Breaking News

01 February, 2012

KACAU!

 
Tulisan Gokil ala Archa Bella yang terinspirasi dari berbagai sumber dan pengamatan.

Di-era suka gaya-gayaan akhir-akhir ini..setiap ada kesempatan, orang ngomong selalu aja getol disisipin bahasa inggris atau kebarat-baratan.
Mungkin pikir mereka biar kerenan,biar sok-sok seleb,padahal blom tentu tuh maksudnya bener.Sering denger kadang-kadang artis pas diwawancarai bilang:
"I don't know ,I often seringkali denger kalo si ini..bla..bla bla....", walah..often kok seringkali ..tambahin mana mungkin impossible sisteerrr biar lebih berasa!!gubraxxx..dhuenggg!

Bahkan ada juga yang berlogat sok keinggris-inggrisan,tetapi selera localnya masih saja menguntit dengan setia.Yah,sah-sah saja sih,kan memang logat seringkali ga bisa dipisahkan dalam cara kita bertutur.Mungkin bisa diumpamakan bahasa tarzan yang memang habitatnya dihutan,bahasa suka-suka,mau auo..uo...boleh..mau jungkir balik terjerembab,nabrak pohon buat yang mendengarkan juga boleh.Bolehlah kita sebut JUNGLISH atau Jungle English alias bahasa Inggris cara hutan rimba...(mengambil kesimpulan sendiri).
Kadang bisa juga dikategorikan sebagai bahasa Tukul.Mengapa Tukul??
Karena sebagai seorang penghibur,dia biang suka asal dalam berbahasa,seperti sit sweet yang artinya duduk manis.Belum lagi kalo kita tinggal di Singapore,sedikit banyak bahasa Inggris kita terkontaminasi dengan logat melayu-chinese ala Singapore.Contohnya nih dari pengamatanku,mereka biasa mengakhiri dengan kata -lehh dibelakang suatu kalimat.Biasanya disebut Singlish alias Singapore-English.
Contohnya:
"Few months in xin jia po,my singlish already improved a lot lehhh , so now when I sms my hubby, I wrote "hun, miss u orredi".....
see?betapa bahasa dan logat saling mempengaruhi pengungkapan.
Saya bukan ahli bahasa,dan tidak pernah kuliah dijurusan sastra,jadi ..yah ga bisa komen terlalu banyak tentang hal ini.

Tapi yang saya tahu,ada versi-versi Singlish dinegara kita yang sudah dimodifikasi ala lidah lokal.
Contohnya:
Javelish.. The typical Javanese language: 'lho', 'lha', 'tho', 'kok', 'ki', etc
-Lho, I already bought that book ! -Kok, buying again ?
-I reminded you so many times 'tho' ! -Lha, I didn't know ... how ki !?
-Don't be like that, no....!?  

Jakartenglish ? Jakarte English is marked by the 'sih', 'deh', 'dong', 'nih', etc -
-That movie is very good, deh.
-Can you speak english well?.. yeah a little sih I can!
-Use my money first nih.. -Give me more dong..
-How sih? Little little angry..  

Surobenglish? Suroboyo English is marked by 'tah'
  -Do you feel sick, tah ?  
Other exclamation words of Java : 'wo_', 'wah', 'wé_', 'jian', and 'jé_'
-Wé_ lha this book is mine jé...! -Wo, only like that tho!
-Wah, expensive, tho?
-Jian, Paijem is so beautiful tenan.  

Sundanglish is also available such as 'atuh', 'euy', 'mah'
-Well, if that kind, it pretty so-so atuh
-It can't be that way euy..
-I am mah, not like that... anything else ?  

There are also abundant 'sound effect' in Javanesse language.
-Suddenly, mak bedunduk mbok Tuginem appeared.
-My head feels pain, mak cleng!
-Mak tlepok, I got a mango!
-My chicken is suddenly died, mak cekengkeng
-Mak gedebug, Kampreté fell down.

Ada juga Jogjenglish..halah maksa banget!..:P,seperti:
But little-little ki opo harah....You are so ono-ono wae!

Dan itupula yang sering terjadi padaku ,terutama kalo sedang sedikit keki atas ulah anakku.
"Lha,mommy had said to you,kid,don't go anywhere dong!",please sit sweet..sit sweet...
yang artinya:
"Lha ,ibu kan sudah bilang kan,jangan kemana-mana,ayo duduk manis...duduk manis!"

Haizzz..kacaaawwww!



0 komentar:

Post a Comment