Breaking News

30 January, 2012

Contoh 2: Telur Ayam Kampung (Bu Lan)


By Bu Lan
Sore itu ibu sudah berdandan rapi.
Ibu masih tampak cantik meski ada gurat-gurat kelelahan di wajahnya. Namun aku tak peduli dengan gurat-gurat itu, bagiku ibuku adalah ibu tercantik di dunia.
“Bangun Nak, hari ini jadwal kita kontrol ke pak dokter ya...”, ibuku membangunkan aku dengan lembut. 
Aku bangun dengan malas. Rasanya enggan sekali aku kembali ke dokter.
Saat itu aku tak begitu mengerti apa sesungguhnya penyakit yang sedang kuderita. 
Setiap kali aku bertanya, ibu hanya berkata sebentar lagi aku akan baik-baik saja. Aku akan segera sehat lagi kalau aku mau nurut minum obat, nurut kalau harus  kontrol ke dokter, juga harus nurut kalau diambil darahnya untuk diperiksa.
“Tapi aku lelah Bu, setiap hari harus minum obat terus...”, sering aku merengek seperti itu. Tak dapat kuhitung lagi sudah berapa ratus butir obat yang kutelan dan berapa kali aku harus test darah. Sakit sekali setiap jarum itu menembus kulitku, apalagi ketika jarum suntik  itu berhasil menyedot darahku. Tidak banyak darah yang terambil, tetapi itu sudah cukup membuat kepalaku merasa pusing dan perutku merasa mual.
“Aku tak kuat lagi, Bu...”, ibu menatap aku dengan iba, segala jurus dikeluarkan untuk menenangkan, menghibur dan menyemangati aku, termasuk berjanji membelikan aku berbagai macam barang yang selama ini menjadi impianku.
“Hari ini jadwal test darah, kamu harus kuat ya.., ibu akan membelikan kamu tas berwarna pink yang selama ini kamu inginkan..”, mendengar tawaran ibu aku jadi bersemangat. Meskipun bayangan jarum suntik begitu menakutkan bagiku, tapi aku dapat menepisnya dengan bayangan tas sekolah berwarna pink yang selama ini aku inginkan.
Sudah tiga tahun aku tak dibelikan tas baru oleh ibu, ada beberapa lubang pada tasku, aku malu bila Dewi dan Weni tertawa melihat lubang-lubang yang ada di tasku itu. Mungkin maksud mereka bukan mengolok-olok tapi aku sungguh malu sekali.
“Tapi apa ibu sudah punya uang?”.
“Sudahlah... kamu tidak usah memikirkan itu ,Nak.. kemarin ibu mendapat uang dari ongkos menjahit”, ibuku tersenyum menenangkanku.
Aku merasa lega. Sesungguhnya aku sangat kasihan dengan ibu. Meskipun aku masih punya ayah, tapi saat itu ibu seperti orang tua tunggal. Ibu harus bekerja keras mencari nafkah. Pekerjaan utama ibu adalah menjahit, setiap hari ibu bangun pagi-pagi sekali dan tidur tengah malam agar dapat menyelesaikan banyak jahitan.
Uangnya ibu gunakan untuk membiayai kehidupan kami sehari-hari, untuk biaya sekolahku dan sekolah adikku, juga untuk mencicil hutang-hutang.
Dan yang sangat kusesalkan adalah karena aku sakit, ibu harus membiayai pengobatanku. Beban ibu menjadi bertambah berat karena penyakitku ini.
Sebelum berangkat ke rumah sakit, ibu mengajakku mampir di pasar sore. Di emperan toko penjual tas berjajar menawarkan dagangannya yang indah-indah.
Setelah sejenak tawar-menawar ibu berhasil membelikan aku tas yang selama ini aku idam-idamkan. Tidak usah dibungkus, karena aku begitu ingin menyelempangkan tas itu di bahuku.
