Breaking News

27 January, 2012

MAMA,PAHLAWANKU


Ma, rasanya rangkaian kata terindah para pujangga tidak akan cukup untuk menggambarkan betapa mulianya dirimu. Taburan intan berlian tak bisa menggantikan jerih payah pengorbananmu untukku. Betapa jasamu dalam perjalanan hidupku, mengantarkan aku pada titik kebahagiaan yang tak pernah kubayangkan sebelumnya. Ma, jauh darimu membuatku sadar betapa aku begitu merindukan dan menyayangimu. Betapa besar kasihmu, melampaui langit dan bumi. Bagaimanapun aku berusaha membahagiakanmu, tetap tidak sebanding dengan kasihmu padaku. Ma, aku ingin sekali membawamu menjelajahi dunia, mengenalkanmu pada hal baru, membahagiakanmu, menebus semua dosaku, dan menyenangkan hatimu. Mungkin saat ini hal itu baru sebatas angan dan impian, tapi aku berjanji untuk mewujudkannya satu persatu. Yang paling membuatku menghormatimu, adalah pengorbananmu pada keluarga. Bertahan dari badai dan gelombang, tetap berdiri tegak dan tidak goyah.
Kau bisa saja lari ma, dan meninggalkan semua kepedihan. Bukan aku tidak tahu, berapa kali mama mencoba berlari dan melepas beban. Aku bahkan mendukungmu untuk pergi. Tapi, engkau tidak mau pergi ma.Kau putuskan akan berjuang, bertahan sampai akhir agar hidupmu tidak sia-sia.Pengorbananmu perih ma, berlanjut sampai kini. Semua kau terima dengan penuh kesabaran, mencambuk dirimu sendiri agar lebih kuat lagi berjuang. Betapa kuat dirimu ma. Kalau aku yang ada di posisi itu, mungkin dari awal aku sudah pergi dan lari. Tapi engkau tidak ma, bertahan dan berjuang, terus dan terus. Perlahan kabut gelap hidup memudar, perlahan engkau dapatkan kebahagiaan yang kau perjuangkan. Harapan dan doaku, kebahagiaan itu utuh dan tak goyah.My Love for you MoM.


0 komentar:

Post a Comment