Breaking News

04 July, 2011

Bangkrut, Ah Biasa. Gulung Tikar? Jangan…!!

-Yurmawita Adismal-
            Usaha tanpa bangkrut? Mau banget… tapi apa ada usaha yang tidak mengalami bangkrut? Jawabannya bisa ya bisa juga tidak. Tapi sudahkah kita belajar dari kebangrutan yang kita alami itu? Nah disini letak tantangan bagi para pengusaha. Beberapa kali belajar dari banyak pengusaha sukses, ternyata merekapun pernah mengalami yang namanya BANGKRUT.
Apa yang mereka lakukan, ya macem-macem. Mulai dari sita menyita, hutang sana sini, dikejar-kejar dept collector, hingga kasus menyeramkan yakni perceraian, dan bunuh diri. Hiy…jangan deh. Dua peristiwa terakhir ini jangan dikira sedikit peminatnya, lihatlah data terakhir di cacatan sipil, bahwa sebab musabab terjadinya perceraian di masyarakat salah satu yang paling favorit adalah masalah Kebangkrutan usaha.
            Nah, biar kita tidak mengalami hal demikian. Yuk mari…kita intip beberapa tips pengusaha sukses mengatasi kebangkrutan.
Ada Jaya Setiabudi, pemilik Sekolah Pengusaha si Pengarang buku ‘The Power of kepepet’ ia mengisahkan jika kebangrutan yang ia alami bahkan sempat menyebabkan ia jatuh ke titik nol, hanya tersisa  uang receh yang ia kumpulkan di bekas kaleng minuman ia menjalani hari-hari saat bangkrut, makan hanya dengan mie instan dan sebutir telur. Namun dengan optimis ia menata kembali usahanya kemudian menerapkan jurus-jurus jitunya. Menjadikan kebangkrutan sebagai titik awal untuk kembali memulai usaha. Berkali-kali bahkan.
Pernah melihat si penjual Siomay Pink? Itu lho bapak penjualnya yang mengecat semua aksesoris untuk jualan Siomay dengan warna nyentrik yakni ‘Pink’? pernah di tampilkan di Kick Andy. Nah si bapak adalah mantan pengusaha Beken dulunya, terus Bangkrut lalu ditinggal sama anak istrinya. Hingga ia terjatuh ke titik nol kembali. Nah saat ini kabarnya si Bapak Penjual Syomai kembali eksis dengan jurus jitu Syomai Pink
Ada lagi kisah Ibu pemilik maskapai penerbangan Susi Air. Yang pernah ditipu berkali-kali oleh mitra. Lalu ia bangkit dan akhirnya saat ini ia punya beberapa usaha besar berskala internasional.


Nah…itu sekelumit kisah orang sukses mengatasi penyakit dunia usaha yakni Kebangkrutan. Sekedar berbagi info saja, menurut pengusaha besar saat ini merupakan Zaman Copy Paste. Segalanya bisa ditiru, bisa diikuti dan bisa kita terapkan dengan kemampuan masing-masing. Bingung mau usaha apa? He..he kan ada mbah google *istilah mba Indari* Search dan clik lalu muncullah semua yang kita inginkan.
Masih banyak pengusaha yang tak pelit ilmu untuk berbagi jurus usaha, bingung permodalan. Bahkan ada yang menawarkan kepada kita hingga ke dapur, memberikan modal, he..he…tinggal ambil lalu buat usaha, (tentu dengan takaran dan dosis yang tepat xivixixi.. karena jika kelewatan akan overdosis dan siap-siap bangkrut deh…
            Tak apa, yang penting kita telah berani berusaha dan belajar dari kesalahan orang lain, penuh pertimbangan, dan Mulai!!!
            Nah itu pengalaman orang lain, lha kalo yang nulis sendiri bagaimana? Hi..hi.. gak kapok-kapok untuk berusaha, mimpi sih banyak pengen usaha ini dan itu. Punya ini dan itu. Sekedar berbagi pengalaman *jangan ditiru ya jika tak berkenan* menjalani usaha sambilan kerja yang lain, memang tidak mendapatkan hasil yang maksimal.
Mulai dari usaha kreditan,tas, hingga perlengkapan rumah tangga bukannya balik modal malah nombokin, jual beli beras alhamdulillah berjalan 6 bulan, habis itu tiba-tiba beras naik tak tanggng-tanggung, ngeper deh. Bisnis minuman kemasan sudah pernah dicoba, sepertinya kurang sreg banyak yang harus dikorbankan, harus banyak tenaga cadangan buat ngurusinnya. Dan yang terakhir mencoba ke bisnis yang tak jauh-jauh dari air, Isi Ulang galon sepertinya masih betah he..he... Nah semakin bertahan maka semakin banyak pengalaman baik yang bisa membuat kita semakin tahan banting.
            So…tak ada salahnya jika kita ingin dunia lain yang penuh tantangan, mulailah berbisnis, ikuti iramanya, terapkan dosisnya sesuai anjuran jangan kelewatan ntar overdosis. Dan terakhir jangan lupa Harta adalah titipan Allah, jangan berputus asa, karena rezeki kita tak akan pernah di rampas oleh orang lain, tak ada istilah uangku ada pada orang lain yang ada adalah uangku ya ada padaku, uang orang lain ya milik dia. Jadi tak ada kamus ngiri .com he..he..

0 komentar:

Post a Comment