Sepanjang perjalanan menuju rumah sakit aku tak bisa berhenti tersenyum. Kubayangkan, esok hari teman-teman pasti akan kagum dengan tasku ini.
Weni dan Dewi tak bisa lagi tertawa geli karena melihat tas lamaku yang memiliki banyak lubang.
Bayangan tentang jarum suntik yang menakutkanku kuhapus dengan memeluk erat-erat tas kesayanganku ini.
Aku pasrah ketika jarum itu benar-benar menusuk tanganku dan menyedot darahku.
Ibu sudah membelikan aku tas baru, aku merasa tidak adil kalau aku harus membebani ibu lagi dengan rengekan dan tangisanku. Aku harus kuat, kasihan ibu.
Aku menahan rasa sakit itu.
Kupejamkan mataku, dalam hati aku hanya bisa berdoa,”Tuhan, tolong sembuhkan aku, agar aku tak lagi merasakan suntikan jarum dan agar aku tak lagi menyusahkan ibuku dengan penyakitku ini”.
“Sudah selesai, Dik”, suara perawat itu membukakan mataku.
Yang pertama kulihat adalah senyuman ibu. Ibuku sangat senang melihat aku tak menangis.
“Tunggu ibu di sini ya, ibu bayar dokter dulu”, kata ibu lembut sambil mengusap rambutku.
Kulihat ibu menuju ruangan dokter.
Dokter itu setengah baya. Aku sudah terbiasa dengan dokter itu karena sejak kecil bila aku dan adikku sakit, ibu selalu memeriksakan aku pada dokter itu.
Kulihat ibu bercakap-cakap dengan dokter, membicarakan penyakitku.
Karena tak keluar-keluar aku ingin menyusul ibu. Di dalam ruangan itu kulihat ibu sedang menangis  terisak, tangannya menyerahkan bungkusan untuk di serahkan pada dokter.
“Ibu tidak usah repot-repot, saya mengerti keadaan ibu saat ini. Saya mau membantu biaya pengobatan anak ibu. Telur ini dibawa pulang saja Bu, untuk lauk anak ibu saja”, dengan sopan dokter itu menolak pemberian ibu, tapi ibu terus memaksa hingga dokter itu terpaksa menerima pemberian ibu.
Sepuluh butir telur ayam kampung, yang setiap hari ibu kumpulkan ketika ayam kami yang hanya dua ekor bertelur. Ibu tidak bisa membayar biaya berobat karena uang yang ibu miliki sudah digunakan untuk membelikan aku tas.
Aku berlari keluar. Menunggu ibu di taman seolah tak tahu apa yang telah terjadi.
Tak lama kemudian ibu keluar dari ruangan dokter, tak ada lagi air mata yang menetes di pipinya. Ibu tersenyum padaku dan menggandeng tanganku seolah tak terjadi apa-apa.
Kurasakan gandengan tangannya begitu hangat.
Kami pulang ke rumah berjalan kaki. Sesekali ibu menggendongku bila badanku terasa lemas dan tak kuat berjalan lagi. Tidak malu karena sudah tidak kuat lagi. Ibu menggendong aku dengan susah payah karena badanku sudah besar dan kakiku sudah panjang.
Saat itu umurku duabelas tahun.
Di sepanjang perjalanan aku masih terbayang ketika ibu membayar biaya pengobatanku dengan telur. Kasihan sekali ibuku, harus berani malu demi untukku. Demi bisa membelikan aku tas baru dan demi melihat aku sembuh lagi.
Aku berjanji, aku harus sembuh.                             
Aku tak ingin menyusahkan ibu lagi. Aku akan belajar sungguh-sungguh, agar mendapatkan nilai-nilai yang bagus dan agar aku bisa cepat mendapatkan pekerjaan ketika aku lulus sekolah nanti. Aku ingin meringankan beban ibu. Aku ingin membahagiakan ibu...

