Breaking News

21 September, 2011

Menyusui?


Oleh Dewi Mora Rizkiana

Menyusui? 
Selalu terasa ‘menyenangkan’ mengingat – ingat semua kejadian yang berkelindan dengan proses tersebut, bagaimana awalnya? Apa proses yang mengikutinya? Dan bagaimana ‘bonding’ itu akhirnya ‘tercipta’ dengan begitu ‘alamiah’-nya tanpa ‘terasa’ J


Allah menganugerahkan pada kaum hawa sebuah ‘amanah’ istimewa untuk menjadikan perpanjangan tangan-NYA dalam menyampaikan janji-NYA, -dan bahkan semua makhluk hidup berada dalam tanggunganNYA- J. Kita dengan keistimewaan sebagai bunda memberikan (atau tepatnya diberi kesempatan oleh Yang Maha Kuasa) ASI kita kepada makhluk mungil yang dipercayakan kepada kita J.


Makhluk mungil yang belum mampu mandiri dan masih diberi kesempatan oleh Allah menggantungkan kehidupannya ‘melewati’ kita sebagai bunda, atau bahkan sebagai ibu susu-nya J.


Akhir tahun 2008, tepat tgl 17 September 2008, Alloh memberikan kesempatan buat saya merasakan seperti apa sih menjadi ibu, pukul 22.20 WIB lahirlah putra mungilku, jundi kecil di jalanMU, dengan berat 4,15kg dan panjang 52cm.  Tangisnya memecah ruang operasiku, wajah bercahaya nan sempurna sebagai ciptaanMU, Alhamdulillah…. Bunda mencintaimu anakku.


Operasi ini sangat melelahkan, maka aku pun terkapar antara sadar dan tidak sadar, esok pagi yang bening, anakku diantar ke kamar dengan bau harum khas ‘bayi’, rasa-nya takkan mampu diceritakan dengan kata – kata, ayahnya begitu bahagia, hingga kami pun tenggelam dalam takjub karunianya.


Tangisnya mulai terdengar, dengan susah payah meski terasa ‘perih’ dan ‘pedas’, aku pun meminta tolong suamiku agar mampu memeluk dan menyusuinya, pengalaman pertama bagiku, wow!
Rasanya subhanalloh, sakit sekali! Hanya karena menjelang persalinan, selama menunggu proses kelahiran berlangsung tak henti aku mencari artikel dan juga bertanya langsung pada teman – teman yang telah lebih dahulu memiliki bayi. Karena itu ini-lah kumpulan tips n trik menyusui sesuai dengan pengalamanku J.
Perawatan payudara di masa kehamilan sangat membantu proses menyusui setelah kelahiran bayi kita, caranya antara lain:
Bersihkan putting dengan cotton bud diolesi dengan baby oil atau dengan vco atau dengan minyak zaitun.
          Pijatlah payudara dengan lembut mengarah ke putting susu secara teratur agar kita 
          tidak mengalami masa ‘ngrangsemi’ terlalu lama.
Relaksasi, sangat penting dalam setiap situasi, khususnya di masa awal menyusui, karena pada saat itu bayi baru belajar mengisap putting, dan kita pun baru berkenalan dengan bayi kita
          Pijatan lembut yang mengarah ke putting akan membantu memperlancar keluarnya
          colostrums J. Sehingga bayi kita bias meminumnya, biasanya karena kita masih saling 
          berkenalan maka ASI belum terlalu lancer sesuai dengan daya hisap yang masih
          dipelajari pula oleh bayi kita. Sungguh Alloh begitu sempurna merencanakan segala
          sesuatunya.


          Pakailah bantal pada awal masa menyusui dikarenakan bayi masih kecil dan kita 
          biasanya memerlukan penyangga agar kita tidak terlalu capek, dan bayi kita bias 
          merasa nyaman saat menyusu.
   Perkenalkan segala ‘pose’ menyusui sampai ibu dan bayi menemukan posisi paling nyaman satu sama lain.6.       Berikan ASI dari kedua payudara secara bergantian. Ada banyak kasus di ibu – ibu muda yang mengatakan payudara-nya ‘besar’ sebelah karena bayinya tidak mau menyusu di salah satu payudaranya.7.       Bagi bunda yang produksi susu-nya berlebih, bila merasa kesakitan alangkah baiknya diperas dimasukkan dalam botol dan disimpan dalam freezer, karena akan sangat bermanfaat di masa kita berkurang produksi susu-nya, entah karena sakit atau hal lain.8.       Senandungkan do’a, sholawat, atau lagu apa saja yang bias membantunya merasa ‘nyaman’ saat menyusu bersama kita.9.       Enjoy aja! Nikmatilah setiap momen karena 2 tahun adalah tahap paling penting dalam masa pembangunan ‘bonding’ ibu dan anak.9 tips di atas mungkin masih kalah jauh dibandingkan dengan para ‘senior’ yang telah berputra lebih dari satu, akan tetapi dari yang sedikit ini bisa memberikan ‘manfaat’ yang banyak, amiiiin….

0 komentar:

Post a Comment