Breaking News

10 October, 2011

Cintaku Tertinggal Di India

Oleh : Archa Bella 

Warning: this note is just a look inside my brain. Nothing in this note is meant to insult, judge, or offend anyone or any race, for that matter.


Duduk di salah satu sudut warung kaki lima di lokasi paling ramai ditempat ini memang asyik.Asyik karena mata tak henti mengamati lalu lalang orang-orang yang menjual makanan,bunga, dan hiruk pikuk aktivitas urban.Kebetulan memang aku mengambil major urban development,dan hobiku memang mengamati dinamika penduduk perkotaan yang unik dan romantis.

Dari tempatku tinggal,lokasi ini cukup dekat,cuma selemparan batu,dan satu jalur dilewati langsung oleh MRT (Mass Rapid Transportation) North East Line.Dulu aku pernah tinggal di Potong Pasir,dan sekarang aku pindah ke Boon Keng,yup tinggal melewati Ferrer Park ,menyelusuri jalan yang tak begitu lapang,sampailah aku ditempat dudukku sekarang.

I'm on Little India. Sengaja aku kesini setelah kuyakinkan semua urusan bersih-bersih rumah usai untuk melepaskan kepenatan setelah beberapa hari terakhir disibukkan oleh pekerjaanku sebagai event organizer untuk pertunjukan musik artis .Tinggal diSingapore memang penuh warna.Ada enaknya dan sering kali diriku dibuat sebal.Tidak seperti di Indonesia yang dengan gampangnya ngabur kemana pun kita mau.Cukup melambaikan tangan,angkot pasti berlomba-lomba berjejalan mendatangiku,bagaikan wartawan memburu sumber berita yang paling hot.

Lain disini,butuh banyak effort hanya untuk sekedar berbelanja ke pasar,MRT memang menjadi andalan utama untuk membawaku ke district-district di sepanjang rute utama.Dan hal ini cukup merepotkan jika harus membawa barang belanjaan cukup banyak,karena kakiku masih harus tetap kuandalkan untuk menuju apartemenku,sejak dari pemberhentian moda transportasi.Berbeda dengan diIndonesia,yang dengan mudahnya mobil membawaku sampai didepan utama pintu rumah.Huuft,negara maju kadang juga bikin ribet.

Aku tiba disini lagi-lagi juga menumpang MRT jurusan ke Little India,kadang kulanjutkan perjalananku ke Racecourse Road saat urat shoppingku sedang sakaw dan nagih untuk sekedar cucimata ke orcet.Ups,memang Singlish (singapore-english) sering bikin kacau bahasa inggrisku,maksudku Orchard Road- tempat shopping itu berdesakan unjuk gigi. Daerah CBD (Central Business District)ini memang selalu sibuk karena mal-mal besarnya, restoran dan kafe seperti Suntec City dan Marina Square.

Sempat tadi aku menoleh ke Mustafa Centre,masih satu jalur pula dengan Little India menyelusuri Serangon Road yang selalu saja membuatku tersenyum,karena toko itu selalu saja ramai dijejali orang-orang khas Asia yang selalu saja digiring ke sana dalam setiap kunjungan wisata ke Singapore.Seperti sebuah kewajiban untuk tidak melewatkan sensasi memborong barang souvenir khas “sejuta umat” ala Singapore,hingga harus merelakan terbuka 24 jam.

Duduk disudut kafe mungil di sini,membuatku leluasa mengamati orang-orang berkulit gelap dan bermata bulat khas orang India.Sambil menyeruput secangkir Teh-C, campuran teh dan susu yang sangat bersahabat dengan seleraku .Mungkin kalau di Indonesia sering disebut Teh tarik, teh yang dihidangkan dengan mengucurkan teh dari cangkir satu ke yang lain secara bergantian, sehingga menciptakan busa yang kental. Aku sedang tidak ingin memesan Teh-O ,teh plus gula biasa tanpa susu yang tidak begitu spesial,menurutku.Sayangnya,pastel kare yang kutunggu untuk menemani Teh-C masih belum matang,lumayan untuk menyumpal perutku yang sebentar lagi pasti menjerit minta diisi. Rasanya sedikit beda dengan pastel ala Pasar Benhil saat puasa,agak pedas dan gurih,dan ada berbagai pilihan rasa dari kare kentang sampai kare sarden.