                                                                                     ***
Akhirnya aku bisa menyelesaikan sekolahku.
Lulus SMEA dengan hasil yang lumayan bagus. Aku tidak melanjutkan kuliah karena tidak memiliki biaya. Untungnya aku bisa langsung mendapatkan pekerjaan.
Tapi ketika aku belum sempat membahagiakan ibu dan belum sempat membalas budi pada ibu, ibuku telah meninggal dunia saat usiaku duapuluh tahun.
Meninggal karena penyakit ginjal yang sudah parah. Ibu terlalu lelah bekerja sehingga tak merasakan penyakitnya. Ibu meninggal dunia hanya selisih waktu tiga bulan setelah ibu menyadari akan penyakitnya itu.
Aku begitu merasa kehilangan ibu. Ada rasa berdosa menyelinap di hatiku karena aku belum bisa membalas kebaikan ibuku.
Kala malam hari, air mataku sering menetes ketika aku teringat ibuku.
Ibuku yang cantik... ibuku yang tegar....  ajari aku agar aku bisa sehebat engkau Ibu....












6 komentar:

Lin Huang said...

caihuanglin20150513
coach outlet online
michael kors handbag
oakley sunglasses outlet
michael kors outlet online
toms outlet
oakley sunglasses
burberry outlet
kate spade handbags
cheap oakleys
true religion sale
rolex watches
ray ban sunglasses
kate spade bags
hollister clothing
true religion jeans
oakley sunglass
tory burch outlet online
michael kors
christian louboutin outlet
michael kors outlet online
pandora jewelry
mont blanc pens
chanel bags
gucci outlet
abercrombie outlet
pandora outlet
ralph lauren
nike air max
coach outlet store online
cheap oakley sunglasses
tory burch handbags
polo ralph lauren
hollister clothing store
true religion outlet
air max 95
tory burch shoes
gucci outlet online
gucci uk
toms shoes
kate spade outlet online

Qing Cai said...

hollister clothing store
air jordan shoes
new balance shoes
kate spade outletonline
ed hardy clothing
tods outlet
michael kors handbags
air jordan 9
coach factory outlet
foamposite shoes
valentino shoes
hollister clothing
nike roshe run
kate spade outletstore
cheap oakley sunglasses
michael kors handbags
coach outlet
coach outlet store
mac makeup
fred perry polo shirts
tory burch outlet
louis vuitton outlet
cheap oakley sunglasses
louis vuitton outlet
cheap jordans
true religion jeans
michael kors sale
swarovski jewelry
babyliss
chanel outlet
pandora jewelry
kate spade uk
burberry outlet
coach outlet
burberry handbags
hollister shirts
mcm handbags
cheap toms
salomon running shoes
foamposite gold
cai2015513

Shijun Lin said...

shijun 5.15
abercrombie fitch
hollister
adidas running shoes
white timberland boots
hollister outlet
true religion sale
cheap ray ban sunglasses
retro 11
michael kors outlet
coach outlet store online
ray ban sunglasses
jordan 11s
gucci
christian louboutin shoes
celine
michael kors
pandora rings
louis vuitton outlet
cheap ray bans
coach factorty outlet
jordan 11
michael kors uk
ralph lauren outlet
jordan shoes
michael kors outlet online sale
cheap oakley sunglasses
oakley sunglasses
michael kors handbags
hollister kids
christian louboutin shoes
kate spade totes
juicy couture handbags
michael kors outlet
hollister co
jordan shoes
air jordan 13
michael kors handbags
abercrombie kids
jordan retro 3
abercrombie and fitch

陈晓 said...

cheap oakley sunglasses

oakley sunglasses outlet

rolex watches

pandora uk

pandora charms

polo ralph lauren outlet online

prada handbags

prada outlet

prada shoes

ralph lauren outlet online

polo ralph lauren

polo ralph lauren

ralph lauren outlet

polo ralph lauren outlet online

polo ralph lauren outlet online

ray ban sunglasses

ray ban sunglasses outlet

rayban

ray ban outlet

ray-ban sunglasses

ray bans

designer knockoff handbags

replica watches

jordan release dates 2015

rolex watches

nike roshe run

nike roshe run

ferragamo

indoor soccer shoes

baseball bats

supra footwear

Wei Chen said...

QF0805
the north face
nike huarache
atlanta falcons jersey
troy polamalu jersey,ben roethlisberger jersey,antonio brown jersey,heath miller jersey,jack lambert jersey,le'veon bell jersey,santonio holmes jersey,kevin greene jersey,rod woodson jersey
ahmad bradshaw jersey,josh mcnary jersey,andrew luck jersey,donte moncrief jersey,delano howell jersey,robert mathis jersey,andrew luck jersey,trent richardson jersey
washington redskins jerseys
christian louboutin shoes
football shirts
nike air max uk
michael kors handbags
derrick rose jersey
true religion sale
evening dresses outlet
coach outlet
michael kors outlet online
chris paul jersey
cheap football shirts
michael kors handbags,michael kors outlet,michael kors outlet online,michael kors,kors outlet,michael kors outlet online sale,michael kors handbags clearance,michael kors purses,michaelkors.com,michael kors bags,michael kors shoes,michaelkors,cheap michael kors
philadelphia eagles jerseys
nike store
cheap evening dresses
chicago blackhawks jersey
ralph lauren,ralph lauren uk,ralph lauren outlet,ralph lauren outlet online,polo ralph lauren outlet,ralph lauren polo
lance briggs jersey,martellus bennett jersey,jay cutler jersey,sylvester williams jersey

Nike Free said...

Michael Kors Outlet Store Michael Kors Store Michael Kors Outlet Online Store michael kors outlet online sale michael kors outlet michael kors outlet online michael kors 2015 michael kors outlet michael kors michael kors handbags michael kors purses michael kors bags michael kors wallet michael kors purse michael kors crossbody michael kors perfume michael kors backpack michael kors hamilton michael kors handbags on sale michael kors selma michael michael kors michael kors outlet store

Post a Comment