyanyi nggak enak banget..pokoe bikin isi telinga rasanya glundang glundung deh bo!!
And,then..life must go on,ternyata buannyak perbedaan diantara kami, hal yang paling berbeda adalah dia laki laki,aku perempuan..halah,ya iyalah,emang aku lesbong..kekekek
trus aku rammmee,do'i diem kayak siput lagi dirazia ( sorry ya..hunny),aku grabak grubuk,do'i kalem,kayak lembu..oups,becanda yo beib,suer deh..
trus,meski do'i nggak pernah ngasih bunga kayak yang disinetron lebay ntu,tapi perhatiannya ke aku te o pe be ge te,misalnya nih yah,aku tuh bisanya pake hape doang,tau tau baterenya full,soale do'i tak membiarkan hp ku lemes nggak bertenaga alias rajin nge-cas( tulisannya kayak apa sih)ha peku begitu diliatnya baterenya nyaris tewas, atau ketika tiba waktuku mengaktivasi behel,do'i dengan sukarela menemaniku,padahal seringkali antriannya bikin jerawat beranak pinak,saking lamanya.dan aku tau do'i tuh ya,paling nggak bisa nunggu even nungguin motornya yang masuk bengkel sekalipun bahkan do'i milih bergondrong ria daripada harus ngantri di tukang cukur.

Atau..
Maklum dengan aku yang sensitif dengan hal hal lucu,yang mungkin menurut orang lain nggak lucu,tapi aku bisa terbahak bahak geli, kata suamiku syaraf ketawaku udah putus.btw..emang beneran ada ya syaraf ketawa?mbuhlah.
 Daan..sungguh,nggak terasa,sudah 11 tahun kami saling berpegangan tangan,saling menguatkan ketika salah satu merasa lemah.
My big thanks to my hunny bunny,tanpamu apa artinya aku,terimakasih untuk kesediaanmu memahamiku,seorang perempuan yang berusaha untuk menjadi bidadarimu dunia dan akhirat.