Tiba-tiba pandanganku tertumbuk pada Kios sayuran dipinggir jalan yang menyajikan lobak,cabai hijau,tomat masak dan bawang merah.Jadi terkikik geli,mengingat kisahku dulu.Kisah yang berhubungan dengan orang –orang India.Saat aku berada dibelahan dunia lain satu tram dengan teman sekolahku ,orang Indonesia juga.Dia pasti sibuk memencang-mencongkan hidungnya sesaat setelah menaiki tram.

”Pasti ada orang India disini!”,gerutunya sok tahu.

”Hush!sok tau ,rasis lo!”,sahutku.

”Ayo taruhan,bau khasnya menukik ke hidungku”,katanya membela diri.

Setelah itu pasti aku dan dia terkekeh-kekeh dibuatnya.

Mohon maaf ,bukannya mau menyinggung, tahu sendirilah,orang India memang tidak pernah lepas dari per"bawangan",apalagi itu yang namanya bawang Bombay....beuuh..!mereka kalau beli bukan sekilo..tapi sekarung bo!

Makanan mereka menurutku eksotis, berbumbu dan spicy, seperti chicken tikka, masala, goulap, kebab,curry,dll.Mungkin itulah yang membuat mereka sangat mengandalkan bawang bombai sebagai “jimat” dalam setiap campuran makanannya dan merelakan dirinya terselimuti bau-bauan yang khas dan menunjukkan fakta bahwa mereka addicted to bawang.

Geli juga melihat gaya bicara mereka yang selalu bergerak seluruh anggota badannya,dengan aksen bahasa Inggris orang India yang bagiku unik.

Dikupingku, orang India yang berbicara dengan bahasa Inggris tertangkap layaknya suara.. blolololop..... blolololop... I dont nlooooololop.... yes, I knowlolololop.. tidak tahu kenapa..kok sepertinya lidahnya bergulung-gulung..(coba tirukan!:P).

Kata temanku di Mumbai , tidak semua orang India berbau yang mengganggu. Banyak juga yang wangi. Ada juga yang bilang, kalau yang berbau seperti itu pastilah dari kasta yang tidak tinggi. Wah entahlah. I`m not in the position to comment on that lah, soalnya takut salah J.

Terlepas dari itu aku suka dengan kebudayaan India,baik tarinya (the root of dancing I thought),film-filmnya yang aku lumayan hafal (#sigh),dan aktor-aktrisnya yang cakep-cakep. Lagipula aku sangat mengidolakan bintang film India Madhuri Dixit. Terkagum-kagum karena kecantikannya, menarinya yang jago, keanggunannya, senyumnya yang aduhai, semuanya.. pokoknya top bagiku...Buhut Acha!

Teringat pula sesosok lelaki yang pernah singgah dihatiku.Lelaki India yang sangat berbeda menurutku dibanding yang lain.Dia penuh perhatian dan sangat sopan,dari pertama kali berkenalan hingga saat ini,pribadinya tidak pernah berubah.Seorang pemuda brillian yang berpikiran maju.Kami bertemu saat dia selesai menyelesaikan master jurusan farmasi dan menjadi leader di sebuah perusahaan obat terkenal di India ,Ranbaxy.Jesse,begitu dia sering dipanggi l setengah  tahun lebih tua dariku.

Tatapan matanya yang lembut,selalu gemilang meluluhlantakkan kekerasan hatiku.Di Gurgaon, Haryana sekitar 1 jam perjalanan dari New Delhi,kami pertama kali bertemu.Sebuah kawasan industri yang cukup pesat perkembangannya dan pembangunan infrastrukturnya dengan jalan kelas A,sangat berbeda dengan image kota-kota di India yang kubayangkan selama ini.

