Breaking News

24 January, 2012

CINTA


SEBUAH PERENUNGAN DARI PERISTIWA PERCERAIAN YANG SEDANG HANGAT SEKARANG.
BY:ARCHA BELLA

Dlm sebuah rumah mewah, hiduplah suami istri. 
Mereka sangat harmonis dan berusaha meraih kehidupan mapan.
Namun setelah 10 tahun menikah mereka blm dikaruniai seorang anakpun. Mereka saling mencintai, tetapi si suami berkeinginan menceraikan istrinya karena dianggap tidak mampu memberinya seorang pewaris. Setelah berdebat lama dan cukup sengit, si istri yg terluka akhirnya menyerah.
Melalui percakapan berkali-kali dengan berat hati orang tua mereka menyetujui dengan syarat, sebelum bercerai mereka harus mengadakan pesta seperti pernikahan mereka dulu.

Maka pesta megah diselenggarakan, pesta yg tidak membahagiakan siapapun. Suami tampak tertekan dan menenggak wine sampai mabuk berat, sementara si istri menghapus air matanya sesekali. Disaat tak terduga si suami yg mabok dengan lantang berkata, "Istriku, saat kau pergi nanti, semua barang berharga atau apa pun yg kau sukai, boleh kau bawa dan  menjadi milikmu!"Setelah berkata demikian ia kembali meneguk wine sampai tak sadarkan diri. 

Keesokan harinya dengan kepala berat si suami terbangun dan sadar bahwa ia tidak tidur di kamarnya. Ia tidak mengenali kamar itu selain sosok yang sudah dikenalnya bertahun-tahun, disampingnya, yaitu istrinya. "Ada di manakah kita? Apakah aku masih mabuk dan bermimpi?". Dengan penuh cinta si istri menjawab, "Kita di rumah orang tuaku. Td mlm,didepan para tamu kamu mengatakan bahwa aku boleh membawa apa saja yg kusayangi. Di dunia ini tdk ada barang yg lebih berharga dan kusayangi dengan sepenuh hati selain kamu. Krn itu kamu kubawa ke rumah org tuaku" 


Si suami termenung, lalu ia memeluk istrinya, "Maafkan aku sayang,karena aku bodoh dan tidak menyadari dalamnya cintamu padaku. Walau aku telah menyakitimu dan ingin menceraikanmu, tetapi  kau mau membawaku bersamamu, dlm keadaan apa pun".

Dalam pernikahan, suami harus mengasihi istri daripada anak, demikian juga dgn istri. Karena berkat yang paling utama dalam pernikahan adalah pasangan kita, bukan anak. Anak merupakan berkat tambahan di dalam kehidupan suami istri, yang berkomitmen setia sampai maut memisahkan.
  CINTA adalah PENGORBANAN;
MENCINTAI berarti MEMBERI DIRI

CINTA adalah KEMATIAN ATAS EGOISME dan EGOSENTRISME
Kadang itu menyakitkan, tetapi itulah harga yang harus dibayar…
Untuk sebuah CINTA…

Semua diatas adalah kata perumpamaan, tapi

Awal dari cinta adalah membiarkan orang yang kita cintai menjadi
dirinya sendiri, dan tidak merubahnya menjadi gambaran yang kita inginkan.  

Jika tidak, kita hanya mencintai pantulan diri sendiri yang kita temukan di dalam dia. kita hanya perlu berkompromi dan menyesuaikan persepsi,dan dengan tulus mengaduknya didalam bejana kasih ,seperti cinta Tuhan pada umatNya,tak berkesudahan.
karena LAWAN dari CINTA itu BUKAN BENCI,melainkan TIDAK PEDULI!



0 komentar:

Post a Comment