Wangi badannya bukan wangi bawang bombai.Sensasi aroma musk yang segar dan sedikit manis itu masih bisa kubayangkan sampai saat ini. Menyeruak sesekali, ketika aku berpapasan tanpa sengaja dengan bau parfum serupa.Sekonyong-konyong bayangannya hadir menyergapku.Gaya tertawanya yang anggun dan tidak mengumbar seperti jagoan, membuatku terpesona.Kegemarannya sangat berbeda denganku.Aku suka sekali dengan hal-hal yang berbau seni,melukis,musik.Sedangkan dia hobi berat sport. Tak heran badannya begitu atletis dan tegap,karena setiap 3 x seminggu tidak pernah terlewatkan untuk nge-gym.Kami berpisah karena sebagai anak pertama, keluarganya tidak mau dia menikah bukan dengan orang India.Bahkan lebih ekstrim lagi,harus sekasta dengannya.Baru kusadari ternyata ada ratusan kasta di India,sangat berbeda menurut persepsiku,bahwa kasta hanya ada 4 seperti di Bali.Dan ,akhirnya akupun harus mengalah dan menyerah. Dia sudah ingin pergi meninggalkan India, tetapi kucegah .Aku masih menghormati keluarga besarnya,dan cintaku untuknya aku gantikan dengan pengorbanan begitu besar untuk mengabaikan perasaanku yang begitu dalam untuknya.Seminggu lamanya kubiarkan diriku terkurung dikamarku,hanya menangis. Makanan apapun terasa pahit, hingga bobotku susut dengan drastis. Akhirnya,kuambil keputusan ,aku harus menjauh darinya.Kembali ke asalku. Ke keluargaku yang selalu memeluk hangat diriku kapanpun.Dan dibulan Januari itu,tepat setelah New Year eve, kutinggalkan dia ,India dan seluruh kenangan tentangnya. Semoga kau segera menemukan pilihan hatimu, Jesseku.Pilihan keluarga besarmu.

Petang menjelang,aku beringsut dari kafe mungil yang sejenak membuatku melayang kesana,mengenang my Prince of India di sebuah tempat di Little India.Baru kuingat,aku harus bergegas ke Iluma, pusat perbelanjaan sepuluh lantai yang baru saja dibuka ,disana pangeranku sudah menungguku untuk menonton film.Sesosok pria matang yang telah menggantikan posisinya untukku.Dan aku sangat mencintainya.



Jaan mei apko bahut yaad karti hu,aap mere hamesha sabse acche dost ho yeh mei janti hu,tumhare pyar aur madat ke liye dhanyawad,tum hamesha mere pyar rahuge,mei sach mei tumse pyar karti hu.Jesse.

4 komentar:

Nike Free said...

Michael Kors Outlet Store Michael Kors Store Michael Kors Outlet Online Store michael kors outlet online sale michael kors outlet michael kors outlet online michael kors 2015 michael kors outlet michael kors michael kors handbags michael kors purses michael kors bags michael kors wallet michael kors purse michael kors crossbody michael kors perfume michael kors backpack michael kors hamilton michael kors handbags on sale michael kors selma michael michael kors michael kors outlet store

Nike Free said...

nike store nike clearance store nike store locator nike sale nike outlet store nike free run basketball shoes nike basketball shoes nike basketball best basketball shoes cheap nike basketball shoes nike outlet nike store nike factory store nikestore nike employee store nike factory nike factory outlet nike outlet coupon nike store locator nike shoes on sale nike shop cheap jordans cheap jordan shoes cheap jordans for sale jordans for cheap retro jordans for sale jordan shoes for sale jordans for sale cheap jordans for sale wholesale jordans

Fangyaya said...

canada goose outlet
michael kors outlet
louis vuitton outlet online
ugg boots
chicago bulls jerseys
canada goose jackets
christian louboutin shoes
ugg outlet
kate spade handbags
replica rolex watches
ugg boots sale
kate spade handbags
oakley vault
michael kors factory outlet
michael kors outlet online
michael kors handbags
louis vuitton outlet
michael kors outlet
cleveland cavaliers jerseys
ugg boots
oakley sunglasses outlet
retro 11
retro jordan shoes
canada goose jackets
air jordan 11
louis vuitton outlet stores
coach factory online
canada goose coats
louis vuitton bags
gucci belts
michael kors outlet online
coach outlet
coach outlet online
ugg outlet store
coach factory outlet
fitflops shoes
louis vuitton outlet
polo ralph lauren
michael kors outlet online
christian louboutin outlet
2016.9.14xukaimin

LCc 03 said...

longchamp
fitflops clearance
longchamp outlet
michael jordan shoes
hermes belt
adidas stan smith
yeezy boost 350 v2
adidas tubular
adidas superstar
michael kors outlet

Post a Comment